Path: Top S2-Theses Architecture 2016

TATANAN SPASIAL PERMUKIMAN DENGAN KEGIATAN WISATA STUDI KASUS: KAWASAN LUAR BATANG DAN PASAR IKAN, JAKARTA UTARA

SPATIAL ORDER OF SETTLEMENT WITH TOURISM ACTIVITY CASE STUDY: LUAR BATANG AND PASAR IKAN, JAKARTA UTARA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-07-17 09:42:30
Oleh : TAMIYA MIFTAU SA'ADA KASMAN (NIM: 25214014), S2 - Architecture
Dibuat : 2016, dengan 1 file

Keyword : tatanan spasial, permukiman, pariwisata, space syntax

Permukiman yang terbentuk tanpa adanya perencanaan menyebabkan tatanan spasial pada lingkungan tersebut sulit dipahami, berbeda dengan permukiman terencana yang tatanan spasialnya terlihat lebih jelas. Dalam penelitian ini, permukiman tak terencana dengan kegiatan wisata menjadi studi kasus yang diidentifikasi. Kegiatan wisata yang terjadi di dalam permukiman diasumsikan

memiliki kaitan terhadap terbentuknya tatanan spasial. Oleh karena itu tesis ini bertujuan untuk mengidentifikasi tatanan spasial permukiman dengan kegiatan wisata di Kawasan Luar Batang dan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Kawasan tersebut merupakan kawasan bersejarah di Jakarta yang berkembang menjadi permukiman padat dengan beberapa daya tarik wisata seperti Masjid Luar Batang, Museum Bahari, Pasar Ikan, serta Perairan Sunda Kelapa. Keberadaan daya tarik wisata tersebut menjadikan tatanan spasial permukiman wisata ini berbeda dengan permukiman pada umumnya.

Tatanan spasial permukiman pada penelitian ini diidentifikasi dengan menganalisis konfigurasi ruang dan hirarki ruang. Konfigurasi ruang dianalisis menggunakan metode space syntax dengan melihat nilai integrasi dan

konektivitas. Kemudian dilakukan juga analisis konfigurasi ruang berdasarkan sejarah perkembangan kawasan sehingga dapat diketahui bagaimana proses

perkembangan ruang hingga menjadi permukiman wisata. Selanjutnya hirarki ruang didapatkan melalui persepsi penduduk serta pengunjung terhadap penggunaan ruang berdasarkan hasil kuesioner dan dihubungkan dengan kondisi spasial permukiman yang didapatkan dari hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tatanan spasial pada permukiman ini membentuk pola memusat di daerah Masjid Luar Batang. Daerah tersebut menjadi

sentral karena memiliki nilai integrasi dan hirarki paling tinggi dibandingkan ruang lainnya. Keberadaan Masjid Luar Batang yang disakralkan ini menjadi

atraktor utama bagi penduduk dan pengunjung untuk beraktivitas di daerah tersebut, sehingga memicu kepadatan pada sirkulasi dan fasilitas di sekitarnya.

Deskripsi Alternatif :

The settlement formed without planning caused the spatial order of the environment difficult to understand, in contrast to the spatial order of planned

settlement that seen more clearly. In this study, unplanned settlement with tourism activity as a case study that identified. Tourism activity that occured in the settlement was assumed to have relationship towards the formation of spatial order. Therefore, this thesis aims to identify the spatial order of settlement with

tourism activity in Kampung Luar Batang and Pasar Ikan, Penjaringan, North Jakarta. This area is a historic district in Jakarta, which developed into high density settlement with several tourist attraction such as Luar Batang Mosque, Maritime Museum, Fish Market, and Sunda Kelapa. The existence of these attractions make the spatial order of settlement is different from the settlements in general. In this study, spatial order of settlement was identified by analyzing the configuration and the hierarchy of space. Spatial configurations were analyzed using space syntax by looking at the value of integration and connectivity. Then spatial configurations analyzes based on the history of area development, so it can be known how the development process of the space to be settlement with tourism

activity. Furthermore, the hierarchy of space is obtained through the perceptions from residents and visitors toward the use of space based on the results of

questionnaire and associated with the spatial conditions of the settlement obtained from the observation.

The results showed that the spatial order in this settlement formed a central pattern at Luar Batang Mosque area. This area became the central because it has the highest value of integration and the hierarchy compared to other spaces. The existence of Luar Batang Mosque as a sacred area, become a major atractor for the

residents and visitors to do activities in the area, thus triggering the density of circulation and facilities in the surrounding area.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Architecture
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :

    Ir. Wiwik Dwi Pertiwi, MES., Ph.D;

    Dr. Ir. Ismet Belgawan Harun, M.Sc., Editor: Alice Diniarti