Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2018

FORMULASI STRATEGI UNTUK BATUBARA TERSPESIFIKASI SEBAGAI SEBUAH PRODUK FASILITAS PENCAMPURAN BATUBARA DI INDONESIA

STRATEGY FORMULATION FOR SPECIFIED COAL AS A PRODUCT OF COAL BLENDING FACILITY IN INDONESIA

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-02-21 10:08:57
Oleh : SYAIFUL SYAH ANAK AMPUN (NIM 29316019), S2 - Business Administration-SBM
Dibuat : 2018-02-21, dengan 1 file

Keyword : Batubara Terspesifikasi, CBF, DMO, Eksternal, Internal

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang muncul pada tahun 2016 dimana PLTU Paiton di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur mengalami kekurangan suplai batubara dalam proses pembangkitan listrik. Di saat yang bersamaan, pemerintahan Jokowi-JK sedang gencar membangun infrastruktur, termasuk Progam Listrik 35.000 MW. Hal ini kemudian disikapi Pemerintah dengan menerbitkan kembali kebijakan Domestic Market Obligation (DMO). Namun, kebijakan tersebut tidak sepenuhnya efektif. Salah satu alasannya adalah perbedaan spesifikasi antara batubara yang dihasilkan dari tambang dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit. Hal ini memberikan peluang bagi Coal Blending Facility (CBF) untuk memulai bisnis blending batubara secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kondisi lingkungan eksternal dan internal CBF yang selanjutnya menentukan komponen-komponen yang tepat dalam memformulasikan strategi bisnis dan marketing bagi CBF dalam memasarkan batubara terspesifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana data primer diperoleh melalui wawancara langsung secara purposif. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur. Hasil dari analisa menunjukkan baik strategi bisnis maupun strategi pemasaran CBF yang ada saat ini sudah baik namun belum cukup untuk mengatasi sengitnya persaingan di bisnis energi. Beberapa strategi tambahan dipersyaratkan untuk memperkuat keunggulan daya saing CBF.

Deskripsi Alternatif :

This research is undertaken based on the phenomenon that emerged in 2016 where the Paiton Power Plant in Probolinggo Region, East Java Province lacked of coal supply in the process of electricity generation. At the same time, Jokowi-JK government was intensively building infrastructure, including the Electricity Program 35,000 MW. This was then addressed by the Government by re-issued the Domestic Market Obligation (DMO) policy. However, the policy is not fully effective. One reason is a difference in specification between coal from mine and coal required by power plants. This provides an opportunity for the Coal Blending Facility (CBF) to start a nationwide coal blending business. The purpose of this research is to understand the external and internal environment conditions of CBF which further to determine the appropriate components in formulating business strategy and marketing strategy for CBF to market specified coal. It uses qualitative method, in which primary data are obtained through purposive direct interviews. While secondary data are obtained through literature study. The results of analysis show that both of business strategy and marketing strategy are good but still insufficient to overcome the fierce competition in the energy business. Some additional strategies are required to strengthen CBF’s competitive advantage.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Business Administration-SBM
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Satya Aditya Wibowo, MBA, Editor: Roosalina Vanina Viyazza

File PDF...