Path: TopS2-ThesesCivil Engineering-FTSL2006

KAJIAN INTENSITAS TANAM DAN POLA TANAM PADA DAERAH IRIGASI SAPON KABUPATEN KULON PROGO

STUDY OF CROPPING INTENSITY AND CROPPING PATTERN AT SAPON IRRIGATION AREA, KULON PROGO DISTRICT, YOGYAKARTA SPECIAL PROVINCE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:32
Oleh : Supriyadi Nugroho (NIM 95004022), S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2006-05-00, dengan 8 file

Keyword : cropping intensity, cropping pattern, irrigation area
Subjek : Civil Engineering
Kepala Subjek : Engineering
Nomor Panggil (DDC) : T 627.52 NUG

ABSTRAK:


Tesis ini memaparkan suatu kajian mengenai intensitas tanam dan pola tanam pada daerah irigasi Sapon yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah Irigasi Sapon seluas 2.250 ha dibangun pada tahun 1984 dengan memanfaatkan sungai Progo melalui pengambilan bebas (free intake). Setelah dioperasikan selama kurang lebih 10 tahun, mulai tahun 1995 telah terjadi penurunan dasar sungai (degradasi) akibat adanya kegiatanpenambangan bahan galian golongan C (pasir) yang berlebihan, sehingga air yang masuk ke pintu pengambilan berkurang bahkan sampai akhirnya tidak bisa masuk sama sekali. Pada tahun 2004 mulai dibangun Bendung tetap dalam rangka untuk mengembalikan kondisi daerah irigasi menjadi 2.250 ha dengan kapasitas pengambilan direncanakan sebesar 4,8 m3 /detik. Pola tanam dan jadwal tanam pada awalnya ditetapkan dalam satu tahun tiga kali dengan pola tanam Padi-Padi-Palawija serta menghasilkan intensitas tanam sebesar 219,68% dengan jadwal tanam dimulai pada minggu pertama bulan Agustus.


Hasil analisis ketersediaan air dan kebutuhan air D.I. Sapon dengan dibangunnya bendung tetap menunjukkan perubahan nilai ketersediaan air, debit andalan dan banyaknya kebutuhan air. Dari evaluasi tersebut terlihat adanya kecenderungan kenaikan intensitas tanam. Debit ketersediaan air dihitung dengan menerapkan metode Proporsional, sedangakan debit andalan (Q80) ditetapkan dengan pendekatan statistik dengan metode ranking. Kebutuhan air irigasi sebesar 2,00-2,17 1/det/ha diperkirakan dengan cara neraca air berdasarkan beberapa faktor antara lain: Penyiapan Lahan, Penggantian Lapisan air, Perkolasi, Penggunaan Konsumtif tanaman, Hujan Efektif dan Efisiensi irigasi.


Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan pola tanam Padi-Padi-Palawija, jadwal tanam dimulai pada awal bulan Oktober, intensitas tanam tiga kali dalam setahun terdapat peningkatan intensitas tanam menjadi 298,16% dengan debit rencana di pintu pengambilan dan debit andalan berturut-turut sebesar 4,89 m3/detik dan 6,75 m3/detik.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT:


This thesis discuss a study of cropping intensity and cropping pattern in Sapon Irrigation Area, Kulon Progo District, Yogyakarta Province. Sapon irrigation area of 2.250 ha, locate at Progo river basin is developed in 1984 through free intake structure. After 10 years operated, the degradation of bed river have been occurred due to over mining of sand, such that the flow entering to intake decrease. Weir irrigation structures is constructed in 2004 in order to fulfill about 2.250 ha with design flow about 4,80 m3/second. In the beginning, the cropping schedule and pattern. are determined three in one year with cropping pattern are Paddy-Paddy-Palawija. Cropping schedule is design in the first week of August, some value of 219,68% cropping intensity is obtained.


The impact from weir structures are tend to some changes in the value of water availability potential, dependable flow and water requirement. From the above evaluation show that both irrigation area and cropping intensity are increases. Water availability potential is estimated by applying Proportional Method, while the dependable flow (Q80) is determined by using statistical approach. Irrigation water requirement about 2,00-2,17 1/sec/ha was estimated using water balance method which depend on several factors, namely: Land Preparation, Water layer replacement, percolation losses, consumptive use, effective rainfall and irrigation efficiency.


Result from analysis show that the cropping pattern Paddy-Paddy-Palawija and cropping schedule starting in the first of month October for cropping intensity three in one year, there have the increasing of cropping intensity to the value about 298,16%. The intake design discharge and dependable flow of Sapon irrigation area appear to be 4,89 m3/second and 6,75 m3/second respectively.

Copyrights : Copyright (c) 2006 FTSL ITB, Information Dissemination Right @ 2008 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1: Mulyana Wangsadipura, Ir., M.Eng.


    Pembimbing 2: Iie Sutaryan, Ir., Dipl.H.E.


    Scan: Arnaz Driyastika M.


    (2008-01-17), Editor: driyastika

File PDF...