Path: Top > S1-Final Project > Geological Engineering-FITB > 2016

GEOLOGI DAERAH SEMEDO DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:46:47
Oleh : SUKIATO KHURNIAWAN (NIM : 120 11 029); Pembimbing : Prof. Dr. Ir. Yahdi Zaim; Dr. Aswan ST, MT, S1 - Department of Geology
Dibuat : 2016, dengan 12 file

Keyword : Semedo, turbidit, fosil, biostratigrafi, vertebrata.

Penelitian berupa pemetaan geologi lapangan telah dilakukan di daerah Semedo dan sekitarnya, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Daerah penelitian terletak pada


koordinat 306000 mT, 9232000 mU hingga 313000 mT, 9224500 mU (koordinat UTM, WGS 84) dengan luas 52,5 km2.


Morfologi daerah penelitian berupa perbukitan bergelombang dan lembahan yang memanjang pada arah barat-timur, serta bukit terisolasi. Geomorfologi daerah


penelitian dapat dibagi menjadi lima satuan, yaitu: Satuan Perbukitan Antiklin Menunjam Semedo-Karangmalang, Satuan Perbukitan Lipatan Tugel-Wungkal,Satuan Lembah Lipatan Karangsari, Satuan Bukit Terisolasi Gunung Gajah, dan Satuan Dataran Aluvial. Daerah penelitian memiliki pola aliran sungai trelis, dendritik, dan radial, serta memasuki tahap geomorfik muda hingga tua.


Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari Satuan Batupasir-Batulempung yang berumur Miosen Tengah-Atas dan terendapkan dengan mekanisme turbidit. Di atasnya, diendapkan secara tidak selaras Satuan Batugamping yang berumur Pliosen Bawah. Kemudian, kedua satuan ini diterobos oleh Satuan Andesit.


Setelah itu, terendapkan pula Satuan Batulempung pada umur Pliosen Bawah-Tengah secara selaras, dan di atasnya diendapkan secara tidak selaras Satuan Konglomerat yang berumur Pleistosen Bawah-Tengah dan mengandung fosil


vertebrata dalam jumlah yang melimpah. Terakhir, diendapkan Satuan Endapan Aluvial secara tidak selaras di atas Satuan Konglomerat dan menutupi satuansatuan


yang telah terendapkan sebelumnya pada bagian utara daerah penelitian.


Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian terdiri atas tiga buah antiklin dan sebuah sinklin yang berarah relatif barat-timur, dua buah sesar naik yang berarah barat-timur, dua buah sesar mendatar sinistral yang berarah timur laut-barat daya, dan sebuah sesar mendatar dekstral yang berarah barat lauttenggara.


Seluruh struktur ini diperkirakan terbentuk berturut-turut akibat perlipatan pada Kala Plio-Pleistosen dan kembali mengalami proses tektonik pada akhir Kala Pleistosen Tengah.


Fosil-fosil vertebrata yang dijumpai pada daerah penelitian umumnya ditemukan pada Satuan Konglomerat dan memiliki taksonomi Elephantoidae, Stegodonidae, Bovidae, Cervidae, Suidae, Felicidae, Hyaenatidae, Hippoppotamidae, Rhinocerotidae, and Hominidae. Sementara itu, ditemukan pula fosil vertebrata akuatik seperti ikan hiu dan kura-kura. Asosiasi fosil ini disebandingkan dengan Fauna Satir hingga Kedung Brubus dalam biostratigrafi vertebrata Pulau Jawa.

Deskripsi Alternatif :

A geological mapping has been conducted in Semedo area and surroundings, Tegal Regency, Central Java. This research is located on 306000 mT, 9232000 mU to 313000 mT, 9224500 mU (UTM coordinate, WGS84) and comprised an


area of 52.5 km2. The morphology of this research area dominantly consists of undulated hills, valley, and an isolated hill. This variations on morphology could be classified into five geomorphologic units, which are Semedo-Karangmalang Plunging Anticline Unit, Tugel-Wungkal Folds Hills Unit, Karangsari Folds Valley Unit, Gajah Mt.


Isolated Hill Unit, and Alluvial Plain Unit. Rivers in the research area flow in either trellis, dendritic, and radial pattern. The area is geomorphically entering


young to old stage.



The stratigraphy of the research area conists of Sandstone-Claystone Unit, which was dated to Middle-Upper Miocene and deposited in turbidite mechanism. It was overlayed uncomformably by Limestone Unit deposited during Lower Pliocene.


These two units were then intruded by Andesite Unit. During Lower to Middle Miocene the Claystone Unit was deposited comformably above Limestone Unit. It was then overlayed uncomformably by Conglomerate Unit which was dated to Lower-Middle Pleistocene by its numerous content of vertebrate fossils. At last, Alluvial Deposit Unit was deposited uncomformably above Conglomerat Unit and covered the previously deposited units in the uppermost north side of the research area.


The geological structures that had delevoped in the research area consist of three anticlines, one sincline, and two reverse faults having E-W orientation, a dextral


strike-slip fault with NW-SE orientation, and two sinistral strike-slip faults with NE-SW orientation. All of these structures are predicted to had been formed


respectively during Plio-Pleistocene tectonic events and probably reactivated during late Middle Pleistocene tectonic.


Vertebrate fossils found in this research area are located in Conglomerate Unit and have rich taxonomic variations. Among them were land vertebrates from


Elephantoidae, Stegogonidae, Bovidae, Cervidae, Suidae, Felicidae, Hyaenatidae, Hippoppotamidae, Rhinocerotidae and Hominidae families. Water vertebratesfound around research area were sharks and turtles. Vertebrate fossils association of this area could be correlated with Satir to Kedung Brubus faunas in Javanese vertebrate biostratigraphy.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id