Path: Top > S2-Theses > Geothermal Engineering-FTTM > 2013

PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIS UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN DEPOSISI SULFIDA DALAM SUMUR PANAS BUMI

THE DEVELOPMENT OF MATHEMATICAL MODEL FOR PREDICTING SULFIDE SCALING GROWTH IN GEOTHERMAL WELL

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:06:47
Oleh : STEFANUS KUSUMA ADITYAWAN (NIM : 22611014); Pembimbing : Dr. Ir. Nenny Miryani Saptadji, Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : scaling, sulfide, solubility, galena, sphalerite

Scaling atau deposisi endapan padat biasanya terjadi di dalam sumur panas bumi yang memproduksikan fluida dua fasa sehingga dapat menghambat aliran fluida panas bumi dari dasar sumur hingga ke permukaan. Pada lapangan panas bumi tertentu scaling sulfida dapat terjadi di dalam sumur, contohnya pada lapangan panas bumi Dieng. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi scaling sulfida adalah dengan operasi kerja ulang, sedangkan solusi prediktif untuk mengetahui laju pertumbuhan scaling sulfida belum pernah dilakukan. Kedalaman terjadinya scaling di dalam sumur serta laju pertumbuhannya perlu diprediksi agar penjadwalan operasi kerja ulang dapat direncanakan dengan baik dan dapat dilakukan tanpa harus menunggu scaling sulfida menutup sumur sepenuhnya. Oleh karena itu, dalam studi ini dilakukan pembangunan model matematis untuk memperkirakan laju pertumbuhan scaling sulfida, khususnya galena dan sfalerit. Pembangunan model matematis dilakukan dengan mengintegrasikan konsep kehilangan tekanan dengan kelarutan galena dan sfalerit dalam fluida panas bumi. Konsep kehilangan tekanan yang akan digunakan dibatasi hanya pada aliran dua fasa dalam sumur vertikal. Hasil pemodelan matematis diharapkan dapat menggambarkan laju pertumbuhan deposisi sulfida dalam bentuk peningkatan ketebalan deposisi per tahun. Sensitivitas model dilakukan terhadap pH, kadar logam Pb2+, Zn2+, serta tekanan dan laju alir. Hasil sensitivitas menunjukkan bahwa kadar logam Pb2+, Zn2+ dan laju alir massa berpengaruh terhadap jumlah dan tebal deposisi. Sedangkan perubahan tekanan alir dasar sumur berpengaruh terhadap perubahan titik awal kedalaman deposisi.

Deskripsi Alternatif :

Scaling or solid deposition generally occurs inside the two-phase geothermal wells, so it will clog the flowing of geothermal fluid through the wellbore. Certain geothermal field encountered sulfide scaling inside the production wellbore, for example the Dieng geothermal field. The solution to overcome sulfide scaling is by doing workover operation. However, the growth of scaling inside the wellbore has never been predicted yet. The necessity for modeling the growth of scaling is important, as by knowing the scaling growth inside the wellbore, we would know the depth of scaling. Moreover, workover operation can be conducted before scaling occurs and completely fills up the production well. This study is attempted to develop a mathematical model to find solution for predicting the growth of the sulfide scaling in the geothermal well, focusing on galena and sphalerite. The mathematical model was developed by integrating the solubility-temperature corelation and two-phase pressure drop correlation in vertical production well. The outcome of this study would visualize the increasing thickness of sulfide deposition inside the wellbore per annum. Then, sensitivity analysis was applied in several parameters, for example pH, the content of Pb2+, Zn2+, bottomhole pressure and mass flowrate. The results showed that the content of Pb2+, Zn2+ and mass flowrate had an effect on the amount of deposition, whereas the change of the bottomhole pressure would also change the initial depth of deposition.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id