Path: Top > S2-Theses > Development Studies-SAPPK > 2000

PENGEMBANGAN PARIWISATA DENGAN PRINSIP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAWASAN KEPULAUAN SERIBU

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:28:20
Oleh : SOFYAN HADI (NIM 25597047); Pembimbing: Prof.Dr.Ir. Surna Tjahja Djajadiningrat dan Dr.Ir.Son Diamar, M.Sc., S2 - Development Studies
Dibuat : 2000, dengan 7 file

Keyword : pariwisata, pemberdayaan masyarakat
Subjek : goods and services, tourism
Kepala Subjek : Production- Economy
Nomor Panggil (DDC) : T 338.479 1 HAD
Url : http://otomasi.lib.itb.ac.id/index.php?menu=library&act=detail&libraryID=74291
Sumber pengambilan dokumen : 20072666

Studi ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan pemberdayaan masyarakat dalam rangka pengembangan pariwisata di Kawasan Kepulauan Seribu melalui evaluasi proses interaksi pihak pemerintah, pemiiik/pengelola pulau wisata,pendukung (wisatawan) dan masyarakat setempat serta faktor-faktor pengaruh dalam proses interaksi tersebut.

Analisis proses interaksi menggunakan Proses Hierarki Analitik [the Analytical Hierarchy Process] dengan fokus pada potensi-potensi pariwisata dan prinsip pemberdayaan masyarakat yang meliputi upaya menciptakan iklim yang kondusif, meningkatkan peluang dan perlindungan serta meningkatkan potensi daya masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Kepulauan Seribu mempunyai potensi yang cukup besar untuk pengembangan pariwisata namun dilain pihak keterlibatan masyarakat setempat masih kecil. Hasil analisis menyimpulkan bahwa prioritas untuk pengembangan pariwisata adalah pembangunan fisik, sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat adalah menciptakan iklim yang kondusif.

Untuk pembangunan fisik, upaya prioritas yang perlu dilakukan adalah pengembangan jaringan utilitas, perbaikan prasarana dan saran trans portasi, pengembangan objek dan daya tarik wisata serta pengembangan fasilitas dan akomodasi, sedangkan untuk menciptakan iklim yang kondusif upaya yang perlu dilakukan adalah terciptanya suasana yang aman dan tertib, tersedianya prasarana dan sarana yang memadai, berkembangnya lembaga pedesaan, keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan serta pelestarian lingkungan.

Dalam rangka menunjang upaya-upaya tersebut,direkomendasikan agar ada koordinasi yang baik antara instansi/pihak terkait, menfasilitasi tumbuhnya lembaga swadaya masyarakat (LSM) sebagai tenaga pendamping serta mendirikan sarana pendidikan tingkat akademi dibidang pariwisata atau kelautan.

Deskripsi Alternatif :

The objective of this study is grow and develop the community empowering in a frame of the tourist development in the area of Kepulauan Seribu through an evaluation of governmental interaction process, the owner/manager of the tourist island, supporters (tourists) and the local people as well as influential factors in the interaction process.

The analysis of interaction process uses the Analytical Hierarchy Process (AHP ) with a focus on the potencies of tourists and principles of community empowering, including the attempts to create a conducive climate, increasing the opportunities and protection as well as increasing the community potential/power.

The result of research indicated that the area of Kepulauan Seribu has a sufficient potential for the tourist development but on the other hand, the local community involvement is still small. The result of analysis concluded that the priority for developing the tourism is physical development, whereas for the community empowering is to create a conducive climate.

For the physical development, the priority attempts that necessarily conducted are the development of utility network, the improvement of transportation means and infrastructures, the development of tourist objects and interested potentials as well as the development of facilities and accommodations, whereas in order to create a conducive climate the attempts that need to be required are the creativity of safety and ordered atmosphere, the availability of sufficient means and infrastructures, the development of rural institutions, the social involvement in the decision making and also environmental conservations.

In a frame of supporting the attempts, it is recommended in order that there is a good coordination among related institutions, to facilitate the growth of social self-service institutions (LSM) as a companying workers and establishing an educational facility for the academic level in the field of tourism or marine as well.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Prof.Dr.Ir. Surna Tjahja Djajadiningrat dan Dr.Ir.Son Diamar, M.Sc, Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...