Path: Top > S1-Final Project > Physics-FMIPA > 2013

PEMODELAN ALIRAN FLUIDA DAN DISTRIBUSI TEMPERATUR UNTUK SISTEM PANAS BUMI DOMINASI AIR PADA LINGKUNGAN VULKANIK

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:45:17
Oleh : Siti Reiwanti Auliyani (NIM : 10208049); Pembimbing : Wahyu Srigutomo, PhD. , S1 - Department of Physics
Dibuat : 2012, dengan 7 file

Keyword : Brinkman, COMSOL, Konduksi-konveksi, Panas bumi, Pemodelan

Sistem panas bumi tersusun atas lima bagian utama, yaitu lapisan penudung, reservoir, fluida reservoir, sumber panas, dan siklus hidrologi. Selama proses pengembangan lapangan panas bumi, dibutuhkan informasi aliran fluida sistem panas bumi untuk dapat memantau arah aliran fluida, menentukan daerah recharge, discharge, atau menentukan lokasi sumur injeksi/produksi. Pemodelan aliran air sistem panas bumi ini dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan persamaan Brinkman dan persamaan kesetimbangan panas (Conduction-convection). Persamaan Brinkman digunakan untuk menentukan besar kecepatan fluida dalam medium berpori. Persamaan Brinkman merupakan perluasan dari Hukum Darcy dengan memperhitungkan gaya yang mengenai fluida, dalam pemodelan ini gaya yang mengenai fluida adalah gaya apung yang disebabkan oleh perubahan nilai temperatur. Selanjutnya persamaan kesetimbangan panas digunakan untuk menentukan distribusi temperatur pada sistem panas bumi. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak COMSOL Multiphysics®. Parameter-parameter yang digunakan dalam pemodelan ini adalah permeabilitas, porositas, viskositas dinamis fluida, densitas fluida, percepatan gravitasi, tekanan, konduktivitas termal, volume heat capacity, temperatur, dan koefisien ekspansi termal. Dari hasil pemodelan akan diperoleh nilai kecepatan alir fluida dan distribusi temperatur pada sistem panas bumi.

Deskripsi Alternatif :

Geothermal system consists of five main components: sealing cap rock, reservoir, reservoir fluids, heat source, and a hydrological cycle comprising a recharge area. During development of a geothermal field, comprehensive information on hydrothermal flow associated with the system is required for monitoring the direction of fluid flow, determining the recharge area, discharge area as well as locating the injection/production wells. In this study, quantitative modeling of fluid flow in a geothermal system is conducted by incorporating Brinkman equation and heat equilibrium (Conduction-convection) equation. Brinkman equation (extended Darcy’s law) is used to calculate fluid velocity in porous medium. Brinkman equation is used to compensate the effects of force exerted on the fluid. The force in this case is buoyancy force generated by temperature change. The heat equilibrium equation is use to map the temperature distribution in the geothermal system coupled with the fluid flow. Modeling of fluid flow for geothermal system was done by using COMSOL Multiphysics® software. The parameters that used in the modeling are permeability, porosity, dynamic viscosity, fluid density, gravitational force, pressure, thermal conductivity, volume heat capacity, temperature, and coefficient of thermal expansion. The result shows fluid velocity and distribution of temperature inside the geothermal system

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Wahyu Srigutomo, PhD.
    , Editor: PKL-SMK

File PDF...