Path: Top S2-Theses Civil Engineering 2010

KAJIAN PENERAPAN KONSEP LEAN DALAM INTERVENSI PEMILIK SWASTA PADA RANTAI PASOK PROYEK JALAN TOL

STUDY OF LEAN CONCEPT APPLICATION IN PRIVATE OWNER INTERVENTION AT TOLL ROAD SUPPLY CHAIN PROJECT

Master Theses from JBPTITBPP / 2014-07-25 09:37:25
Oleh : SHITA ANDRIYANI (NIM : 25008005); Pembimbing : Ir. Reini D. Wirahadikusumah, MSCE, Ph.D; Dr. Ir. Purnomo Soekirno, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2010, dengan 8 file

Keyword : konsep lean, intervensi, pemilik swasta, rantai pasok proyek, proyek jalan tol

Semakin ketatnya persaingan mendorong perusahaan-perusahaan jasa konstruksi untuk berupaya menekan pemborosan (waste). Adapun upaya penekanan pemborosan (waste) ini sangat erat kaitannya dengan konsep lean yang dikembangkan dan dipromosikan oleh industri manufaktur (sistem produksi

Toyota).). Sejalan dengan hal tersebut, pada beberapa tahun belakangan ini pemerintah berencana untuk mempercepat pembangunan jalan tol dengan memberikan konsesi pada sejumlah investor yang kemudian menimbulkan persaingan antar investor, sehingga investor diharuskan melakukan beberapa upaya untuk mengembangkan sektor industri jalan tol. Dalam hal, ini upaya yang dapat dilakukan oleh investor mulai diarahkan kepada suatu usaha peningkatan

kinerja pelaksanaan proyek jalan tol agar dapat se-lean mungkin. Salah satunya dengan cara meningkatkan kinerja rantai pasok proyek jalan tol itu sendiri atau dengan kata lain membuat rantai pasok proyek menjadi lebih lean. Namun, upaya pemilik dalam meningkatkan kinerja rantai pasok proyek jalan tol tersebut terbentur dengan kenyataan bahwa pelaksanaan proyek jalan tol dilakukan oleh kontraktor termasuk dalam menciptakan dan mengelola jaringan rantai pasok proyeknya yang membuat pemilik tidak bisa secara langsung mengendalikan rantai pasok proyeknya. Sehingga dalam hal ini, yang dapat dilakukan oleh pemilik terbatas pada kegiatan intervensi terhadap rantai pasok proyeknya yang tidak lain merupakan rantai pasok milik kontraktor proyek jalan tol (Wirahadikusumah dan Abduh. 2009), khususnya dalam mengendalikan jaringan rantai pasok proyeknya, yaitu pada kegiatan pengadaan dan juga pada kegiatan pelaksanaan yang keduanya dilakukan oleh kontraktor. Adapun bentuk intervensi pemilik terhadap rantai pasok proyek jalan tol ini terbagi atas dua model menurut Wiirahadikusumah dan Abduh (2009), yaitu model Nominated by Owner (NO) dan juga Created by Owner (CO), yang masing-masing memiliki implementasi yang berbeda sesuai karakteristik pemiliknya. Dalam hal ini intervensi pemilik terhadap rantai pasok proyek pada model CO lebih besar dibandingkan intervensi pemilik pada model NO. Dengan

adanya perbedaan kadar intervensi yang dilakukan oleh pemilik tersebut tentunya akan akan sangat berpengaruh terhadap upaya peningkatan kinerja pelaksanaan proyek jalan tol, khususnya dalam upaya menekan pemborosan (waste) yang

mungkin terjadi dan meningkatkan value yang diharapkan oleh pemilik. Apakah dengan intervensi pemilik yang cukup besar tersebut dapat menjadikan penciptaan jaringan rantai pasok ataupun pelaksanaan konstruksi menjadi lebih lean atau

malah sebaliknya. Maka dari itu diperlukan suatu kajian untuk meneliti sejauh mana pengaruh intervensi pemilik dikaitkan dengan penerapan konsep lean, dalam upaya meningkatkan kinerja rantai pasok proyek jalan tol yang lean, khususnya pada model NO dan CO, sehingga dapat diketahui apakah dengan semakin besarnya kadar intervensi pemilik dapat mendukung upaya peningkatan kinerja rantai pasok proyek pada kegiatan pengadaan dan juga selama pelaksanaan konstruksi yang dilakukan oleh kontraktor atau malah justru menghambat kegiatan kontraktor. Pada penelitian ini, intervensi pemilik pada rantai pasok proyek jalan tol ditinjau terhadap kegiatan pengadaan dan pelaksanaan konstruksi akan dinilai terhadap konsep lean (lean thinking), dengan menggunakan cara pandang produksi dengan prinsip lean (conversion view, flow view, dan value view), sehingga diperoleh gambaran spesifik intervensi pemilik dalam setiap kegiatan pengadaan dan pelaksanaan konstruksinya pada masing-masing model NO atau CO yang

diterapkan. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode wawancara bebas terpimpin. Teknik analisis yang akan digunakan adalah dengan teknik perbandingan. Adapun perbandingan ini dilakukan antara gambaran penerapan konsep lean terhadap

intervensi pemilik pada rantai pasok proyek model NO dan CO. Dengan begitu, akan terlihat apakah intervensi pemilik tersebut masih menganut sistem konvensional atau sudah mulai diarahkan kepada sistem lean, dimana sebelumnya dilakukan kajian pengaruh intervensi pemilik dinilai terhadap pendekatan cara pandang prosuksi berdasarkan konsep lean (conversion view, flow view, dan value view), sesuai dengan pengelompokkannya masing-masing. Sehingga pada akhirnya, proses analisis ini akan menuju temuan sesuai hasil pengukurannya, yakni berupa intervensi yang dilakukan kurang mendukung, cukup mendukung, atau sangat mendukung terhadap aspek-aspek cara pandang produksi berdasarkan prinsip lean. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besarnya kadar intervensi pemilik tidak serta merta memberikan pengaruh positif dalam upaya

peningkatan kinerja pelaksanaan proyek jalan tol. Dalam hal ini, pemilik perlu membatasi kegiatan intervensi yang diberikan sehingga tidak sampai menghambat kegiatan kontraktor, dan juga pemilik perlu melakukan perencanaan yang cukup matang dalam setiap kegiatan intervensi yang dilakukan.

Deskripsi Alternatif :

Increasing competition encourages companies to seek pressing construction waste. The suppression efforts waste is very closely related to lean concepts which are

developed and promoted by manufacturing industry (Toyota Production System). In line with this, in recent years the government plans to accelerate the construction of highways by giving concessions to investors who then lead to

competition among investors, so investors are required to make some effort to develop the toll road industrial sector. In this case, this effort can be made by investors began to be directed to an effort to improve the performance of the toll road project to be as lean as possible. One of them is to improve supply chain performance of the toll road project or in other words make the supply chain become leaner. However, owners in an effort to improve supply chain performance of toll road projects are stuck with the fact that the implementation of

toll road projects undertaken by contractors, including in creating and managing the project supply chain network that makes the owner can not directly control the project supply chain. So in this case, which can be done by a limited owner intervention activities of the supply chain project which is the contractor's supply chain of toll road project (Wirahadikusumah and Abduh, 2009), especially in controlling the projects supply chain network, namely the procurement activities and also on the implementation of activities which are both performed by the contractor.

The forms of owners intervention to supply chain of this toll road project is divided into two models according Wiirahadikusumah and Abduh (2009), first is Nominated by Owner (NO) model and also Created by Owner (CO) model, which have different implementations each other according to owner characteristic. In this case the owner intervention of the supply chain project for CO models is

greater than the owner intervention on the NO model. Given the differences in levels of intervention undertaken by the owner of the course will be very influential on efforts to increase the toll road project implementation performance,

particularly in reducing waste that may occur and increase the value expected by the owner. Does the substantial of owner intervention can make the creation or implementation of supply chain networks become more lean construction or just the opposite. Therefore we need a study to examine the extent to which the effect of the owner intervention was associated with the implementation of lean concepts, in an effort to improve supply chain performance of toll road projects that lean, especially on the model of NO and CO, which can be known whether the increased levels of the owner intervention can support supply chain performance improvement efforts on the project procurement activities and also during construction performed by contractors or even discourage contracting activity. In this study, the owners intervention in the supply chain of toll road projects be reviewed towards the procurement and construction activities will be assessed against the concept of lean (lean thinking), using the perspective principles of lean production (conversion view, the flow view, and value view), so the specific owner interventions can be described as the procurement and execution of

construction activities on each model of NO or CO is applied. Approach taken in this study is a qualitative approach with free guided interview method. The analysis technique will be used is the comparison technique. The comparison was made between a description of the application of lean concepts to owner intervention in the supply chain project (NO and CO models). That way, you will

see whether the owner intervention is still adhered to the conventional system or had begun to be directed to the lean system, whereas previously conducted study of the effect of owner interventions assessed against the production perspective approach based on the lean concept (conversion view, the flow view, and value view), according with each classification. So in the end, this analysis process will

lead to findings based on measurement results, namely in the form of intervention conducted less support, enough support, or very supportive of aspects of the production outlook based on lean principles. The results of this study indicate that greater levels of intervention owner does not

necessarily have a positive influence in improving the performance of the highway project. In this case, owners need to limit their intervention activities provided so as not to inhibit the activities of contractors, and owners also need to mature enough planning in every interventions activity.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Reini D. Wirahadikusumah, MSCE, Ph.D; Dr. Ir. Purnomo Soekirno, Editor: Alice Diniarti

Download...