Path: TopS1-Final ProjectMechanical Engineering-FTMD2007

PEMBUATAN DAN PENGUJIAN INJECTOR TESTING RIG

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:41:04
Oleh : SATYA ADI PRADANA (NIM 13102041), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : Injector testing rig, Fluida, Bahan bakar

Penggunaan sistem penyemprotan bahan bakar dalam memenuhi Standar Emisi Euro 2 menuntut bahan bakar yang memenuhi spesifikasi Kategori 2 World Wide Fuel Chapter. Dalam pengujian untuk menentukan spesifikasi bahan bakar, salah satu parameter penting yang harus diukur adalah fuel injector cleanliness sesuai dengan standar ASTM D5598, yaitu dengan mengukur flow loss pada injektor.




Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat injector testing rig yang dapat mengukur laju aliran pada injektor dan memeriksa kualitas semprotan. Laju aliran yang terukur dan kualitas semprotan dianalisa dan dibandingkan dengan standar ASTM D5598.




Pelaksanaan tugas akhir ini meliputi pembuatan injector testing rig dan menguji kemampuan alat tersebut untuk mengukur laju aliran dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Penyempurnaan alat yang dibuat membutuhkan penelitian lebih lanjut setelah dilakukan pengujian pada alat.




Pengujian dilakukan sebanyak dua kali untuk mengetahui kemampuan alat untuk mengukur laju aliran, mengetahui repeatability pengiriman sinyal dari PLC (Programmable Logic Control) menuju injektor, memeriksa sistem aliran fluida yang digunakan untuk menguji injektor dan memeriksa kualitas semprotan pada injektor. Pengujian pertama menggunakan 4 buah injektor kijang EFI 1800 cc dan pengujian kedua menggunakan 4 buah injektor Honda CRV 2000 cc. Pada saat pengujian, tekanan aliran bahan bakar dijaga tetap sebesar 375 kPa dan laju aliran dihitung dalam volume per waktu (cc/s).




Pengujian pertama mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 3,74% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 2,14%. Pengujian kedua mendapatkan rentang laju aliran tertinggi sebesar 6,35% pada injektor 4 dan deviasi laju aliran rata-rata sebesar 86,35%. Deviasi laju aliran rata-rata maksimum 3% dan rentang laju aliran maksimum 1% berdasarkan standar ASTM D5598. Kualitas semprotan injektor dapat diperiksa secara visual dan direkam dengan baik.




Injector testing rig dapat berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan pada alat selama pengujian berlangsung serta mampu mendeteksi kerusakan pada injektor dengan menghitung rentang laju aliran setiap injektor dengan batasan maksimum 1% dan deviasi laju aliran rata-rata dengan batasan maksimum 3% sesuai dengan ASTM D5598.

Deskripsi Alternatif :

Fuel which is used in electronic fuel injection engines to provide Euro 2 Standard Emission must accomplished category 2 World Wide Fuel Chapter specifications. In arranging specification for the fuel, one of the parameter is fuel injector cleanliness according to ASTM D5598 by measuring flow loss at the injector.




The objective of this research is to produce an injector testing rig which can measure the flow and check the injector spray quality. The flow that is occurred at the injector analyzed and compared with ASTM D5598 standard.




The coverage of this final assignment is to produce injector testing rig and to determine the capability of the device to measure the flow and check the injector spray quality. Further researches are needed to improve injector testing rig after early testing has been done.




The test of the device are conducted twice to recognized the capability in measuring flow, repeatability signal delivery from PLC (Programmable Logic Control) to the injector, checking fluid flow system and checking the injector spray quality. 4 injectors from kijang EFI 1800 cc are used for the first test and 4 injectors from Honda CRV 2000 cc are used for the second test.




The result of the first test are maximum range of fuel flow is 3.74% at injector 4 and average fuel flow deviation is 2.14%. The result of the second test are maximum range of fuel flow is 6.35% at injector 4 and average fuel flow deviation is 86.35%. According to ASTM D5598 standard, maximum average fuel flow deviation is 3% and maximum range of fuel flow is 1%. The spray pattern of the injector can be visually checked and recorded. The spray pattern is analyzed and compared according to ASTM D5598 standard.




Injector testing rig can work well and there are no problems occurred during the testing also able to detect injector failure by calculating range of fuel flow with maximum 1% and by calculating average fuel flow deviation with maximum 3% according to ASTM D5598 standard.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Tri Yuswidjajanto Zaenuri dan Prof. Wiranto Arismunandar, Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...