Path: Top > S2-Theses > Management Science-SBM > 2012

PENGARUH RESIKO KREDIT DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH DENGAN PROFIT SHARING RATIO DAN ISLAMIC INCOME SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI

ABSTRACT THE EFFECT OF CREDIT AND LIQUIDITY RISK ON ISLAMIC BANK PROFITABILITY BY USING ISLAMIC INCOME AND PROFIT SHARING RATIO AS MODERATING VARIABLE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:31:47
Oleh : SARI RAHMAYUNI (29010005) ; Pembimbing : Prof.Dr.Ir. Sudarso Kaderi Wiono, DEA., S2 - Science of Management
Dibuat : 2012, dengan 7 file

Keyword : credit risk; liquidity risk; islamic income; profit margin; profit sharing ratio; ROA; ROE; sharia conformity

Penelitian ini menguji pengaruh sharia conformity dalam hubungan antara risiko dengan profitabilitas bank syariah. Penelitian ini dimotivasi oleh kontroversi hasil dari penelitian sebelumnya tentang pengaruh sharia conformity seperti sistem profit sharing ratiodan Islamic income di bank syariahterhadap resiko dan profitabilitas. Sampel dari penelitian ini adalah bank umum syariah di Indonesia. Data




dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel adalah 3 bank umum syariah terdiri dari Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri Dan Bank Mega Syariah Indonesia dengan periode waktu 2004-2010. Variabel sharia conformity ditunjukkan oleh profit sharing ratiodan Islamic income. Risiko bank ditunjukkan oleh risiko kredit dan risiko likuiditas serta profitabilitas bank ditunjukkan oleh return on asset (ROA), return on equity (ROE) dan profit margin (PM). Selain menggunakan data tahunan, penelitian ini juga menggunakan data kuartalan hanya untuk membandingkan hasil penelitian. Banyak penelitian mengungkapkan bahwa sistem bagi hasil pada bank syariah




berpengaruh terhadap risiko bank, akan tetapi tidak ada penelitian yang benarbenar melihat bagaimana sesungguhnya pengaruh bagi hasil dalam hubungan antara resiko bank dan profitabilitas. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan




sharia conformity sebagai variabel moderating. Menggunakan data dari tiga bank umum syariah di Indonesia, hasil menunjukkan bahwa pada variabel profit margin ditemukan hanya profit sharing ratio yang memoderasi hubungan antara risiko kredit dan profitabilitas Bank Syariah. Ini karena tingkat resiko dan keunikan kontrak bagi hasil seperti mudharabah dan musharakah, yang dalam praktek kurang populer di kalangan bank syariah, terutama pada sisi aset. Pada sisi kewajiban bank syariah lebih menyukai menerapkan kontrak mudharabah atau musharakah, sementara di sisi aset mereka lebih suka menerapkan kontrak murabahah (model pembiayaan pendapatan tetap dan penjualan angsuran). Dalam ROA, ditemukan bahwa hanya Islamic income memoderasi hubungan antara risiko likuiditas dan ROA. Ini membuktikan bahwa hasil sebenarnya dari operasi bank syariah didasarkan pada prinsip bagi hasil akan benar-benar mengurangi risiko likuiditas bank. Dengan konsep bagi hasil membuat peminjam dan pemberi pinjaman mendapatkan manfaat yang lebih baik. Akan tetapi, risiko likuiditas kecil bisa disebabkan karena sebagian besar pembiayaan merupakan pendapatan tetap yang memberikan hasil yang lebih pasti. Variabel terikat berikutnya yaitu ROE. Ditemukan bahwa hanyaprofit sharing ratio memoderasi hubungan antara risiko likuiditas dan ROE. Hal ini karena bank yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah tiga bank Islam terbesar di Indonesia dengan likuiditas besar. Itu membuat risiko likuiditas yang dihadapi bank rendah. Selain itu, two tier system mudharabah digunakan oleh bank Islam yang lebih menerapkan labarugi kontrak bagi ke sisi kewajiban dan kontrak pendapatan tetap di sisi aset akan memperkecil risiko.

Deskripsi Alternatif :

This paper examines the effect of sharia conformity in the relationship between bank risk with the profitability of Islamic Bank. This study motivated by the controversy of the result from the previous study about the effect of sharia conformity such as the profit loss sharing system in Islamic bank to the risk and profitability. The sample of this study was the commercial Islamic banks in Indonesia. The data was collected using purposive sampling method. The number of the sample were 3 Islamic commercial banks consist of Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah and Bank Mega Syariah Indonesia with the period of time from 2004 – 2010. The sharia conformity was proxied by profit sharing ratio and Islamic income. The bank risk proxied by Credit risk and liquidity risk and the profitability of bank




proxied by return on asset (ROA), return on equity (ROE) and profit margin (PM).The data were processing by using multiple regression analysis with SPSS 19 program. Beside using annual data, this study also uses quarterly data just to compare the result of the research. Many studies reveal that the system of profit sharing in Islamic banks influences bank risk. This analysis is done by using sharia conformity as moderating variables. Using data from three largest commercial Islamic Banks in Indonesia, the results indicate that on profit margin variablewe found thatonly profit sharing ratio moderate the relationship between credit risk and profitability of Islamic Banking. It isbecause of riskiness and uniqueness of profit loss sharing contract such as Mudharaba and Musyarakah, in practices it less popular among Islamic banks, especially on their asset side while on the liability side Islamic banks practices Mudharabah or Musharakah contract, on the asset side they prefer practices Murabahah contract (fixed-income modes of financing and installment sale), these deviations have led to increase riskiness.In the ROA, we found that only Islamic income moderate the relationship between liquidityrisk and ROA. This proves that the actual results of operations of Islamic banks are based on the




principle of profit sharing will actually reduce the risk of bank liquidity. With ii profit sharing concept makes the borrowers and the lenders have a better benefit. But, a small liquidity risk could be due to a large portion fixed-income financing that provide more definitive results on the Islamic bank in Indonesia.The next dependent variable that is ROE, we found that the only profit sharing ratiomoderate the relationship between liquidity risk and ROE.This is because thebanksthat is used as samples in this studywere the threelargest Islamic banks in Indonesia with huge liquidity. It makes the liquidity risks faced by banks is low. In addition,the two tier mudharaba systemused by Islamic banks that more applied theprofit-loss sharing contractsto theliabilitiessideandfixed income contract on asset side makes therisks involvedwill be lower

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Prof.Dr.Ir. Sudarso Kaderi Wiono, DEA., Editor: Sandra Dewi Mawardi

File PDF...