Path: TopS2-ThesesUrban and Regional Planning-SAPPK2008

PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN SISTEM KOMUNAL DI PERMUKIMAN KOTA MEDAN

THE STUDY OF COMMUNAL SYSTEM SOLID WASTE MANAGEMENT IN DWELLING AREA OF MEDAN

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:29
Oleh : SARIGUNA H. SIMANJUNTAK (NIM. 25407086), S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : Aspek Pengelolaan Sampah, Sistem Komunal

Permasalahan sampah di Kota Medan menjadi masalah yang serius yang belum dapat diselesaikan dengan baik oleh Pemerintah Kota Medan. Permasalahan tersebut selain disebabkan oleh keterbatasan pendanaan untuk penyediaan infrastruktur juga rendahnya tingkat pelayanan persampahan terhadap masyarakat. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Medan tidak dapat lagi menampung sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Medan sehingga sampah menumpuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap yang dapat menimbulkan berbagai masalah di perkotaan seperti penyakit, dll.



Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan sampah sistem komunal di permukiman masyarakat di Kelurahan Polonia Kota Medan. Pengambilan sampel informan dengan teknik purpose sampling, yaitu menurut kebutuhan dari penelitian dan metode analisa yang dipakai adalah metode kualitatif. Hasil pengkajian terhadap aspek-aspek pengelolaan menunjukkan bahwa aspek non teknis operasional yang meliputi : [1] Peran serta masyarakat, [2] Kelembagaan, [3] Pembiayaan dan [4] Peraturan/hukum. Peran masyarakat merupakan unsur pokok dalam pengelolaan sistem komunal, karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang berbasis komunitas. Kelembagaan pengelolaan berada pada dalam satu wadah organisasi. Pembiayaan pengelolaan berasal dari bantuan dari Pemerintah Kota Medan . Iuran bagi masyarakat hanya sesuai dengan ketentuan tarif yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah Kota Medan. Peraturan yang mengatur jalannya pelaksanaan pengelolaan dibuat berdasarkan kesepakatan masyarakat dalam bentuk lisan.

Aspek teknis operasional meliputi : [1] Pewadahan, [2] Pengumpulan, dan [3] Pengolahan. Pewadahan dilakukan oleh masing-masing KK dan telah dilakukan pemilahan antara sampah organik dan an-organik. Pengumpulan dilakukan oleh petugas kebersihan. Pengolahan sampah yang dilakukan adalah mengolah sampah organik menjadi kompos dengan metode Takakura Home Method. Sampah yang dapat dikomposkan sekitar 55% dari total produksi sampah, didaur ulang sekitar 31% dan sisa sampah yang tidak dapat diolah sebesar 14% diangkut oleh petugas pengumpul dan ada juga masyarakat yang melakukan pembakaran terhadap sampah yang tidak dapat didaur ulang.

Terdapat kendala dan manfaat dalam pengelolaan sampah sistem komunal di wilayah studi, namun manfaat yang diperoleh lebih signifikan dibandingkan dengan kendala yang dihadapi, hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di wilayah studi dapat dikatakan berhasil.

Rekomendasi bagi masyarakat agar [1] menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah sistem komunal, [2] meningkatkan kesadarannya dalam melakukan pemilahan sampah pada saat pewadahan di masing-masing rumah tangga dan [3] menjalin kerjasama dengan pihak swasta khususnya dalam hal pemasaran kompos yang telah diproduksi. Rekomendasi bagi pemerintah agar [1] mensosialisasikan sistem pengelolaan sampah dengan sistem komunal tersebut ke seluruh masyarakat [2] memberikan subsidi/ bantuan lanjutan bagi masyarakat yang telah melakukan pengelolaan sampah sistem komunal.

Deskripsi Alternatif :

Issue of waste in Medan city becomes well-unfinished serious matters managed by the local government. That issue not only due to funding constraints for infrastructure but also lack of waste management by the people. The Last Disposal in this city is no longer the gathering so the redundant waste results in many problems such as disease, etc.

In managing this problem, communal system in study area is confronted with many obstacles and gets more advantages than its obstacles. This shows that the waste management in the study area may be regarded effective.

The technical aspects of operation cover : [1] Waste handling, [2] Collecting and [3] Processing. Waste handling is conducted by each household and has not been separated into organic and inorganic waste. Collecting is conducted by waste collector. Processing conducted is processing organic waste into compost with Takakura Home Method. Solid waste that may be turn into compost is 55% from total solid waste production, to be recycled and sold to location is around 45% was disposed by burning.

There was obstacles and benefits in communal system solid waste management in study area. The obstacle was less than benefits, which shows that the communal system solid waste management was successful in study area.



Recommendation for the local people is that they [1] maintain the communal system of waste management, [2] increase awareness of waste management on storage in each household and [3] cooperate with the private especially in produced compost marketing. Recommendation for local governments is that they [1] socialize waste management system to communal system throughout environment [2] further subsidize/support for the people who has managed waste with the communal system.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Heru Purboyo H.P., DEA., Ph.D., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...