Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2013

PERUMUSAN STRATEGI PROMOSI EMPAT DESAINER BUSANA MUSLIM DENGAN MEMBANDINGKAN ANTUSIASME DI MEDIA SOSIAL

OUTLINING THE PROMOTION STRATEGY OF FOUR MOSLEM CLOTHING DESIGNERS BY COMPARING THE ENTHUSIASM IN SOCIAL MEDIA

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:31:13
Oleh : SANNAZ DILLA DESTRIA (NIM: 29111042) Pembimbing : Ir. Budi Permadi Iskandar, MSP., S2 - Business Administration
Dibuat : 2013, dengan 6 file

Keyword : Moslem Clothing, Hijab, Social Media, Promotion Strategy, Comparative Study.

Busana muslim dan jilbab sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan dan menjadi tren fashion terbaru di pasar Indonesia. Busana muslim tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman, melainkan telah menjadi mode yang disukai dan cocok untuk setiap wanita muslim. Pertumbuhan busana muslim disebabkan oleh munculnya banyak merek pakaian muslim yang dirancang oleh para desainer muda Indonesia. Produk mereka sangat dicintai oleh konsumen pakaian muslim, tidak hanya di dalam negeri di Indonesia, tetapi juga internasional. Hijabers Community merupakan komunitas muslim terbesar di Indonesia. Banyak anggotanya memiliki merek tersendiri tetapi hanya tiga yang terkenal. Mereka adalah Dian Pelangi,Ria Miranda dan Jenahara. Ditemukan bahwa media sosial memegang peran penting dalam meningkatkan popularitas tiga merek tersebut.Anggota lain dari Hijabers Community memiliki produk yang bagus tetapi kurang dalam popularitasnya. Ini disebabkan karena mereka tidak mengerti bagaimana memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk mereka. Ketiga merek yang terkenal dari Hijabers Community mampu melihat peluang dari pemasaran media sosial.Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk merumuskan strategi media sosial yang diadopsi dari empat desainer busana muslim ternama yaitu Dian Pelangi, Riamiranda, Jenahara, dan Shafira. Sebuah framework diusulkan untuk membantu merek baru untuk merancang strategi promosi untuk media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi banding, yang membandingkan strategi promosi dari merek pakaian muslim melalui media sosial sebagai salah satu alat yang digunakan. Studi banding ini dilakukan dengan memantau aktivitas media sosial di Twitter, Facebook, Instagram, dan Google Search.Dari studi komparatif melalui media sosial, didapat hasil bahwa Dian Pelangi merupakan brand yang paling populer diantara para kompetitornya. Tingkat popularitas Dian pelangi ini disebabkan karena posisinya sebagai first-mover dan dia sangat memanfaatkan posisi first-mover ini dengan mengambil banyak peran sehingga Dian Pelangi mendapat banyak keuntungan dari posisinya tersebut. Selain itu, Dian Pelangi juga sangat memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan produknya. Terlihat bahwa dari folowers di Facebook, Twitter, dan Instagram, Dian Pelangi menempati urutan teratas.

Deskripsi Alternatif :

Moslem clothing and hijab are undergoing significant growth and is becoming the latest fashion trend in the Indonesian market. Moslem clothing is no longer perceived as being outdated;rather it has become a fashion that is adored and suitable for every Moslem women. The growth in Moslem fashion is caused by the emergence of many Moslem outfit brands designed by young Indonesian designers. Their products are very loved by the Moslem clothing consumers, not only domestically in Indonesia, but also internationally.Hijabers Community is the largest Moslem community in Indonesia. Many of its members have their own Moslem fashion clothing lines but only three are well known. These brands are Dian Pelangi, Ria Miranda and Jenahara. It is found that social media holds a vital role in boosting the popularity of these three well-known brands.Other members of Hijabers Community have great products but are lacking in popularity.This is because they do not understand how to exploit the social media to promote their products.The three top brands of the Hijabers Community are able to see opportunities from social media marketing that others have not been able to do.The aim of this final project is to formulate social media strategy that are adopted from the top four Moslem fashion designers which are Dian Pelangi, Riamiranda, Jenahara, and Shafira. A framework is proposed to help startups of the Moslem Fashion brand to devise a promotion strategy for the social media. The research is conducted by using a comparative study, which compares promotion strategies of the Moslem clothing brand through social media as one of the tools. The comparative study is done by monitoring social media activity in Twitter, Facebook, Instagram, and Google Search.It was found that Dian Pelangi is the most popular brand of the four. Its popularity comes from the fact that the brand was the first-mover in the industry (with regards to young person as the target market) and that it used its time well by taking many roles, in which it has gained many advantages. On top of this, Dian Pelangi is making an excellent use of the social media to promote its product. It was found that the brand has the most number of followers in Facebook, Twitter, and Instagram.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Budi Permadi Iskandar, MSP., Editor: Taupik Abidin

File PDF...