Path: TopS3-DissertationsEngineering Science2000

HUBUNGAN DRILABILITAS DENGAN SIFAT FISIK DAN SIFAT MEKANIK BATUAN PADA LAPANGAN MINYAK DAN GAS BUMI DI CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA

PhD Theses from JBPTITBPP / 2007-04-13 09:38:35
Oleh : Sudarmoyo, Perminyakan-ITB
Dibuat : 2000-07-29, dengan 1 file

Keyword : Drilabilitas batuan ini mempunyai hubungan berbanding terbalik dengan kuat tekan batuan.

Dalam industri perminyakan, pemboran sumur minyak dan gas bumi merupakan salah satu kegiatan utama dalam eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Dalam setiap operasi pemboran selalu dituntut bahwa target pemboran harus dapat dicapai secara baik dengan laju penembusan batuan (laju pemboran) yang optimum. Laju penembusan batuan adalah jarak penembusan pahat bor kedalam batuan per satuan waktu (ft/jam). Salah satu faktor yang mempengaruhi laju penembusan batuan adalah drilabilitas batuan, yaitu ukuran kemudahan suatu batuan untuk di bor (in3/1b-in). Drilabilitas batuan ini mempunyai hubungan berbanding terbalik dengan kuat tekan batuan.

Untuk memperoleh laju penembusan batuan yang optimum harus dilakukan perencanaan pemboran yang lebih baik. Salah satu prasyarat adalah harga drilabilitas batuan yang akan di bor harus dapat ditentukan (diprediksi) dengan akurat. Kemampuan untuk dapat memprediksi drilabilitas formasi batuan merupakan sesuatu yang sangat didambakan oleh setiap industri perminyakan, karena drilabilitas batuan merupakan parameter penting sebagai salah satu data masukan untuk perencanaan pemboran sumur. Dalam hal ini, tentunya metode penentuan (prediksi) drilabilitas batuan sangat dibutuhkan oleh setiap industri perminyakan.

Berdasarkan kajian pustaka, belum diperoleh kejelasan tentang perilaku drilabilitas batuan, dan juga hubungan drilabilitas dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan, karena penelitian tentang drilabilitas ini relatif masih jarang dilakukan, khususnya pada lapangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian tentang drilabilitas batuan dilakukan. Implementasi prinsip-prinsip geomekanik pada teknik pemboran dan penilaian formasi merupakan suatu dasar pertimbangan utama dari penelitian ini.

Penelitian ini merupakan salah satu upaya dalam mengungkap kejelasan perilaku drilabilitas batuan dan hubungannya dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengusulkan model persamaan empirik hubungan drilabilitas dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan. Berdasarkan persamaan empirik ini dikembangkan suatu metode penentuan (prediksi) drilabilitas batuan.

Penelitian ini diawali dari model persamaan drilabilitas batuan yang diturunkan secara analisis dimensi dari laju penembusan batuan (ft/jam). Laju penembusan batuan ini sesungguhnya merupakan hasil interaksi antara sistem pemboran surnur dengan menggunakan pahat rolling cutter, ....

Deskripsi Alternatif :

Dalam industri perminyakan, pemboran sumur minyak dan gas bumi merupakan salah satu kegiatan utama dalam eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Dalam setiap operasi pemboran selalu dituntut bahwa target pemboran harus dapat dicapai secara baik dengan laju penembusan batuan (laju pemboran) yang optimum. Laju penembusan batuan adalah jarak penembusan pahat bor kedalam batuan per satuan waktu (ft/jam). Salah satu faktor yang mempengaruhi laju penembusan batuan adalah drilabilitas batuan, yaitu ukuran kemudahan suatu batuan untuk di bor (in3/1b-in). Drilabilitas batuan ini mempunyai hubungan berbanding terbalik dengan kuat tekan batuan.

Untuk memperoleh laju penembusan batuan yang optimum harus dilakukan perencanaan pemboran yang lebih baik. Salah satu prasyarat adalah harga drilabilitas batuan yang akan di bor harus dapat ditentukan (diprediksi) dengan akurat. Kemampuan untuk dapat memprediksi drilabilitas formasi batuan merupakan sesuatu yang sangat didambakan oleh setiap industri perminyakan, karena drilabilitas batuan merupakan parameter penting sebagai salah satu data masukan untuk perencanaan pemboran sumur. Dalam hal ini, tentunya metode penentuan (prediksi) drilabilitas batuan sangat dibutuhkan oleh setiap industri perminyakan.

Berdasarkan kajian pustaka, belum diperoleh kejelasan tentang perilaku drilabilitas batuan, dan juga hubungan drilabilitas dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan, karena penelitian tentang drilabilitas ini relatif masih jarang dilakukan, khususnya pada lapangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian tentang drilabilitas batuan dilakukan. Implementasi prinsip-prinsip geomekanik pada teknik pemboran dan penilaian formasi merupakan suatu dasar pertimbangan utama dari penelitian ini.

Penelitian ini merupakan salah satu upaya dalam mengungkap kejelasan perilaku drilabilitas batuan dan hubungannya dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengusulkan model persamaan empirik hubungan drilabilitas dengan sifat fisik dan sifat mekanik batuan. Berdasarkan persamaan empirik ini dikembangkan suatu metode penentuan (prediksi) drilabilitas batuan.

Penelitian ini diawali dari model persamaan drilabilitas batuan yang diturunkan secara analisis dimensi dari laju penembusan batuan (ft/jam). Laju penembusan batuan ini sesungguhnya merupakan hasil interaksi antara sistem pemboran surnur dengan menggunakan pahat rolling cutter, ....

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiP
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...