Path: TopS3-DissertationsEngineering Science2000

PEMETAAN DINAMIS EKOSISTEM IKAN PELAGIS MELALUI TEKNOLOGI INDERAJA DI PERAIRAN LAUT INDONESIA
SUATU STUDI KASUS PERAIRAN DALAM
(UTARA IRIAN JAYA)
DAN
PERAIRAN DANGKAL (KANGEAN)

PhD Theses from JBPTITBPP / 2007-04-13 09:38:35
Oleh : AGUS HARTOKO, Geodesi-ITB
Dibuat : 2000-03-13, dengan 1 file

Keyword : Ecosystem;

Tujuan penelitian adalah pemetaan secara dinamis ekosistem ikan pelagis kecil di perairan dangkal dan ekosistem ikan pelagis besar di perairan dalam melalui pendekatan analisis terpadu `karakter-ekosistem' dan `karakter-spektral' inderaja pada musim yang berbeda (pendekatan `spatio-temporal'). Selama ini penelitian di laut dilakukan sendiri-sendiri sesuai dengan keperluan instansi masing-masing. Sehingga sulit mengetahui dan menganalisa karakter ekosistem serta memetakan sumber hayati laut itu secara terpadu sebagai suatu ekosistem yang utuh. Penelitian inderaja yang dilakukan selama ini selalu diartikan dan atau bersifat `pembenaran bumi' (sea-truth) terhadap data `waktu sebenarnya' (real-time) yang pada kenyataannya sulit dilakukan serta belum memberikan informasi dasar secara utuh dan menyeluruh. Maka penelitian ini disamping digunakan metoda `pembenaran bumi' juga dilakukan metoda karakterisasi suatu ekosistem dalam periode dan wilayah tertentu' (spatiotemporal). Dalam penelitian ini aspek inderaja lebih ditekankan pada analisis spektral.

Berdasarkan data produksi perikanan pelagis kecil secara nasional (1985 - 1995) ternyata sebagian besar berasal dari perairan Kep. Kangean, serta menunjukkan adanya pola/siklus produksi musiman yang spesifik. Namun dari aspek ekosistemnya selama ini belum diketahui secara menyeluruh. Maka penelitian ini difokuskan untuk mengetahui karakter ekosistem perairan dangkal dan dalam pada musim berbeda. Aspek inderaja ingin diketahui `spektral-spesifik' band-2, 3, 4 dan 7 data Landsat_TM dan band-1, band-2 data NOAA (sangat berpotensi dan selama ini belum dimanfaatkan). Hasil penelitian adalah merupakan informasi dasar dalan penyusunan model algoritma peramalan Validasi hasil penelitian melalui uji korelasi antara data inderaja terhadap data biomas ikan (data akustik 'Fish-Finder' untuk perairan dalam Utara Irja) dan data hasil tangkapan ikan langsung bersama kapal ikan KM. Tunas Samodra, Juwana-Pati (untuk perairan dangkal Kep. Kangean). Data perairan (ekosistem) meliputi data nir-hayati yaitu suhu, kedalaman, salinitas, hara nitrat dan fosfat dan parameter hayati seperti klorofil-a, jenis dan dominasi baik fito dan zooplankton, larva dan biomasa ikan. Metoda pengambilan atau pengukuran data adalah secara horizontal di permukaan dan secara vertikal pada kolom air, untuk mengetahui pola pergerakan dan percampuran masa air. Antar data parameter perairan tersebut dilakukan interkorelasi untuk mengatahui keeratan hubungannya Sebagai karakter masing-masing ekosistem pada musim yang berbeda. Data inderaja NOAA-AVHRR dilakukan pemrosesan untuk analisis suhu permukaan laut (SPL) dengan `split window algorithm' dari Rosby & Montgomery 1984 dengan band-4 dan band-5. Citra ini dipakai untuk pemantauan proses percampuran dan pergerakan masa air laut. Juga dilakukan analisis citra klorofil-a dengan algoritma NDVI band-1 dan band-2. Algoritma Cira klorofil-a pada data Landsat-TM adalah : NDVI band-3 dan band-4; Chlorophyll Photosynthetic Activity (CPA) band-2 dan band-4; serta Midle-Infrared Reflectance Index (MIRI) band-3 dan....

Deskripsi Alternatif :

Tujuan penelitian adalah pemetaan secara dinamis ekosistem ikan pelagis kecil di perairan dangkal dan ekosistem ikan pelagis besar di perairan dalam melalui pendekatan analisis terpadu `karakter-ekosistem' dan `karakter-spektral' inderaja pada musim yang berbeda (pendekatan `spatio-temporal'). Selama ini penelitian di laut dilakukan sendiri-sendiri sesuai dengan keperluan instansi masing-masing. Sehingga sulit mengetahui dan menganalisa karakter ekosistem serta memetakan sumber hayati laut itu secara terpadu sebagai suatu ekosistem yang utuh. Penelitian inderaja yang dilakukan selama ini selalu diartikan dan atau bersifat `pembenaran bumi' (sea-truth) terhadap data `waktu sebenarnya' (real-time) yang pada kenyataannya sulit dilakukan serta belum memberikan informasi dasar secara utuh dan menyeluruh. Maka penelitian ini disamping digunakan metoda `pembenaran bumi' juga dilakukan metoda karakterisasi suatu ekosistem dalam periode dan wilayah tertentu' (spatiotemporal). Dalam penelitian ini aspek inderaja lebih ditekankan pada analisis spektral.

Berdasarkan data produksi perikanan pelagis kecil secara nasional (1985 - 1995) ternyata sebagian besar berasal dari perairan Kep. Kangean, serta menunjukkan adanya pola/siklus produksi musiman yang spesifik. Namun dari aspek ekosistemnya selama ini belum diketahui secara menyeluruh. Maka penelitian ini difokuskan untuk mengetahui karakter ekosistem perairan dangkal dan dalam pada musim berbeda. Aspek inderaja ingin diketahui `spektral-spesifik' band-2, 3, 4 dan 7 data Landsat_TM dan band-1, band-2 data NOAA (sangat berpotensi dan selama ini belum dimanfaatkan). Hasil penelitian adalah merupakan informasi dasar dalan penyusunan model algoritma peramalan Validasi hasil penelitian melalui uji korelasi antara data inderaja terhadap data biomas ikan (data akustik 'Fish-Finder' untuk perairan dalam Utara Irja) dan data hasil tangkapan ikan langsung bersama kapal ikan KM. Tunas Samodra, Juwana-Pati (untuk perairan dangkal Kep. Kangean). Data perairan (ekosistem) meliputi data nir-hayati yaitu suhu, kedalaman, salinitas, hara nitrat dan fosfat dan parameter hayati seperti klorofil-a, jenis dan dominasi baik fito dan zooplankton, larva dan biomasa ikan. Metoda pengambilan atau pengukuran data adalah secara horizontal di permukaan dan secara vertikal pada kolom air, untuk mengetahui pola pergerakan dan percampuran masa air. Antar data parameter perairan tersebut dilakukan interkorelasi untuk mengatahui keeratan hubungannya Sebagai karakter masing-masing ekosistem pada musim yang berbeda. Data inderaja NOAA-AVHRR dilakukan pemrosesan untuk analisis suhu permukaan laut (SPL) dengan `split window algorithm' dari Rosby & Montgomery 1984 dengan band-4 dan band-5. Citra ini dipakai untuk pemantauan proses percampuran dan pergerakan masa air laut. Juga dilakukan analisis citra klorofil-a dengan algoritma NDVI band-1 dan band-2. Algoritma Cira klorofil-a pada data Landsat-TM adalah : NDVI band-3 dan band-4; Chlorophyll Photosynthetic Activity (CPA) band-2 dan band-4; serta Midle-Infrared Reflectance Index (MIRI) band-3 dan....

Beri Komentar ?#(33) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiGeodesi-ITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...