Path: Top Member yatir@lib.itb.ac.id

PERILAKU TEKUK KAYU INDONESIA

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-04-19 12:04:40
Oleh : Irfan Prima Aldi, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 996-10-00, dengan 1 file

Keyword : Wood, strength, machanical properties
Nomor Panggil (DDC) : T 624.184 ALD
Sumber pengambilan dokumen : 20051960

Abstrak:


Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI-1961) disusun berdasarkan atas data kayu Eropa yang telah dipakai sebagai dasar penyusunan Peraturan Kayu - Jerman, DIN 1052 (1943). PKKI-1961 membagi kayu dalam kelas kuat I,
II, III, IV dan V yang didasarkan atas nilai berat jenisnya, didalam mana untuk keperluan engineering khususnya masalah tekuk, kelima kelas kayu tersebut hanya diwakili oleh sebuah kurva / garis tekuk yang merupakan kombinasi dari garis tekuk Tetmajer dan Euler, yang sebenarnya diturunkan dari kayu kelas II.
Dalam penelitian masalah tekuk ini, telah digunakan kayu Merbau dan Kamper (yang didatangkan masin-masing dari Irian Jaya dan Kalimantan), yang masing-masing mewakili kayu kelas kuat I dan II. Didalam penelitian, telah digunakan standard ASTM D 143-83, D 198-84, D 4761-93, baik didalam pembuatan benda uji, penyusunan metodologi riset maupun peralatan yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besaran-besaran mekanik (tegangan karakteristik, tegangan lentur, tegangan tekan sejajar serat dan modulus elastisitas) dari kedua jenis kayu tersebut adalah lebih besar dari nilai yang diberikan oleh PKKI-1961. Dengan melihat bahwa PKKI-1961 telah cukup lama kurang / tidak "disentuh" oleh adanya perkembangan yang begitu pesat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dengan didukung oleh adanya fakta dari hasil penelitian ini yang menunjukkan data aktual sifat struktural kayu Indonesia, maka kiranya perlu PKKI-1961 tersebut " disesuaikan " dengan kondisi dan perkembangan yang ada saat ini.


Deskripsi Alternatif :

Abstract:


Indonesian Code of Practice in Wood Construction (PKKI-1961) based on the European wood data that have been used in Germany Code, DIN 1052 (1943). PKKI-1961 devided wood into strength class I, II, III, IV and V based on the specific gravity. In engineering problem, especially the buckling problem, there was only one buckling line consist of the linear line of Tetmajer and the hyperbole line of Elder that have derived for the strength class II. The research in buckling problem used Merbau and Kamper wood (from Irian Barat and Kalimantan respectively), that represented the strength class I and II. The research used ASTM standard D 143-83, D 198-84 and D 4761-93 in making the specimen, research methodology and the test equipment. The result showed that the mechanical properties (characteristic stress, bending stress, compressive stress parallel to grain and elasticity modulus) were over the PKKI-1961. PKKI-1961 never been revised due to new technology and development. From the result of this research, its now the time to renew the PKKI-1961.



Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1:
    Dicky Rezady Munaf, Ir, MS, MSCE, Ph.D.

    Pembimbing 2:
    Th. A. Adisoebagjo, Ir.

    Scan:
    Yati Rohmah
    (19-04-2006)

    , Editor: yatir@#publisher#

Review...