Path: TopMembermudjiono@cyberlib.itb.ac.id

PENGARUH SUBSTITUSI FLUIDA PADA MEDIUM SANDSTONE TRANSVERSE ISOTROPIK : SUATU STUDI PEMODELAN NUMERIK DAN EKSPERIMEN

Master Theses from / 2006-01-17 21:49:35
Oleh : Usep Mohaad Ishaq, S2 - Physics
Dibuat : 2005-07-03, dengan 1 file

Keyword : Fluid in fractured rock, extended Gassmann, seismic core measurement
Nomor Panggil (DDC) : T. 532 ISH
Sumber pengambilan dokumen : 20051048

Abstrak:


Fracture pada batuan reservoar saat ini menjadi sebuah kajian yang penting, hal ini berkaitan dengan tingginya kebutuhan minyak bumi dan gas. Reservoar berfracture pada umumnya dijumpai pada batuan basement, karbonat dan batuan vulkanik, Terdapat dua jenis porositas pada batuan, porositas utama dan porositas sekunder. Porositas utama disebabkan oleh matriks dan frame batuan dan ukurannya lebih kecil dibandingkan porositas sekunder yang disebabkan oleh fracture pada batuan.



Dalam analisis, prosesing dan interpretasi seismik, medium seringkali diasumsikan bersifat elastik dan isotropik. Namun pada kenyataannya sebagian besar batuan crustal dan batuan subpermukaan bersifat anisotropik (transverse isotropic), khususnya dalam batuan reservoar berfracture.




Dalam tesis ini, studi dilakukan untuk meneliti pengaruh saturasi fluida pada tiga jenis medium : isotropik, vertikal transverse isotropik dan horizontal transverse isotropik Persamaan Gassmann yang diperluas digunakan untuk kasus menganalisis efek saturasi pada ketiga medium ini dalam laboratorium seismic core.



Pemodelan analitis dilakukan dengan menggunakan persamaan Gassmann yang diperluas untuk kasus medium anisotopik, persamaan ini dikenal sebagai persamaan Brown-Korringa. Persamaan Brown-Korringa memodelkan pengaruh saturasi fluida dalam batuan anisotropik.
Sampel batuan berfracture yang digunakan merupakan batuan sandstone yang diukur pada SWIRR (saturated water irreducible), tersaturasi air dan tersaturasi light oil. Pengukuran kecepatan gelombang pada ketiga sampel dengan tiga kondisi ini dilakukan dengan variasi overburden dan pore pressure




Hasil dari pemodelan numerik menunjukan bahwa pada medium transeverse isotropik, terjadi perubahan kecepatan gelombang P dan SV, sedangkan pada gelombang SH tidak terjadi perubahan. Hal ini berbeda dengan asumsi persamaan Gassmann yang menyatakan bahwa gelombang S sama sekali tidak terpengaruh oleh kehadiran fluida. Studi ekperimental menunjukan basil yang serupa, di mana terjadi kenaikan kecepatan gelombang P sebesar 25 % - 52 % pada medium isotropik ketika tersaturasi air dan 12 % - 41 % ketika tersaturasi light oil. Pada medium VTI kenaikan gelombang P karena saturasi air ini mencapai sekitar 34 %. Pada sampel HTI kenaikan ini berkisar 13 % sampai 17 %.

Deskripsi Alternatif :

Abstract:



Fractured reservoir rock are becoming important study recently, it is due to the high demand of oil and gas. Some of fractured reservoir are basement rock, carbonate as well as vulcanic rock. They have two kinds of porosity, primary and secondary porosity. The primary porosity is caused by matrix and frame, and it is much smaller compared to secondary porosity that caused by fractured zone.
Elastic isotropy is assumed in most cases of seismic analysing, processing and interpretation. Anisotropic especially transverse isotropic behavior of seismic velocity, however, is found to exist in most crustal and subsurface media especially in fractured reservoir rock.



In this theses, some studies are done to investigate the effect of saturation on three types of fracture: isotropic, vertical transverse isotropic and horizontal transverse isotropic rock. They are studied using analytical model through extended Gassmann modeling and seismic core physics laboratory.
The analytical model of fractured zone is derived by extending Gassmann equation for anisotropic model, it is known as Brown-Korringa equation. This equation model the effect of fluid saturation in anisotropic fractured reservoir rock.



The samples of fractured rock are built from fractured sandstone in several conditions, such as: isotropic, vertical transverse isotropic and horizontal transverse isotropic. Then, they are measured in high pressured laboratory with several types scenarios, such as variation of both overburden and pore pressure, several types of saturation: SWIRR (saturated water irreducible), full water saturated and light oil saturated.



The results of numerical modeling show that in traverse isotropic media, both of P and SV wave increase due to the fluid inclusion. The SH wave velocity is unaffected by fluid inclusion. These results are different compared to isotropic Gassmann equation's assumption that S wave velocity is not sensitive to fluid substitution. Experimental studies confirmed this results. In isotropic sample, with variational overburden pressure 500 to 3500 psi and pore pressure 500-3500 psi, P wave velocity increase about 25% to 52% with water inclusions, and 12% to 41% due to light oil inclusions. On vertical traverse isotropic (VTI) media, P wave increase up to 34% due to water saturation, and in horizontal traverse isotropic (HTI) media increase about 13% to 17%. AVO responses due to the fluid inclusion in several types of fractured reservoir rocks are presented also in this thesis.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Bagus Endar Bachtiar Nurhandoko, Scan : Mudjiono, Editor: mudjiono@

File PDF...