Path: Top > Member > mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

PENENTUAN PRIORITAS PENGENDALIAN PROSES KEY CHARACTERISTICS

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-02-28 07:12:03
Oleh : Cucuk Nur Rosyidi, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 2005-00-00, dengan 1 file

Keyword :
key characteristics, optimization, process control priority

Nomor Panggil (DDC) : T 658.56 ROS
Sumber pengambilan dokumen : 20051499

Abstrak:




Kompleksitas produk menyebabkan perusahaan manufaktur harus dapat menentukan secara efektif dimensi, toleransi dan proses (key characteristics) yang harus dikendalikan pada tahap desain. Thornton (1999) mengembangkan metode key characteristics (KC) flowdown untuk membantu melakukan identifikasi terhadap KC produk yang kemudian digunakan untuk melakukan identifikasi KC komponen dan proses. Thornton juga mengembangkan model matematik untuk menentukan prioritas KC tersebut menggunakan dua tahap: identifikasi dan reaksi. Pada model tersebut tidak dibahas penentuan nilai target bias dan deviasi standar KC yang akan digunakan sebagai acuan penghitungan total kerugian kualitas. Lamghabbar et.al. (2004) mengembangkan model optimisasi penentuan karakteristik komponen dan karakteristik proses yang meminimalkan total biaya yang terdiri dari biaya kerugian kualitas dan biaya manufaktur. Model Lamghabbar tersebut tidak membahas tahap identifikasi KC sehingga tidak dapat mengukur seluruh kerugian kualitas.


Penelitian ini mengembangkan model Thornton (1999) dengan melibatkan model optimisasi Lamghabbar. Model yang dihasilkan diimplementasikan pada produk tertentu. Penentuan prioritas pengendalian proses KC didasarkan pada persentase biaya KC


Model yang dikembangkan terdiri dari tahap identifikasi, tahap penentuan karakteristik komponen dan karakteristik proses serta tahap reaksi. Perangkat lunak LINGO 8.0 digunakan untuk menentukan deviasi standar dan toleransi optimal. Solusi yang diperoleh digunakan untuk menentukan urutan prioritas persentase biaya KC sebagai dasar penentuan prioritas pengendalian proses KC. Penentuan prioritas dalam penelitian ini menggunakan diagram pareto dengan menggunakan produk ragum untuk implementasi model.


Penelitian ini menghasilkan penentuan prioritas pengendalian proses KC yang terdiri dari tahap identifikasi, tahap penentuan karakteristik komponen dan karakteristik proses dan tahap reaksi. Model yang dihasilkan dapat digunakan untuk melakukan optimisasi karakteristik proses dan toleransi secara simultan sebagai dasar penentuan prioritas pengendalian proses KC. Analisis sensitivitas menunjukkan hasil optimisasi KC tingkat satu sensitif terhadap perubahan nilai parameter Cp sedangkan nilai toleransi optimal KC tingkat dua tidak sensitif terhadap perubahan nilai Cp

Deskripsi Alternatif :

Abstract:




Product complexity enforces manufacturer to determine effectively which dimensions, tolerances or processes (key characteristics) need to be controlled both at design and production stage. Thornton (1999) developed key characteristic (KC) flowdown method to identify product KC, which then utilized to identify component and processes KCs. Thornton also developed a mathematical model to set priority of those KCs following two steps: identification and reaction. Unfortunately, in Thornton's model, no step in determining the bias and standard deviation target which will be used as a reference to calculate the total quality loss. Lamghabbar et. al. (2004) developed a mathematical model optimizing the value of component and process characteristics while minimizing the loss expectation of Taguchi Loss Function (TLF) and manufacturing cost. Unfortunately, Lamghabbar's model do not discuss the identification stage resulting the lack of total quality loss.


The main goal of this research is to enhance the Thornton's KC flowdown by incorporating Lamghabbar's optimization model and Thornton's mathematical model for setting the priority of selected KCs at product, component and process level. Modifications of Lamghabbar's model are made due to the specific product selected as an implementation model. The priority setting of those selected key characteristics based on the KC cost percentage.


The model development consists of identification, optimization of component and process characteristics and reaction phases. Software LINGO 8.0 is utilized to find the optimal standard deviations and tolerances. The optimal solution is then used to list the percentage of KC cost as a basis for the KC process control priority setup. The priority setting is conducted by using the pareto diagram. In this research, a vise is used as an implementation model.


The results established an enhanced Thornton's KC flowdown which consists of identification, optimization of component and process characteristics and reaction stages. The model optimize the process characteristics and tolerances simultaneosly which is used as a basis in setting the priority of the KC. The priority setting is based on the percentage of the KC cost. Sensitivity analysis shows that the the level one of KCs are sensitive to the change of the parameter value of Cp while the second level of KC is not sensitive to the change of the Cp.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :
    Isa Setiasyah Toha,Prof.Dr.Ir.,MSc

    Scan :
    Mudjiono
    (28-02-2006)

    , Editor: mudjiono@#publisher#

File PDF...