Path: Top > Member > mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

PENGEMBANGAN MODEL SISTEM PERSEDIAAN PERIODIC REVIEW DENGAN SATU EMERGENCY ORDER

Master Theses from / 2005-05-30 10:18:26
Oleh : Sapto Wiji Utomo, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 2004-08-02, dengan 1 file

Keyword : Inventory, Periodic Review, Emergency Order
Nomor Panggil (DDC) : T.658.7 UTO
Sumber pengambilan dokumen : 20041846

Tesis ini mengembangkan sebuah model persediaan periodic review dengan menggunakan dua macam pilihan untuk pengadaan persediaan kembali, yaitu regular order dan emergency order. Regular order dilakukan pada setiap akhir periode, sedangkan emergency order dilakukan pada bagian akhir dari satuan unit waktu dalam periode review. Regular order akan datang setelah lead time tertentu yang deterministik, sedangkan lead time emergency order lebih kecil dari lead time regular order. Lead time emergency order adalah satu satuan unit waktu yang diartikan bahwa kedatangan emergency order adalah sama dengan atau kurang dari satu satuan unit waktu. Ongkos pengadaan untuk emergency order lebih tinggi dibandingkan dengan ongkos pengadaan regular order. Hal ini disebabkan pengadaan emergency order dilakukan melalui transportasi pesawat atau jasa pelayanan khusus dari jasa pengantaran barang. Pada model ini variabel ongkos pengadaan emergency order per unit lebih rendah dibandingkan dengan variabel ongkos penalti per unit nya kanena kekurangan persediaan. Sedangkan kekurangan (stock out) dimungkinkan dalam seluruh satuan unit waktu dalam siklus. Sehingga apabila dimungkinkan dan diperlukan, melakukan emergency order lebih disukai daripada dilakukannya back order saat terjadi kekurangan persediaan. Hasil yang diperoleh pada model ini adalah bahwa pilihan untuk melakukan emergency order diantara periode review akan menghasilkan ekspektasi total ongkos yang lebih rendah dibandingkan model persediaan yang tidak melakukan emergency order

Deskripsi Alternatif :

This research develop a periodic review inventory model with two resupply policy, regular order and emergency order. Regular order will be placed on continuous basis in the end of review period, and emergency order will be placed on the closest time unit at the end of period. Regular order will be arrived after the deterministic lead time, hence emergency order has a shorter lead time than the regular. The lead time of emergency order is one time unit . This could mean that it will be arrived on one time unit or less. The emergency ordering cost is more expensive than the regular ordering cost. Due to the special transportation used to speed up the arrival such us by aircraft or special courier. This model is developed in the case of emergency ordering cost per unit is less than the penalty cost per unit . So far, the stock out is probably occuring along through the cycle time. The emergency order is more preferable than doing back order when stock out took place. The result of the numerical solutions proves that the periodic review inventory model with emergency ordering between the periodic review gives the better result by the lower expected total cost than the periodic review inventory model without employing emergency ordering

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Senator Nur Bahagia , Scan : Mudjiono, Editor: mudjiono@

File PDF...