Path: Top > S2-Theses > Development Studies-SAPPK > 2002

PENGARUH KEYAKINAN PADA NILAI - NILAI GOOD GOVERNANCE DAN SIKAP PROAKTIF TERHADAP PENCIPTAAN TRANSPARANSI: Dalam Konteks Budaya Jarak Kuasa, Individualis-Kolektif, Maskulin-Feminin, dan Penghindaran Ketidakpastian

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:28:15
Oleh : Reffy Machrifani, S2 - Development Studies
Dibuat : 2002-10-00, dengan 1 file

Keyword : Transparency implementation, Good Governance, proactive attitude

Penelitian ini membahas tentang pentingnya penciptaan transparansi di lembaga pemerintah dalam upaya membentuk Good Governance di Indonesia. Transparansi dapat tercipta jika orang-orang yang bekerja di lembaga pemerintah mau bersikap dan berprilaku terbuka di tempat kerjanya. Sikap dan prilaku terbuka tersebut dapat terwujud jika mereka memiliki keyakinan terhadap nilai-nilai dalam Good Governance dan sikap proaktif Nilai-nilai dalam Good Governance mencakup nilai kesetaraan, nilai kepercayaan, nilai kejujuran, nilai keadilan, nilai ketanggapan, dan nilai keterbukaan. Namun dalam penelitian ini hanya dibahas dua nilai, yaitu: nilai kejujuran dan nilai keadilan. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda analisis multivariat, dengan tahapan analisis: analisis reliabilitas, analisis faktor, uji keandalan alat ukur, analisis korelasi, analisis multi regresi linear, uji multi-kolinearitas, dan uji auto-korelasi terhadap faktor dependen dan independen. Persiapan dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS for Windows ver 10.05. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin kuat keyakinan seseorang terhadap kejujuran dan keadilan, serta semakin proaktif sikapnya, maka orang yang bersangkutan cenderung semakin mudah bersikap terbuka di tempat kerjanya. Orang yang proaktif mampu mempengaruhi dan mengubah keadaan di sekitar mereka atau faktorfaktor yang bisa mereka kendalikan (circle of influence) dan bukan faktor-faktor yang di luar kemampuan mereka untuk mempengaruhinya (circle of concern). Intensitas pengaruh keyakinan terhadap nilai-nilai Good Governance dan sikap proaktif terhadap keterbukaan dimoderasi oleh budaya organisasi. Intensitas pengaruh ini makin lemah pads organisasi dengan indeks jarakkuasa tinggi, indeks kolektivisme tinggi, indeks feminisme tinggi, dan indeks penghindaran ketidakpastian tinggi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program program untuk menciptakan transparansi di lembaga-lembaga pemerintahan hendaklah ditujukan untuk membawa perubahan pada keyakinan (beliefs) orang-orang yang bekerja di lembaga-lembaga tersebut, dan pada saat yang bersamaan membawa perubahan pada budaya organisasi. Perubahan pada keyakinan pegawai saja, tanpa perubahan budaya organisasi manfaatnya sangat terbatas.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini membahas tentang pentingnya penciptaan transparansi di lembaga pemerintah dalam upaya membentuk Good Governance di Indonesia. Transparansi dapat tercipta jika orang-orang yang bekerja di lembaga pemerintah mau bersikap dan berprilaku terbuka di tempat kerjanya. Sikap dan prilaku terbuka tersebut dapat terwujud jika mereka memiliki keyakinan terhadap nilai-nilai dalam Good Governance dan sikap proaktif Nilai-nilai dalam Good Governance mencakup nilai kesetaraan, nilai kepercayaan, nilai kejujuran, nilai keadilan, nilai ketanggapan, dan nilai keterbukaan. Namun dalam penelitian ini hanya dibahas dua nilai, yaitu: nilai kejujuran dan nilai keadilan. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda analisis multivariat, dengan tahapan analisis: analisis reliabilitas, analisis faktor, uji keandalan alat ukur, analisis korelasi, analisis multi regresi linear, uji multi-kolinearitas, dan uji auto-korelasi terhadap faktor dependen dan independen. Persiapan dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS for Windows ver 10.05. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin kuat keyakinan seseorang terhadap kejujuran dan keadilan, serta semakin proaktif sikapnya, maka orang yang bersangkutan cenderung semakin mudah bersikap terbuka di tempat kerjanya. Orang yang proaktif mampu mempengaruhi dan mengubah keadaan di sekitar mereka atau faktorfaktor yang bisa mereka kendalikan (circle of influence) dan bukan faktor-faktor yang di luar kemampuan mereka untuk mempengaruhinya (circle of concern). Intensitas pengaruh keyakinan terhadap nilai-nilai Good Governance dan sikap proaktif terhadap keterbukaan dimoderasi oleh budaya organisasi. Intensitas pengaruh ini makin lemah pads organisasi dengan indeks jarakkuasa tinggi, indeks kolektivisme tinggi, indeks feminisme tinggi, dan indeks penghindaran ketidakpastian tinggi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dan program program untuk menciptakan transparansi di lembaga-lembaga pemerintahan hendaklah ditujukan untuk membawa perubahan pada keyakinan (beliefs) orang-orang yang bekerja di lembaga-lembaga tersebut, dan pada saat yang bersamaan membawa perubahan pada budaya organisasi. Perubahan pada keyakinan pegawai saja, tanpa perubahan budaya organisasi manfaatnya sangat terbatas.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: I Gede Raka; Pembimbing II: Teti Argo; Scan & edited by: irwan@unix.lib.itb.ac.id, Editor:

File PDF...