Path: TopS2-ThesesGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2004

IMPLEMENTASI KELOMPOK DATA DASAR DALAM PENENTUAN KAWASAN LINDUNG: Studi Kasus Pembangunan IDSD Propinsi Jawa Barat

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:15:52
Oleh : Dhani Gumelar, S2 - Geodesy
Dibuat : 2004-00-00, dengan 1 file

Keyword : Spatial Data Infrastructure (SDI), Geographic Information System (GIS), data spatial requirement, Conservation Area determination

Infrastruktur Data Spasial (IDS) dibangun dengan tujuan mewujudkan suatu lingkungan dimana pengguna data-spasial dapat memperoleh data spasial dalam cakupan wilayah tertentu dengan cepat, tepat dan akurat. Salah satu komponen dalam IDS adalah data dasar yang diharapkan dapat menyediakan data spasial dasar. Data tersebut yang digunakan oleh sebaian besar pengguna dalam mengembangkan dan mengaplikasikan Sistem Informasi Geografis. Berkaitan dengan data dasar dalam IDS, pada saat ini dalam pembangunan Infrastruktur Data Spasial Daerah (IDSD) Propinsi Jawa Barat telah menghasilkan rumusan Kelompok Data Dasar (KDD). Sampai sejauh mana KDD tersebut dalam memenuhi atau menyediakan data bagi kepentingan sebagian pengguna, maka dalam penelitian ini dilakukan uji coba terhadap data yang dirumuskan dalam KDD tersebut. Uji coba akan dilakukan dalam penentuan Arahan Kawasan Lindung yang merupakan bagian dari penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi. Pada tahap awal penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap kebutuhan data spasial dalam penentuan Arahan Kawasan Lindung. Analisis dilakukan dengan melakukan kajian terhadap kriteria berdasarkan UU dan peraturan yang berlaku. Tahapan selanjutnya adalah melakukan analisis ketersediaan data, yaitu dengan melakukan identifIkasi data yang tersedia secara eksisting. Identifikasi dilakukan terhadap bebeapa kegiatan pengadaan data yang pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Berikutnya adalah mengelompokan data tersebut kedalam rumusan KDD. Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi apakah data yang dibutuhkan tersebut terdapat dalam rumusan KDD atau tidak. Pada tahapan ini dilakukan analisis kelayakan data sesuai dengan kebutuhan dalam melakukan proses penentuan Arahan Kawasan Lindung. Aspek yang dianalisis adalah kandungan informasi atau atribut yang dibutuhkan. Selain itu akan dikaji pula sampai sejauh mana kepentingan data tersebut dalam menghasilkan substansi arahan Kawasan Lindung. Pada bagian akhir akan diketahui apakah data yang tersedia dalam rumusan KDD dapat memenuhi kebutuhan dalam proses penentuan Arahan Kawasan Lindung atau tidak. Selain itu akan teridentifikasi pula data apa saja yang perlu dibangun termasuk instansi yang direkomendasikan dalam membangun atau menyediakan data yang tidak tesedia.

Deskripsi Alternatif :

Infrastruktur Data Spasial (IDS) dibangun dengan tujuan mewujudkan suatu lingkungan dimana pengguna data-spasial dapat memperoleh data spasial dalam cakupan wilayah tertentu dengan cepat, tepat dan akurat. Salah satu komponen dalam IDS adalah data dasar yang diharapkan dapat menyediakan data spasial dasar. Data tersebut yang digunakan oleh sebaian besar pengguna dalam mengembangkan dan mengaplikasikan Sistem Informasi Geografis. Berkaitan dengan data dasar dalam IDS, pada saat ini dalam pembangunan Infrastruktur Data Spasial Daerah (IDSD) Propinsi Jawa Barat telah menghasilkan rumusan Kelompok Data Dasar (KDD). Sampai sejauh mana KDD tersebut dalam memenuhi atau menyediakan data bagi kepentingan sebagian pengguna, maka dalam penelitian ini dilakukan uji coba terhadap data yang dirumuskan dalam KDD tersebut. Uji coba akan dilakukan dalam penentuan Arahan Kawasan Lindung yang merupakan bagian dari penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi. Pada tahap awal penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap kebutuhan data spasial dalam penentuan Arahan Kawasan Lindung. Analisis dilakukan dengan melakukan kajian terhadap kriteria berdasarkan UU dan peraturan yang berlaku. Tahapan selanjutnya adalah melakukan analisis ketersediaan data, yaitu dengan melakukan identifIkasi data yang tersedia secara eksisting. Identifikasi dilakukan terhadap bebeapa kegiatan pengadaan data yang pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Berikutnya adalah mengelompokan data tersebut kedalam rumusan KDD. Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi apakah data yang dibutuhkan tersebut terdapat dalam rumusan KDD atau tidak. Pada tahapan ini dilakukan analisis kelayakan data sesuai dengan kebutuhan dalam melakukan proses penentuan Arahan Kawasan Lindung. Aspek yang dianalisis adalah kandungan informasi atau atribut yang dibutuhkan. Selain itu akan dikaji pula sampai sejauh mana kepentingan data tersebut dalam menghasilkan substansi arahan Kawasan Lindung. Pada bagian akhir akan diketahui apakah data yang tersedia dalam rumusan KDD dapat memenuhi kebutuhan dalam proses penentuan Arahan Kawasan Lindung atau tidak. Selain itu akan teridentifikasi pula data apa saja yang perlu dibangun termasuk instansi yang direkomendasikan dalam membangun atau menyediakan data yang tidak tesedia.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Lukman Aziz; Pembimbing II: Dudung Muhally Hakim; Scan: Koryati, Editor:

File PDF...