Path: TopMembermudjiono@cyberlib.itb.ac.id

MODEL PERILAKU HUBUNGAN ANTARA KAWASAN HUTAN LINDUNG DAN KETERSEDIAAN AIR DI DAS CITARUM HULU (METODE ; SYSTEM DYNAMICS

Master Theses from / 2005-05-12 11:40:27
Oleh : Bobby Wibowo, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2004-00-00, dengan 1 file

Keyword : The cause of forest degradation in Upper Citarum Watershed is estimated by forest change in Protected Forest Area become usage of other interests
Nomor Panggil (DDC) : T.711.42 WIB
Sumber pengambilan dokumen : 20042294

Luas hutan di DAS Citarum Hulu untuk tahun 1984 sampai dengan tahun 1996 telah berkurang 21,15%. Sedangkan luas hutan di DAS Citarum Hulu pada tahun 1996 sampai dengan tahun 2002 telah berkurang 44%. Diduga penyebab terjadinya pengurangan lahan hutan di DAS Citarum Hulu adalah adanya perubahan lahan hutan di dalam Kawasan Hutan Lindung menjadi penggunaan lahan lainnya. Perubahan lahan hutan pada Kawasan Hutan Lindung adalah sangat mengganggu terhadap ketersediaan air pada DAS Citarum Hulu, baik air dalam bentuk cair (air hujan, air permukaan dan air infiltrasi) maupun air dalam bentuk gas (uap air). Garigguan terhadap ketersediaan air pada DAS Citarum Hulu menyebabkan ketidakpastian terhadap ketersediaan air wilayah di masa depan. Agar dapat digambarkan perilaku masa depan untuk hubungan antara perubahan lahan hutan pada DAS Citarum Hulu (sebagai sistem penyebab) dan ketersediaan aimya (sebagai sistem akibat), maka diperlukan model. Metoda System Dynamics merupakan metoda yang efektif untuk membangun model yang di dalamnya terdapat hubungan antara perubahan lahan hutan untuk penggunaan lahan lain dengan ketersediaan aimya dalam suatu Siklus Hidrologi sebagai hubungan sebab akibat yang tidak linier dan merupakan sistem tertutup dari suatu DAS sehingga mampu disajikan informasi hasil simulasi model berupa perilaku yang terjadi atas hubungan antaraperubahan lahan hutan dan ketersediaan air tersebut serta informasi yang dihasilkan melalui model yang ada dapat memberi gambaran (terutama gambaran masa depanj bagi pengambil keputusan. Selain metoda System Dynamics, digunakan pula metoda-metoda dari bidang Hidrologi dan Meteorologi untuk melengkapi alat analisis guna menghitung besamya Evapotranspirasi, Potensi Air Permukaan, Potensi Air Infiltrasi dan menghitung besamya Limpasan Air Permukaan di DAS Citarum Hulu. Metoda-metoda tersebut adalah metoda ASCE Penman-Monteith 2000, metoda Rasional dan metoda Peter. Hasil simulasi menggunakan metoda System Dynamics didapat bahwa penebangan liar adalah penyebab utama rusaknya hutan dan penyebab utama adanya perubahan lahan hutan di dalam Kawasan Hutan Lindung pada DAS Citarum Hulu. Hasil simulasi lainnya dengan metode System Dynamics serta basil penghitungan dengan metoda ASCE Penman-Monteith 2000, metoda Rasional dan metoda Peter menunjukkan bahwa di DAS Citarum Hulu terdapat hubungan yang signifikan antara hutan yang rusak dengan turunnya Volume Air Infiltrasi, turunnya Volume Air di Atmosfer, naiknya Volume Air Permukaan, besamya Aliran Limpasan Air Permukaan dan semakin terdapat kesenjangan antara debit rnaksimum dan minimum. Hasil simulasi dengan metoda System Dynamics menunjukkan pula bahwa kesadaran dan kesepakatan kolektif dari stakeholders di DAS Citarum Hulu untuk menjaga hutan di dalam Kawasan Hutan Lindung secara bijak merupakan landasan agar proses reboisasi terhadap lahan hutan yang rusak menjadi berhasil sehingga luasan hutan kembali meningkat. Hasil simulasi lainnya dengan metode System Dynamics serta hasil penghitungan dengan metoda ASCE Penman-Monteith 2000, metoda Rasional dan metoda Peter menunjukkan bahwa di DAS Citarum Hulu terdapat hubungan yang signifikan antara meningkatnya luasan hutan dengan naiknya Volume Air Infiltrasi, naiknya Volume Air di Atmosfer, terkendalinya Volume Air Permukaan, terkendalinya Aliran Limpasan Air Permukaan dan semakin berkurangnya kesenjangan antara debit maksimum dan minimum. Dalam dunia nyata banyak perilaku Stakeholders yang disadari atau tidak disadari akan berdampak terhadap berkurangnya Kawasan Hutan Lindung pada suatu DAS. Kepedulian dan ketidakpedulian Stakeholders pada suatu DAS adalah kunci untuk terjadinya Kawasan Hutan Lindung yang lestari dan terjaga Ketersediaan Aimya pada DAS tersebut

Deskripsi Alternatif :

Wide of forest in Upper Citarum Watershed for year 1984 up to year 1996 have decreased 21,15%. While wide of forest in Upper Citarum Watershed for the year 1996 up to year 2002 have decreased 44%. The cause of forest degradation in Upper Citarum Watershed is estimated by forest change in Protected Forest Area become usage of other interests. Change of forest in Protected Forest Area is very bothering to water availibility in Upper Citarum Watershed, both of water in liquid form (rainfall, surface water and infiltration water) and also water in the form of gas (vapour). Trouble to water availability in Upper Citarum Watershed cause uncertainty to availability of regional water in the future. In order to depicting for the future behavior of relationship between forest change in Upper Citarum Watershed (as the cause system) and availability of its water (as the effect system), hence needed a model. System Dynamics method represent an effective method to develop a model in which it have relation between forest change and water availability in a Hydrological Cycle as a causality relationship which is not linear and represent closed system from the watershed so that can inform the simulation result of model in the form of behavior that happened of relation between forest change and water availability, and also the information by the model can depicting the future for the decision maker.The study used also Hydrological and Meteorological methods besides of System Dynamics method to equip analyzer utilize to calculating the level of Evapotranspiration, Surface Water Potency, Infiltration Water Potency and calculating Surface Runoff in Upper Citarum Watershed. The methods are ASCE Penman-Monteith 2000 method, Rational method dan Peter method. The simulation by System Dynamics method resulting that illegal Ioging is the primary cause of shattering forest and also the primary cause of forest change in Protected Forest Area at Upper Citarum Watershed. Another simulation by System Dynamics method and calculation using ASCE Penman-Monteith 2000 method, Rational method dan Peter method resulting that it have a significant relationship among degradationing of forest's wide, decreasing of Infiltration Water Volume, decreasing of Atmospheric Water Volume, increasing of Surface Water Volume, increasing of Surface Runoff and difference between maximum debit and minimum. Another simulation by System Dynamics method resulting that the collective agreement and awareness of stakeholders in Upper Citarum Watershed to protect of forest in Protected Forest Area wisely represent the basis for forest rehabilitation process into succeed so that wide of forest become recover. The other simulation by System Dynamics method and calculation using ASCE Penman-Monteith 2000 method, Rational method dan Peter method resulting that it have a significant relationship among recovelying of forest's wide, increasing of Infiltration Water Volume, increasing of Atmospheric Water Volume, decreasing of Surface Water Volume, decreasing of Surface Runoff and reduction of difference between maximum debit and minimum. In the real world many behavior of Stakeholders, realized or not, could affect to forest's wide degradation in Protected Forest Area at the watershed.Care and uncare habit of Stakeholders is the key to create the everlasting Protected Forest Area and to protect the availibility of its water at the watershed

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : 1. Uton Rustam 2.Roos Akbar, Scan : Mudjiono, Editor: mudjiono@

File PDF...