Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2003

KAJIAN KINERJA JARINGAN JALAN BERDASARKAN PERKEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN DALAM KONTEKS PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN TANAH DATAR

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:28
Oleh : Tumbur Hutagaol, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2003-00-00, dengan 1 file

Keyword : Road network, road service level, road capacity, road function, movement need, road network availability, regional economy

Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah pertanian, hal ini terlihat dari dominasi sector pertanian dalam perekonomian wilayah, penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan lahan. Lokasi pertanian tersebar merata diseluruh wilayah dan produksinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini membutuhkan jaringan jalan sebagai pendukung aktivitas sector pertanian tersebut mulai dari kegiatan produksi, pasca panen dan pemasaran. Sementara itu kondisi jaringan jalan yang ada belum dapat mendukung sepenuhnya aktivitas pertanian tersebut, hal ini terlihat dari masih banyaknya ruas jalan yang lebarnya belum memenuhi syarat, kondisi permukaan jalan yang rusak dan masih banyak ruas jalan yang melalui lokasi pertanian belum dapat dilalui kendaraan roda dua sekalipun. Dapat dikatakan bahwa belum ada keseimbangan antara kebutuhan pergerakan angkutan barang dan penduduk yang diakibatkan oleh perkembangan sector pertanian dengan ketersediaan jaringan jalan di kabupaten Tanah Datar. Perkembangan produksi sektor pertanian meningkatkan bangkitan dan tarikan pergerakan yang akan membebani jaringan jalan dan berdampak pada penurunan kinerja jaringan apabila jaringan jalan yang ada tidak ditangani. Metoda yang digunakan dalam studi ini adalah analisis perbandingan antara kebutuhan pergerakan dan ketersediaan jaringan jalan. Kebutuhan pergerakan diperoleh dari faktor pertumbuhan pergerakan yang diakibatkan oleh perkembangan sektor pertanian dan pertumbuhan penduduk. Ketersediaan jaringan jalan dianalisa berdasarkan kinerja jaringan jalan yang dinilai dari tingkat pelayanan jalan dan merujuk kepada rasio volume terhadap kapasitas jalan. Penanganan jaringan jalan didasarkan pada arahan pengembangan jaringan jalan yang tertuang dalam RTRW kabupaten Tanah Datar tahun 2000-2010, yaitu penanganan Jaringan Jalan Strategis (JJS) yang disesuaikan dengan fungsi jalan. Penanganan tersebut disesuaikan dengan skala prioritas, kesinambungan ruas jalan, hirarki jalan sesuai dengan fungsinya, waktu pelaksanaan konstruksi dan ketersediaan dana pembangunan. Berdasarkan skala prioritas, penanganan ruas jalan di kabupaten Tanah Datar diawali dengan pelebaran ruas jalan yang memiliki kinerja buruk yaitu ruas jalan arteri primer Batusangkar - Kubu Kerambil, Kubu Kerambil - Padang Panjang dan pelebaran ruas jalan kolektor primer Batusangkar - Sungai Tarab, Rao-rao - Tabek Patah, Guguk Cino - Setangkai, Batusangkar - Tanjung Balai Bungo. Penanganan jaringan jalan selanjutnya beracuan pada kesinambungan ruas jalan dan hirarki jalan sesuai fungsinya, hingga seluruh Jaringan Jalan Strategis (JJS) selesai ditangani/dikembangkan sesuai dengan fungsinya pada tahun 2010. Dengan selesainya penanganan jaringan jalan ini, maka aktivitas sektor pertanian akan ekonomis sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan sekaligus akan meningkatkan pengembangan wilayah kabupaten Tanah Datar.

Deskripsi Alternatif :

Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah pertanian, hal ini terlihat dari dominasi sector pertanian dalam perekonomian wilayah, penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan lahan. Lokasi pertanian tersebar merata diseluruh wilayah dan produksinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini membutuhkan jaringan jalan sebagai pendukung aktivitas sector pertanian tersebut mulai dari kegiatan produksi, pasca panen dan pemasaran. Sementara itu kondisi jaringan jalan yang ada belum dapat mendukung sepenuhnya aktivitas pertanian tersebut, hal ini terlihat dari masih banyaknya ruas jalan yang lebarnya belum memenuhi syarat, kondisi permukaan jalan yang rusak dan masih banyak ruas jalan yang melalui lokasi pertanian belum dapat dilalui kendaraan roda dua sekalipun. Dapat dikatakan bahwa belum ada keseimbangan antara kebutuhan pergerakan angkutan barang dan penduduk yang diakibatkan oleh perkembangan sector pertanian dengan ketersediaan jaringan jalan di kabupaten Tanah Datar. Perkembangan produksi sektor pertanian meningkatkan bangkitan dan tarikan pergerakan yang akan membebani jaringan jalan dan berdampak pada penurunan kinerja jaringan apabila jaringan jalan yang ada tidak ditangani. Metoda yang digunakan dalam studi ini adalah analisis perbandingan antara kebutuhan pergerakan dan ketersediaan jaringan jalan. Kebutuhan pergerakan diperoleh dari faktor pertumbuhan pergerakan yang diakibatkan oleh perkembangan sektor pertanian dan pertumbuhan penduduk. Ketersediaan jaringan jalan dianalisa berdasarkan kinerja jaringan jalan yang dinilai dari tingkat pelayanan jalan dan merujuk kepada rasio volume terhadap kapasitas jalan. Penanganan jaringan jalan didasarkan pada arahan pengembangan jaringan jalan yang tertuang dalam RTRW kabupaten Tanah Datar tahun 2000-2010, yaitu penanganan Jaringan Jalan Strategis (JJS) yang disesuaikan dengan fungsi jalan. Penanganan tersebut disesuaikan dengan skala prioritas, kesinambungan ruas jalan, hirarki jalan sesuai dengan fungsinya, waktu pelaksanaan konstruksi dan ketersediaan dana pembangunan. Berdasarkan skala prioritas, penanganan ruas jalan di kabupaten Tanah Datar diawali dengan pelebaran ruas jalan yang memiliki kinerja buruk yaitu ruas jalan arteri primer Batusangkar - Kubu Kerambil, Kubu Kerambil - Padang Panjang dan pelebaran ruas jalan kolektor primer Batusangkar - Sungai Tarab, Rao-rao - Tabek Patah, Guguk Cino - Setangkai, Batusangkar - Tanjung Balai Bungo. Penanganan jaringan jalan selanjutnya beracuan pada kesinambungan ruas jalan dan hirarki jalan sesuai fungsinya, hingga seluruh Jaringan Jalan Strategis (JJS) selesai ditangani/dikembangkan sesuai dengan fungsinya pada tahun 2010. Dengan selesainya penanganan jaringan jalan ini, maka aktivitas sektor pertanian akan ekonomis sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan sekaligus akan meningkatkan pengembangan wilayah kabupaten Tanah Datar.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Regional and City Planning
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Iwan Pratoyo Kusumantoro; Scan: Cecep, Editor:

File PDF...