Path: TopS2-ThesesIndustrial Engineering and Management-FTI2003

ANALISIS TARIF GAS BUMI BERDASARKAN
WILLINGNESS TO PAY

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:29
Oleh : TALHAH TAMIA SHAHAB, BIDANG KHUSUS TEKNO EKONOMI PROGRAM STUDI TEKNIK DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Dibuat : 2003-00-00, dengan 1 file

Keyword :
natural gas, willingness to pay, pricing policy

ABSTRAK:

Indonesia memiliki cadangan gas bumi yang cukup besar. yaitu sekitar tiga kali daripada cadangan minvak bumi, sehingga gas bumi merupakan salah satu energi alternatif yang paling menjanjikan, Hal tersebut sesuai dengan salah satu strategi dari Kebijakan Umum Bidang Energi. yaitu untuk melakukan diversifikasi energi. Kendala yang dihadapi pada saat ini adalah masih minimnya infrastruktur yang tersedia untuk penyaluran gas bumi. Dalam rangka mengembangkan jaringan pipa gas khususnva untuk daerah perkotaan di Indonesia, perlu dilakukan analisa untuk menentukan tarif gas bumi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar keinginan para langganan gas bumi untuk inembavar (willingness to pay, It TP) jasa yang telah diterimanya dan hal-hal apa yang perlu diperhatikan bagi perusahaan ntuk peningkatan atau perbaikan pelayanannya. sebagai pertimbangan dalam menentukan tarif gas bumi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa WTP pelanggan terhadap kenaikan tarif gas bumi sangat rendah, antara 0 - 2,9%. Jumlah pemakaian gas bumi merupakan faktor yang mempengaruhi pelanggan dalam memberikan respon tentang WTP. semakin besar jumlah pemakaian gas bumi maka pelanggan akan semakin enggan terhadap kenaikan tarif gas bumi. Survey juga menunjukkan bahwa kualitas gas bumi yang disalurkan serta pelayanan penvaluran gas bumi masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Analisis biaya operasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan (rata-rata) Perusahaan masih memperoleh laba dari pengelolaan gas bumi. Analisis terhadap harga bahan bakar pembanding menunjukkan bahwa ada peluang untuk melakukan kenaikan tarif gas bumi, karena selisih antara tarif gas bumi dengan price leader-nya cukup besar. Dari berbagai variabel yang mempengaruhi tarif gas bumi, maka pengurangan prosentase bagi hasil antara pemerintah dan pemasok gas bumi merupakan alternatif terbaik karena akan menyebabkan penurunan harga beli komoditas gas, sehingga akan meningkatkan marjin keuntungan yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki kehandalan sistem jaringan pipa gas bumi. Dengan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen dan tarif yang dapat diterima konsumen maka pemanfaatan gas bumi di dalam negeri diharapkan akan meningkat.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK:

Indonesia memiliki cadangan gas bumi yang cukup besar. yaitu sekitar tiga kali daripada cadangan minvak bumi, sehingga gas bumi merupakan salah satu energi alternatif yang paling menjanjikan, Hal tersebut sesuai dengan salah satu strategi dari Kebijakan Umum Bidang Energi. yaitu untuk melakukan diversifikasi energi. Kendala yang dihadapi pada saat ini adalah masih minimnya infrastruktur yang tersedia untuk penyaluran gas bumi. Dalam rangka mengembangkan jaringan pipa gas khususnva untuk daerah perkotaan di Indonesia, perlu dilakukan analisa untuk menentukan tarif gas bumi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar keinginan para langganan gas bumi untuk inembavar (willingness to pay, It TP) jasa yang telah diterimanya dan hal-hal apa yang perlu diperhatikan bagi perusahaan ntuk peningkatan atau perbaikan pelayanannya. sebagai pertimbangan dalam menentukan tarif gas bumi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa WTP pelanggan terhadap kenaikan tarif gas bumi sangat rendah, antara 0 - 2,9%. Jumlah pemakaian gas bumi merupakan faktor yang mempengaruhi pelanggan dalam memberikan respon tentang WTP. semakin besar jumlah pemakaian gas bumi maka pelanggan akan semakin enggan terhadap kenaikan tarif gas bumi. Survey juga menunjukkan bahwa kualitas gas bumi yang disalurkan serta pelayanan penvaluran gas bumi masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Analisis biaya operasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan (rata-rata) Perusahaan masih memperoleh laba dari pengelolaan gas bumi. Analisis terhadap harga bahan bakar pembanding menunjukkan bahwa ada peluang untuk melakukan kenaikan tarif gas bumi, karena selisih antara tarif gas bumi dengan price leader-nya cukup besar. Dari berbagai variabel yang mempengaruhi tarif gas bumi, maka pengurangan prosentase bagi hasil antara pemerintah dan pemasok gas bumi merupakan alternatif terbaik karena akan menyebabkan penurunan harga beli komoditas gas, sehingga akan meningkatkan marjin keuntungan yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki kehandalan sistem jaringan pipa gas bumi. Dengan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen dan tarif yang dapat diterima konsumen maka pemanfaatan gas bumi di dalam negeri diharapkan akan meningkat.

Beri Komentar ?#(2) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiBIDANG KHUSUS TEKNO EKONOMI PROGRAM STUDI TEKNIK DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...


  • Pembimbing I:
    Ir. Gatot Yudoko, Ph.D.

    Scanner:
    Korry
    , Editor:

File PDF...