Path: Top > Member > neneng@unix.lib.itb.ac.id

KAJIAN REROUTING TRAYEK ANGKUTAN UMUM
DI DKI JAKARTA

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-06-29 14:15:51
Oleh : Nurul Hidayati (NIM 25000053), S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2003-01-00, dengan 1 file

Keyword :


Nomor Panggil (DDC) :
T 388.041 HID

Sumber pengambilan dokumen : Tesis MAgister Teknik Sipil Bidang Khusus Rekayasa Transportasi (20060841)

Abstrak :


Kajian Rerouting Trayek Angkutan Umum di DKI Jakarta, Nurul Hidayati, Program Magister Teknik Sipil, 2003, Pengutamaan Rekayasa Transportasi, Institut Teknologi Bandung.


Trayek angkutan umum yang tumpang tindih dan rendahnya tingkat pelayanan merupakan indikasi kurang baiknya pengoperasian angkutan umum. Hal ini dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas yang umum terjadi di perkotaan.

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja trayek angkutan umum, merencanakan beberapa afternatif dan membandingkannya. Metode analisis multi kriteria digunakan dalam analisis dengan variabel overlapping trayek, perbandingan volume lalu lintas dan kapasitas ruas jalan serta struktur rute. Trayek yang ditinjau adalah bus besar di DKI Jakarta, bis PPD Regular dengan nomortrayek 10, 38, 40, 58 dan 213.

Tinjauan untuk tiap trayek dilakukan dengan memperhatikan rutenya. Aftematif rute yang diberikan adalah merubah beberapa ruas jalan dalam rute tersebut, dengan memilih jumlah hasil kali bobot dan nilai/skor (W) ruas jalan yang kecil kemudian dibuat beberapa aftematii yang mungkin. Penilaian rute dengan nilai W ruas jalan yang berubah per kilometer, dan atau dengan perbedaan jarak trayek antara kondisi eksisting dan altematif (skenario). Nilai W per kilometer yang lebih besar adalah yang lebih baik, dan atau perbedaan jarak trayek yang lebih besar adalah yang lebih baik.

Hasil pemilihan rute yang terbaik tap trayek adalah: untuk PPD 10 skenario1, dengan nilai W per kilometer dari 0,0213 per km pada kondisi eksisting 1 menjadi 0,0230 per km pada skenario 1, untuk PPD 38 skenario 1, dengan nilai W per kilometer dari 0,0213 per km pada kondisi eksisting 1 menjadi 0,0230 per km pada skenario l, untuk PPD 40 eksisting, dengan nilai W per kilometer dari 0,0242 per km pada kondisi eksisting l menjadi 0,0220 per km pada skenario l, dan dari 0,0237 per km pada kondisi eksisting 2 menjadi 0,0235 per km pada skenario 2, untuk PPD 58 skenario l, dengan perbedaan jarak trayek antara kondisi eksisting dan alternatif (skenario) yaitu 5,727 km pada skenariol dan 1,3700 km pada skenario 2, sedangkan untuk PPD 213 skenario 2, dengan perbedaan jarak trayek antara kondisi eksisting dan alternatif (skenario) yaitu 1,5162 km pada skenario2 dan 1,1696 km pada skenariol.

Deskripsi Alternatif :

Abstract :


Rerouting Study of Public Transport in DKI Jakarta, Nurul Hidayati, Civil Engineering Graduate Programme, 2003, Transportation Engineering Specialization, Bandung Institute of Technology.


Overlapping route and low level of service of public transport is an indicator of bad operation of public transport. This condition can cause traffic jam particularly in city.

The objectives of this research were evaluating the route performance of public transport, rerouting and comparing some alternative routes. Multy criteria analysis method was used by considering route overlapping, volume and capacity ratio and route structure as the variables. The routes of study were route number 10, 38, 40, 58 and 213 of PPD regular big bus in DKI Jakarta.

The selection of the route to be evaluated was existing route. Alternative route was gave to changing by selecting of some low value road links in the route, and then it was made some possible alternative. A route was estimated with a value of W per kilometer for road links which changed or and between existing and alternative (scenario) condition difference of route distance. The better route were selected by comparing the alternatives by choosing the higher value of W per kilometer or and the higher difference of route distance.

The reseach results were; PPD 10 scenario l, with 0,0213 per km a value of W per kilometer in existing l condition to be 0,0230 per km in scenario l, PPD 38 scenario l, with 0,0213 per km a value of W per kilometer in existingl condition to be 0,0230 per km in scenariol, PPD 40 existing, with 0,0242 per km a value of W per kilometer in existing l condition to be 0,0220 per km in scenario l and 0,0237 per km in existing 2 condition to be 0,0235 per km in scenario 2, PPD 58 scenariol, with 5,727 km difference between existing and alternative (scenario) condition of route distance in scenariol and 1,3700 km in scenario 2, while for PPD 213 scenario 2, with 1,516'2 km difference between existing and alternative (scenario) condition of route distance in scenario 2 and 1,1696 km in scenario l.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I:
    Sri Hendarto,Ir., MSc

    Pembimbing II:
    Ofyar Z. Tamin, Prof., Ir., MSc., Ph.D,

    Scan :
    Neneng
    (2006-06-290

    , Editor: neneng@#publisher#

File PDF...