Path: TopS2-ThesesRegional and City Planning2003

PRINSIP PERANCANGAN KOTA BANDUNG DENGAN PERTIMBANGAN IKLIM TROPIS (PANAS LEMBAB)

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-09 19:21:24
Oleh : Muhammad Nawawi, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2003-09-12, dengan 1 file

Keyword : City planning, Plans based on environment, climate

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidaksesuaian antara kondisi dan
karakter iklim tropis (panas lembab) dengan elemen-elemen pembentuk Kota
Bandung yang seharusnya dimiliki oleh sebuah kota yang dapat memberikan
kenyamanan, keselamatan, kesehatan, penghematan energi. Persepsi mengenai
pengaruh iklim terhadap aktifitas masyarakat kota tergolong rendah meskipun secara
normatif memenuhi kriteria dan indikator yang telah dirumuskan. Persoalan studi
pada Kota Bandung yaitu tingginya kepadatan lahan terbangun, kurangnya
perlindungan pejalan terhadap pengaruh iklim/cuaca, penurunan kualitas dan
kuantitas ruang terbuka hijau/tata hijau, tingginya curah hujan tidak ikuti sistem
prasarana drainase yang baik dan optimal, dan tingginya penggunaan energi
kendaraan bermotor dan pengkondisian udara. Untuk itu studi ini merupakan suatu
usaha untuk merumuskan prinsip perancangan kota yang mempertimbangkan iklim
tropis panas lembab yang menyangkut aspek yang perlu dipertimbangkan, kriteria
dan indikator, komponen yang perlu diatur serta konsep perancangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif nonnatif dan deskriptif
preskriptif. Penelitian eksploratif normatif digunakan untuk menjelaskan suatu
pandangan atau hubungan-hubungan yang baru tentang suatu gejala dengan bertitik
tolak pada keadaan atau fenomena yang terjadi, melalui pertimbangan iklim tropis
dalam konteks perancangan kota dan perencanaan lingkungan manusia. Sedangkan
metode deskriptif dan preskriptif menggambarkan karakter dan persoalan, dan
membuat pemecahan terhadap persoalan perancangan untuk merumuskan prinsip
perancangan berdasarkan kajian normatif, karakter dan persoalan yang terkait
dengan iklim di Kota Bandung
Berdasarkan karakter dan persoalan lingkungan iklim tropis dan perancangan
maka rumusan konsep dan prinsip perancangan Kota Bandung yang
mempertimbangakan iklim tropis (panas lembab) adalah (i) Peningkatan intensitas
lahan, dilihat dari tingkat kepadatan bangunan serta daya tampung wilayah yang
terbangun, dilakukan dengan pola pemanfaatan lahan vertikal terbatas dengan
pengembangan prasarana perumahan (rumah susun), (ii) Penghijauan atau
penghutanan kota (peneduhan dengan penataan pepohonan) secara menyeluruh dan
merata, (iii) Penataan bentuk kota dan massa bangunan dilakukan dengan pola
menyebar, menerus, dan terbuka. (iv) Perlindungan terhadap iklim/cuaca, dilakukan
dengan menciptakan kantung jalur pejalan antar kawasan dan (v) Pemisahan sirkulasi
kendaraan dan pejalan.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidaksesuaian antara kondisi dan
karakter iklim tropis (panas lembab) dengan elemen-elemen pembentuk Kota
Bandung yang seharusnya dimiliki oleh sebuah kota yang dapat memberikan
kenyamanan, keselamatan, kesehatan, penghematan energi. Persepsi mengenai
pengaruh iklim terhadap aktifitas masyarakat kota tergolong rendah meskipun secara
normatif memenuhi kriteria dan indikator yang telah dirumuskan. Persoalan studi
pada Kota Bandung yaitu tingginya kepadatan lahan terbangun, kurangnya
perlindungan pejalan terhadap pengaruh iklim/cuaca, penurunan kualitas dan
kuantitas ruang terbuka hijau/tata hijau, tingginya curah hujan tidak ikuti sistem
prasarana drainase yang baik dan optimal, dan tingginya penggunaan energi
kendaraan bermotor dan pengkondisian udara. Untuk itu studi ini merupakan suatu
usaha untuk merumuskan prinsip perancangan kota yang mempertimbangkan iklim
tropis panas lembab yang menyangkut aspek yang perlu dipertimbangkan, kriteria
dan indikator, komponen yang perlu diatur serta konsep perancangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif nonnatif dan deskriptif
preskriptif. Penelitian eksploratif normatif digunakan untuk menjelaskan suatu
pandangan atau hubungan-hubungan yang baru tentang suatu gejala dengan bertitik
tolak pada keadaan atau fenomena yang terjadi, melalui pertimbangan iklim tropis
dalam konteks perancangan kota dan perencanaan lingkungan manusia. Sedangkan
metode deskriptif dan preskriptif menggambarkan karakter dan persoalan, dan
membuat pemecahan terhadap persoalan perancangan untuk merumuskan prinsip
perancangan berdasarkan kajian normatif, karakter dan persoalan yang terkait
dengan iklim di Kota Bandung
Berdasarkan karakter dan persoalan lingkungan iklim tropis dan perancangan
maka rumusan konsep dan prinsip perancangan Kota Bandung yang
mempertimbangakan iklim tropis (panas lembab) adalah (i) Peningkatan intensitas
lahan, dilihat dari tingkat kepadatan bangunan serta daya tampung wilayah yang
terbangun, dilakukan dengan pola pemanfaatan lahan vertikal terbatas dengan
pengembangan prasarana perumahan (rumah susun), (ii) Penghijauan atau
penghutanan kota (peneduhan dengan penataan pepohonan) secara menyeluruh dan
merata, (iii) Penataan bentuk kota dan massa bangunan dilakukan dengan pola
menyebar, menerus, dan terbuka. (iv) Perlindungan terhadap iklim/cuaca, dilakukan
dengan menciptakan kantung jalur pejalan antar kawasan dan (v) Pemisahan sirkulasi
kendaraan dan pejalan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Djoko Sujarto; Scan & edited by: caca@unix.lib.itb.ac.id, Editor:

Download...