Path: TopS2-ThesesUrban and Regional Planning-SAPPK2003

PRINSIP PERANCANGAN KOTA BANDUNG DENGAN PERTIMBANGAN IKLIM TROPIS (PANAS LEMBAB)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:27
Oleh : Muhammad Nawawi, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2003-09-12, dengan 1 file

Keyword : City planning, Plans based on environment, climate

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidaksesuaian antara kondisi dan

karakter iklim tropis (panas lembab) dengan elemen-elemen pembentuk Kota

Bandung yang seharusnya dimiliki oleh sebuah kota yang dapat memberikan

kenyamanan, keselamatan, kesehatan, penghematan energi. Persepsi mengenai

pengaruh iklim terhadap aktifitas masyarakat kota tergolong rendah meskipun secara

normatif memenuhi kriteria dan indikator yang telah dirumuskan. Persoalan studi

pada Kota Bandung yaitu tingginya kepadatan lahan terbangun, kurangnya

perlindungan pejalan terhadap pengaruh iklim/cuaca, penurunan kualitas dan

kuantitas ruang terbuka hijau/tata hijau, tingginya curah hujan tidak ikuti sistem

prasarana drainase yang baik dan optimal, dan tingginya penggunaan energi

kendaraan bermotor dan pengkondisian udara. Untuk itu studi ini merupakan suatu

usaha untuk merumuskan prinsip perancangan kota yang mempertimbangkan iklim

tropis panas lembab yang menyangkut aspek yang perlu dipertimbangkan, kriteria

dan indikator, komponen yang perlu diatur serta konsep perancangan.

Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif nonnatif dan deskriptif

preskriptif. Penelitian eksploratif normatif digunakan untuk menjelaskan suatu

pandangan atau hubungan-hubungan yang baru tentang suatu gejala dengan bertitik

tolak pada keadaan atau fenomena yang terjadi, melalui pertimbangan iklim tropis

dalam konteks perancangan kota dan perencanaan lingkungan manusia. Sedangkan

metode deskriptif dan preskriptif menggambarkan karakter dan persoalan, dan

membuat pemecahan terhadap persoalan perancangan untuk merumuskan prinsip

perancangan berdasarkan kajian normatif, karakter dan persoalan yang terkait

dengan iklim di Kota Bandung

Berdasarkan karakter dan persoalan lingkungan iklim tropis dan perancangan

maka rumusan konsep dan prinsip perancangan Kota Bandung yang

mempertimbangakan iklim tropis (panas lembab) adalah (i) Peningkatan intensitas

lahan, dilihat dari tingkat kepadatan bangunan serta daya tampung wilayah yang

terbangun, dilakukan dengan pola pemanfaatan lahan vertikal terbatas dengan

pengembangan prasarana perumahan (rumah susun), (ii) Penghijauan atau

penghutanan kota (peneduhan dengan penataan pepohonan) secara menyeluruh dan

merata, (iii) Penataan bentuk kota dan massa bangunan dilakukan dengan pola

menyebar, menerus, dan terbuka. (iv) Perlindungan terhadap iklim/cuaca, dilakukan

dengan menciptakan kantung jalur pejalan antar kawasan dan (v) Pemisahan sirkulasi

kendaraan dan pejalan.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidaksesuaian antara kondisi dan

karakter iklim tropis (panas lembab) dengan elemen-elemen pembentuk Kota

Bandung yang seharusnya dimiliki oleh sebuah kota yang dapat memberikan

kenyamanan, keselamatan, kesehatan, penghematan energi. Persepsi mengenai

pengaruh iklim terhadap aktifitas masyarakat kota tergolong rendah meskipun secara

normatif memenuhi kriteria dan indikator yang telah dirumuskan. Persoalan studi

pada Kota Bandung yaitu tingginya kepadatan lahan terbangun, kurangnya

perlindungan pejalan terhadap pengaruh iklim/cuaca, penurunan kualitas dan

kuantitas ruang terbuka hijau/tata hijau, tingginya curah hujan tidak ikuti sistem

prasarana drainase yang baik dan optimal, dan tingginya penggunaan energi

kendaraan bermotor dan pengkondisian udara. Untuk itu studi ini merupakan suatu

usaha untuk merumuskan prinsip perancangan kota yang mempertimbangkan iklim

tropis panas lembab yang menyangkut aspek yang perlu dipertimbangkan, kriteria

dan indikator, komponen yang perlu diatur serta konsep perancangan.

Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif nonnatif dan deskriptif

preskriptif. Penelitian eksploratif normatif digunakan untuk menjelaskan suatu

pandangan atau hubungan-hubungan yang baru tentang suatu gejala dengan bertitik

tolak pada keadaan atau fenomena yang terjadi, melalui pertimbangan iklim tropis

dalam konteks perancangan kota dan perencanaan lingkungan manusia. Sedangkan

metode deskriptif dan preskriptif menggambarkan karakter dan persoalan, dan

membuat pemecahan terhadap persoalan perancangan untuk merumuskan prinsip

perancangan berdasarkan kajian normatif, karakter dan persoalan yang terkait

dengan iklim di Kota Bandung

Berdasarkan karakter dan persoalan lingkungan iklim tropis dan perancangan

maka rumusan konsep dan prinsip perancangan Kota Bandung yang

mempertimbangakan iklim tropis (panas lembab) adalah (i) Peningkatan intensitas

lahan, dilihat dari tingkat kepadatan bangunan serta daya tampung wilayah yang

terbangun, dilakukan dengan pola pemanfaatan lahan vertikal terbatas dengan

pengembangan prasarana perumahan (rumah susun), (ii) Penghijauan atau

penghutanan kota (peneduhan dengan penataan pepohonan) secara menyeluruh dan

merata, (iii) Penataan bentuk kota dan massa bangunan dilakukan dengan pola

menyebar, menerus, dan terbuka. (iv) Perlindungan terhadap iklim/cuaca, dilakukan

dengan menciptakan kantung jalur pejalan antar kawasan dan (v) Pemisahan sirkulasi

kendaraan dan pejalan.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Djoko Sujarto; Scan & edited by: caca@unix.lib.itb.ac.id, Editor:

File PDF...