Path: Top > S2-Theses > Mining Engineering-FTTM > 2002

PERIMBANGAN ROYALTI PTFI UNTUK TIAP-TIAP KABUPATEN DAERAH PRODUKSI DI PROVINSI PAPUA: Pendekatan AHP

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:55:57
Oleh : Yakob Panus Jingga, S2 - Mining Engineering
Dibuat : 2002-00-00, dengan 1 file

Keyword : Royalty proportion, production area, analytical hierarchi process

Rata-rata kontribusi PTFI = Rp 738.110 juta/tahun, atau setara dengan 13,44% dari jumlah bahan galian yang dieksploitasi. Dari jumlah kontribusi tersebut, rata-rata penerimaan royalti adalah 12,60%; yang didistribusikan kepada Pemerintah Pusat 20%, dan Pemerintah Daerah 80%. Dengan adanya pemekaran daerah Otonom di Propinsi Papua, menyebabkan peraturan perundang-undangan perimbangan royalti yang digunakan sudah tidak sesuai lagi. Akibatnya royalti dibagi secara merata tanpa mempertimbangkan filosofi royalti itu sendiri, dan beberapa Pemda merasa keberatan atas keputusan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pemodelan perimbangan royalti dengan mengikuti kaidah-kaidah AHP. Model intuisi yang dihasilkan diuji tingkat validasinya berdasarkan indeks konsistensi dan konsep-konsep pembangunan berkelanjutan yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data kuesioner. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner menggunakan software Expert Choice Var. 9.5, prioritas perimbangan royalti lebih mempertimbangkan Kondisi Perekonomian (= 56,9%) dan Kependudukan (= 27,5%) dibanding Dampak dan Kontribusi Kontrak Karya (= 15,6%). Prioritas pertimbangan ekonomi lebih didominasi oleh PDRB (= 29,6%), PAD (= 8,4%), Transportasi Darat (= 8,1%) dan APBD (= 5,6%). Faktor Kependudukan diwakili oleh kriteria Miskin (= 6,4%) dan kriteria Tani (= 5,2%). Faktor Dampak dan Kontribusi Kontrak Karya menempati urutan ke 11 dengan prioritas dibawah 5%. Sehubungan dengan maksud dan tujuan penerapan royalti, dan untuk memenuhi azas keadilan dan pemerataan, maka prosentase perimbangan royalti adalah: Pemda Mimika = 14,6%, Paniai = 25,3%, Puncak jaya = 36,9%, dan Pemda Jayawijaya = 23,2%.

Deskripsi Alternatif :

Rata-rata kontribusi PTFI = Rp 738.110 juta/tahun, atau setara dengan 13,44% dari jumlah bahan galian yang dieksploitasi. Dari jumlah kontribusi tersebut, rata-rata penerimaan royalti adalah 12,60%; yang didistribusikan kepada Pemerintah Pusat 20%, dan Pemerintah Daerah 80%. Dengan adanya pemekaran daerah Otonom di Propinsi Papua, menyebabkan peraturan perundang-undangan perimbangan royalti yang digunakan sudah tidak sesuai lagi. Akibatnya royalti dibagi secara merata tanpa mempertimbangkan filosofi royalti itu sendiri, dan beberapa Pemda merasa keberatan atas keputusan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pemodelan perimbangan royalti dengan mengikuti kaidah-kaidah AHP. Model intuisi yang dihasilkan diuji tingkat validasinya berdasarkan indeks konsistensi dan konsep-konsep pembangunan berkelanjutan yang dijelaskan oleh beberapa ahli. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data kuesioner. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner menggunakan software Expert Choice Var. 9.5, prioritas perimbangan royalti lebih mempertimbangkan Kondisi Perekonomian (= 56,9%) dan Kependudukan (= 27,5%) dibanding Dampak dan Kontribusi Kontrak Karya (= 15,6%). Prioritas pertimbangan ekonomi lebih didominasi oleh PDRB (= 29,6%), PAD (= 8,4%), Transportasi Darat (= 8,1%) dan APBD (= 5,6%). Faktor Kependudukan diwakili oleh kriteria Miskin (= 6,4%) dan kriteria Tani (= 5,2%). Faktor Dampak dan Kontribusi Kontrak Karya menempati urutan ke 11 dengan prioritas dibawah 5%. Sehubungan dengan maksud dan tujuan penerapan royalti, dan untuk memenuhi azas keadilan dan pemerataan, maka prosentase perimbangan royalti adalah: Pemda Mimika = 14,6%, Paniai = 25,3%, Puncak jaya = 36,9%, dan Pemda Jayawijaya = 23,2%.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Ambyo Mangunwidjaya; Pembimbing II: Widjajono P.; Scan: Koryati, Editor:

File PDF...