Path: Top > Member > mudjiono@cyberlib.itb.ac.id

SELECTION OF DEVELOPMENT ALTERNATIVES FOR FLANK AND CREST AREAS OF CHANNEL AND SUBTIDAL SHEET COMPLEX

Master Theses from / 2005-11-21 08:10:20
Oleh : Marno, S2 - Petroleum Engineering
Dibuat : 2002-00-00, dengan 1 file

Keyword : Two basic types of reservoirs are distinguished as channelized sandstones and sub-tidal sheet sandstones.

Nomor Panggil (DDC) : T. 622.338.2 MAR
Sumber pengambilan dokumen : 20050459

Sari:

Reservoir utama lapangan Rumbai adalah formasi batupasir Bekasap. Berdasarkan evaluasi geologi, batuan di formasi Bekasap memiliki karakter yang tidak seragam. Ketidakseragaman ini terlihat pada sangat bervariasinya kinerja produksi dari setiap sumur yang telah beroperasi. Untuk keperluan pemetaan karakter batuan, tipe batuan dibedakan menjadi dua karakter dasar yaitu channel dan sub-tidal.Two basic types of reservoirs are distinguished as channelized sandstones and sub-tidal sheet sandstones.

Pengembangan lapangan Kotabatak tahap kedua lebih didorong oleh nilai keekonomian yang dapat dihasilkan dari proyek pengembangan tersebut. Oleh karena itu, tahap awal pengembangan ini dimulai dari daerah yang memiliki potensi cadangan yang tinggi dan data geologi serta kinerja produksi yang telah diyakini keakuratannya. Perluasan pengembangan proyek didasarkan pada kesamaan karakter geologi dan produksinya. Strategy ini menyebabkan daerah yang tidak diyakini akan memberikan nilai ekonomi tinggi, karena kurangnya data penunjang, akan ditinggalkan. Daerah tesebut adalah daerah pinggiran reservoir dan daerah puncak yang telah mengalami kegagalan pada proyek percobaan sebelunnrya.


Pada Tesis ini akan dilakukan evaluasi terhadap daerah yang belum tersentuh tadi terhadap kemungkinan berbagai jenis pengembangan lebih lanjut. Beberapa jenis pengembangan telah dievaluasi untuk diterapkan di daerah tersebut, mulai dari penambahan sumur produksi saja sampai pengembangan injeksi air berpola. Perkiraan kinerja setiap jenis pengembangan dilakukan dengan menggunakan bantuan simulator.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa kombinasi antara injeksi air berpola dan injeksi air secara peripheral di kedua daerah tersebut, di mana dalam penempatan sumur memperhatikan penyebaran jenis facies batuannya, memberikan peningkatan cadangan terambil yang paling tinggi. Evaluasi keekonomian terhadap seluruh alternatip pengembangan menunjukkan bahwa alternatip pengembangan di atas juga memberikan nilai ekonomi yang tertinggi.

Deskripsi Alternatif :

Abstract:

The principle reservoir in Kotabatak field is the Bekasap formation. The field studies and analyses of production characteristics confirm that the field is a geologically complex reservoir. It exhibits a large variation of production response across the reservoir. Changes in rock properties, faulting, and channelization of the major sands have contributed to complexity of the formation. Two basic types of reservoirs are distinguished as channelized sandstones and sub-tidal sheet sandstones.

Secondary field development of Kotabatak field was driven by economics value. Because of this driver, the first secondary development was started from the highest potential reserves and lowest geological risk area. The development was expanded to the area, which has geological and reservoir performance similarity. The coverage area of expansion is mostly located at the center body of the field. Flank and crest reservoir have not been covered by this expansion and left as it is.
This work focuses on the potential assessment of the flank and crest areas by considering the geological facies distribution and well-by-well performance. Numerous development alternatives are evaluated to quantify the potential reserves that could be recovered. Economic evaluation is then performed based on prediction incremental reserves.

The prediction was done using 3D flow simulation numerical model. Economic figures are used as basis in defining the optimum development alternatives.
Based on results of this study, the edges of the reservoir characterized by alternate channel and sub-tidal sheet facies show that a combination of denser peripheral and wide spacing pattern waterflood that consider the facies distribution during placing the wells gave the highest recovery. For the crest area dominated by channel facies, a form of peripheral flood gives significant incremental recovery over the fully pattern waterflood development. This scenario should be selected as the optimum development alternative offering the highest additional recovery and economics value.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : 1. Pudji Permadi,2. Widjajono Partowidagdo, Scan : Mudjiono, Editor: mudjiono@

File PDF...