Path: TopS2-ThesesMining Engineering-FTTM2002

KAJIAN SISTEM DAN POTENSI AIRTANAH DI SUB CEKUNGAN GEROKGAK-BULELENG PROPINSI BALI

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:55:57
Oleh : I Made Gunaarsa, S2 - Mining Engineering
Dibuat : 2002-02-00, dengan 1 file

Keyword : Groundwater resources potential

Kajian sistem dan potensi sumberdaya airtanah merupakan hal yang sangat mendasar di dalam perencanaan dan pengembangaan suatu wilayah. Kajian ini dilaksanakan di DAS Banyupoh, Gerokgak, Saba, Ambengan dan Banyumala yang merupakan sub bagian cekungan Singaraja, Bagian Barat Kabupaten Buleleng.Litologi daerah penelitian terdiri dari:endapan Aluvial berumur kuarter, batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan dan Batur, batuan gunungapi Jembrana, batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan Purba, batuan gunungapi Pulaki, formasi Asah dan Sorga. Airtanah di wilayah penelitian merupakan airtanah babas sistem, berbutir dan celahan/rekahan. Sistem aliran berbutir di jumpai di endapan Aluvial, sedangkan sistem celahan/rekahan dijumpai di batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan dan batur, Jembrana, kelompok Buyan-Bratan Purba, Pulaki, formasi Asah dan Sorga. Arah aliran airtanah secara umum mengarah kesehatan. Nilai transmisivitas (T) yang berkisar antara 28,8 m/hari - 2.373 m/hari, dengan ketebalan akuifer (b) rata-rata 31,5 m dan konduktifitas hidrolik (K) antara 10- - 10? cm/det. Dengan metode geohidrotogi potensi airtanah di wilayah penelitian diperkirakan sebesar 338.913.662 m/tahun. Pengisian airtanah tahunan di wilayah penelitian adalah sebesar :134 mm/tahun untuk DAS Banyupoh, 134 mm/tahun untuk DAS Gerokgak, 82 mm/tahun untuk DAS Saba, 119 mm/tahun untuk DAS Ambengan dan 42 mm/tahun untuk DAS Banyumala. Sehingga dengan pendekatan neraca air dari kelima DAS jumlah airtanah sebesar 27.243.600 m/tahun. Kuantitas airtanah hasil analisis di Balai Laboratoriun Kesehatan Denpasar adalah golongan A, air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu.

Deskripsi Alternatif :

Kajian sistem dan potensi sumberdaya airtanah merupakan hal yang sangat mendasar di dalam perencanaan dan pengembangaan suatu wilayah. Kajian ini dilaksanakan di DAS Banyupoh, Gerokgak, Saba, Ambengan dan Banyumala yang merupakan sub bagian cekungan Singaraja, Bagian Barat Kabupaten Buleleng.Litologi daerah penelitian terdiri dari:endapan Aluvial berumur kuarter, batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan dan Batur, batuan gunungapi Jembrana, batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan Purba, batuan gunungapi Pulaki, formasi Asah dan Sorga. Airtanah di wilayah penelitian merupakan airtanah babas sistem, berbutir dan celahan/rekahan. Sistem aliran berbutir di jumpai di endapan Aluvial, sedangkan sistem celahan/rekahan dijumpai di batuan gunungapi kelompok Buyan-Bratan dan batur, Jembrana, kelompok Buyan-Bratan Purba, Pulaki, formasi Asah dan Sorga. Arah aliran airtanah secara umum mengarah kesehatan. Nilai transmisivitas (T) yang berkisar antara 28,8 m/hari - 2.373 m/hari, dengan ketebalan akuifer (b) rata-rata 31,5 m dan konduktifitas hidrolik (K) antara 10- - 10? cm/det. Dengan metode geohidrotogi potensi airtanah di wilayah penelitian diperkirakan sebesar 338.913.662 m/tahun. Pengisian airtanah tahunan di wilayah penelitian adalah sebesar :134 mm/tahun untuk DAS Banyupoh, 134 mm/tahun untuk DAS Gerokgak, 82 mm/tahun untuk DAS Saba, 119 mm/tahun untuk DAS Ambengan dan 42 mm/tahun untuk DAS Banyumala. Sehingga dengan pendekatan neraca air dari kelima DAS jumlah airtanah sebesar 27.243.600 m/tahun. Kuantitas airtanah hasil analisis di Balai Laboratoriun Kesehatan Denpasar adalah golongan A, air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Komang Anggayana; Pembimbing II: Lilik Eko Widodo; Scan: Caca Mulyana, Editor:

File PDF...