Path: TopMemberhidayat@unix.lib.itb.ac.id

KAJIAN KERUSAKAN
BANGUNAN PENGENDALI EROSI DI PANTAI ERETAN
INDRAMAYU

A STUDY ON THE DAMAGE OF EROSION BARRIER STRUCTURE IN ERETAN BEACH INDRAMAYU

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-03-23 14:51:29
Oleh : Ida Suasaningsun, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2002-02-25, dengan 1 file

Keyword :

Erosion, incoming wave, slide, construction stability, shore line
Subjek :
Reclamation-Shore protection

Kepala Subjek :
Hydrolic engineering

Nomor Panggil (DDC) :
T 627.58 SUA

Sumber pengambilan dokumen : 20060532

Abstrak :

Erosi yang terjadi di Pantai Eretan diperkirakan 18 meter/tahun Arah erosi yang mengarah ke badan jalan raya Pamanukan-Cirebon dikategorikan kritis sehingga memerlukan penanganan dengan segera karena jika dibiarkan, erosi akan merusakkan badan jalan raya tersebut.
Usaha penanggulangan yang telah dilakukan adalah pembangunan tanggul laut (rubble Mound) pada tahun 1993. Di kaki tanggul laut dipasang krib-krib kecil dengan jarak satu sama lain 50 meter dengan tinggi 1 meter dan panjang 25 meter yang diharapkan untuk menangkap sedimen, Usaha yang dilakukan kurang berhasil karena dari pengamatan tahun 2000 terlihat armor dari batu pecah lerengnya yang semula direncanakan 1: 2 longsor menjadi 1:5 Sedangkan krib-krib yang terlihat banyak yang hilang atau mengalami kerusakan.
Setelah dikaji dengan data gelombang datang, kelongsoran yang terjadi pada lereng diakibatkan oleh kurangnya berat batu. Karena sulit mendapat-kan batu 72 kg di pasaran maka Puslitbang air menCari alternatif dengan membuat blok beton berbagai bentuk ( misalnya : kubus, silinder dsb) untuk menda.patkan harga Kd yang lebih besar sehingga memperoleh berat yang lebih ringan. Jika dirasa bentuk kubus belum padat karya dan mahal, maka akan dicari bentuk lain yang lebih ekonomis. Sedangkan kerusakan pada krib diakibatkan oleh ketinggian krib yang kurang seperti yang disarankan yaitu: tinggi 2 meter dan panjang krib ke arah laut 50 meter dengan jarak antar krib 150 m.

Deskripsi Alternatif :

Abstract :

The erosion occurring in Eretan Beach about 18 m/year which to follow to the main road between Cirebon and Pamanukan is cribs category so it's requires immediate handling because if it slighted it'll damaged the main road .
The Prevention effort already conducted is the construction of a rubble mound in the year 1993, In front of the sea embankments, small cribs with a distance of 50 meters in between, a height of 1 meter and a length of 25 meters, are functioned to catch sediments. The Prevention effort already conducted not sucsess because from observation in the year 2000, it can be seen that the armors made of split stone slopes which were initially planned with the ratio of 1: 2, slid to 1:5. As for the cribs observed, many were missing or damaged.
After conducting studies from the coming wave data, the slides occurring on the slopes were found to be caused by the minus stone weight,. Since it is difficult to obtain stones with a weight of 72 kg in the market, Water Research and Development Centre conducted a research by constructing different kinds of concrete blocks (like: cube concrete, sylinder, etc) to obtain a higher Kd value, as to obtain lighter weight.. If the cube shape is still considered inefficient and expensive, a search for other shapes which are more economical will then be conducted. While the damage on cribs is caused by the lack of height suggested to be 2 meters and 50 meters in length with 150 in in between

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1
    Sri Legowo, Dr.Ir.

    Pembimbing 2
    Syamsudin, Dr.Ir., Dipl.HE

    Scan
    Hidayat (2006-02-27)

    , Editor: hidayat@#publisher#

File PDF...