Path: Top > S2-Theses > Design-FSRD > 2001

Warna Pada Mobil Jenis Minibus

Pilihan Warna Masyarakat Menengah di Kota Bandung

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:46:46
Oleh : Setiawan S, PROGRAM MAGISTER SENI RUPA DAN DESAIN
Dibuat : 2001, dengan 1 file

Keyword : Colour, urban people, life style, car shapes, emotional attraction, market

target, Trend, information, the media.

Warna merupakan unsur yang dapat dikuantifikasikan menurut ahli-ahli bidang ilmu

fisika atau kimia dulu. Namun, bila dikaitkan dengan manusia, warna berkaitan

dengan unsur rasa. Pada perancangan sebuah produk, karena orientasi utama adalah

dari sisi kebutuhan akan fungsi bagi konsumen, aspek warna tidak dapat dilepaskan

dari pendekatan terhadap manusia itu sendiri. Pada produk mobil walaupun warna

merupakan unsur pelengkap akhir -setelah pertimbangan teknis fungsi- namun

ternyata dapat mempengaruhi pertimbangan masyarakat dalam mengambil

keputusan untuk membeli produk tersebut.

Masyarakat kota, khususnya Bandung, memiliki karakter tersendiri dalam

berkomunikasi dengan lingkungannya. Interaksi tersebut menjadi gaya hidup khas

masyarakat urban yang juga mempengaruhi persepsi dan interpretasi mereka dalam

memilih bentuk mobil maupun warnanya. Disamping itu, kemajuan teknologi

mendorong perkembangan produk-produk industri otomotif untuk dapat muncul

dengan tampilan yang lebih bersifat kekinian untuk menarik masyarakat untuk

memilikinya. Bagi masyarakat, warna sebuah mobil lebih ditangkap sebagai unsur

yang bisa menunjang penampilannya sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap

gaya hidup.

Warna mobil bagi sebagian masyarakat tidak hanya menjadi identitas pengenal.

Tetapi, kenyataannya juga menjadi daya tarik emosi untuk menonjolkan kehadiran

pribadi pemiliknya terhadap lingkungan suatu komunitas. Pada sisi lain, latar

belakang seseorang, pengalaman, harapan, maupun identifikasi pemakainya juga

menjadi pertimbangan bagi desainer, industn atau tenaga pemasaran dalam

menentukan sasaran pasar. Warna-warna yang tidak dominan, akan hilang dari

lingkungan suatu komunitas secara alamiah dan diganti dengan varian warna yang

baru.

Tren, secara tanpa disadari pelakunya, akan masuk pada berbagai rinci aktivitas

manusia, dan tak lepas dari pengaruh informasi yang masif dari media cetak maupun

elektronik. Akibatnya, persepsi masyarakat mengenai bentuk dan warna mobil

berubah. Tren merupakan benang merah yang mengikat hidup pribadi, keluarga,

sosial, dan ekonomi di tengah masyarakat, yang kemudian dibungkus dalam wujud

gaya hidup.

Deskripsi Alternatif :

Warna merupakan unsur yang dapat dikuantifikasikan menurut ahli-ahli bidang ilmu

fisika atau kimia dulu. Namun, bila dikaitkan dengan manusia, warna berkaitan

dengan unsur rasa. Pada perancangan sebuah produk, karena orientasi utama adalah

dari sisi kebutuhan akan fungsi bagi konsumen, aspek warna tidak dapat dilepaskan

dari pendekatan terhadap manusia itu sendiri. Pada produk mobil walaupun warna

merupakan unsur pelengkap akhir -setelah pertimbangan teknis fungsi- namun

ternyata dapat mempengaruhi pertimbangan masyarakat dalam mengambil

keputusan untuk membeli produk tersebut.

Masyarakat kota, khususnya Bandung, memiliki karakter tersendiri dalam

berkomunikasi dengan lingkungannya. Interaksi tersebut menjadi gaya hidup khas

masyarakat urban yang juga mempengaruhi persepsi dan interpretasi mereka dalam

memilih bentuk mobil maupun warnanya. Disamping itu, kemajuan teknologi

mendorong perkembangan produk-produk industri otomotif untuk dapat muncul

dengan tampilan yang lebih bersifat kekinian untuk menarik masyarakat untuk

memilikinya. Bagi masyarakat, warna sebuah mobil lebih ditangkap sebagai unsur

yang bisa menunjang penampilannya sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap

gaya hidup.

Warna mobil bagi sebagian masyarakat tidak hanya menjadi identitas pengenal.

Tetapi, kenyataannya juga menjadi daya tarik emosi untuk menonjolkan kehadiran

pribadi pemiliknya terhadap lingkungan suatu komunitas. Pada sisi lain, latar

belakang seseorang, pengalaman, harapan, maupun identifikasi pemakainya juga

menjadi pertimbangan bagi desainer, industn atau tenaga pemasaran dalam

menentukan sasaran pasar. Warna-warna yang tidak dominan, akan hilang dari

lingkungan suatu komunitas secara alamiah dan diganti dengan varian warna yang

baru.

Tren, secara tanpa disadari pelakunya, akan masuk pada berbagai rinci aktivitas

manusia, dan tak lepas dari pengaruh informasi yang masif dari media cetak maupun

elektronik. Akibatnya, persepsi masyarakat mengenai bentuk dan warna mobil

berubah. Tren merupakan benang merah yang mengikat hidup pribadi, keluarga,

sosial, dan ekonomi di tengah masyarakat, yang kemudian dibungkus dalam wujud

gaya hidup.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiP
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Drs. Agus Sachari, Msn; Drs. Widihardjo, Msn, Editor:

File PDF...