Path: TopS2-ThesesArchitecture2001

Optimasi Konfigurasi Bangunan dalam Perencanaan Rumah Susun untuk Menunjang Kinerja Modul Photovoltaics
Studi Kasus : Perencanaan Rumah Susun di Kota Bandung

Building Configuration Optimation on Multi-Storey Low Cost Housing Planning to Support Photovoltaics Modul Application
Case Study : Multi-Storey Low Cost Housing Planning at Bandung

Master Theses from JBPTITBPP / 2001-09-17 10:23:00
Oleh : Septana Bagus Pribadi, S2 - Architecture (septana@bukaka.com)
Dibuat : 2001-04-30, dengan 1 file

Keyword : : konfigurasi bangunan, konfigurasi panel surya, sel surya, modul surya, panel surya, array surya, energi surya, short circuit current (Isc), open circuit voltage (Voc), radiasi langsung, radiasi baur, radiasi global.

Thesis ini didasarkan kepada fenomena bahwa dampak negatif yang ditimbulkan oleh pamakaian bahan bakar fosil terhadap lingkungan hidup semakin berat dari hari ke hari demi memenuhi pertambahan kuantitas dan kualitas kebutuhan manusia. Untuk itu usaha-usaha pemanfaatan sumber energi baru yang non polluted perlu terus dikembangkan. Salah satu sumber energi alternatif tersebut adalah energi surya atau solar energy.
Energi surya dipilih karena memiliki aspek kemanfaatan yang luar biasa, yaitu ramah lingkungan, hampir tanpa perawatan, dan memiliki sumber energi yang berumur sangat panjang. Walaupun demikian, energi surya belum terlalu banyak dikembangkan, sehingga teknologi yang dipergunakan masih sophisticated. Timbul pesimisme yang sebetulnya tidak berdasar. Penelitian mengenai energi surya yang masih mahal dipergiat untuk dapat diterapkan secara universal.
Di sisi yang lain, pertambahan penduduk yang luar biasa cepatnya menyebabkan sistem hunian vertikal sederhana (baca : rumah susun) banyak dipilih sebagai solusi paling optimal. Fungsi rumah susun ini mempunyai karakter ekonomi yang khas sesuai dengan profil penghuninya yang sebagian besar berada pada tingkat perekonomian menengah ke bawah. Rumah susun pun memerlukan sumber energi untuk mangakomodasi aktivitas penghuninya. Sesuai dengan karakteristiknya maka sumber energi bagi rumah susun pun haruslah ekonomis.
Energi surya sebetulnya bisa menjadi sangat murah karena tidak memerlukan fuel cost. Tetapi sophicticated technology-nya meyebabkan masih diperlukan initial cost yang cukup besar. Berdasarkan karakter ekonomi tersebut maka perlu dibandingkan tingkat ekonomis energi surya dengan sumber energi konvensional (listrik dari PLN)
Penyusun mencoba menggabungkan kedua hal yang kontradiktif di atas, yaitu energi surya dengan mitos mahalnya dan fungsi rumah susun dengan mitos ekonomisnya. Dengan aplikasi sistem energi surya melalui suatu piranti yang disebut modul surya (kumpulan dari sel-sel surya) tersebut maka dapat dipastikan akan berpengaruh kepada elemen-elemen dan lay out bangunan rumah susun. Melalui thesis ini akan dicari konfigurasi bangunan yang paling optimal untuk menunjang kinerja modul photovoltaics yang akan diaplikasikan. Variabel lay out yang akan dicari optimasinya dibatasi sejumlah 3 variabel yaitu : Luas Unit Hunian; Ketinggian Bangunan; dan Jarak Antar Bangunan.
Analisa dilakukan melalui perhitungan-perhitungan mengenai kebutuhan energi, biaya pengadaan listrik oleh PLN, dan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics. Perhitungan ekonomi juga mengakomodasi perubahan nilai uang terhadap waktu dan dilakukan dalam jangka waktu yang sama dengan umur piranti photovoltaics yaitu 20 tahun. Besaran input energi seluruh array surya diperoleh melalui pengujian konfigurasi panel surya (susunan berbagai modul surya dengan arah dan sudut kemiringan tertentu) di lapangan. Input energi diperoleh dari pencatatan Short Circuit Current (Isc) dan Open Circuit Voltage (Voc) yang hasilnya dianalisa melalui permodelan grafis. Permodelan grafis menghasilkan daya listrik yang diperoleh dari radiasi surya global yang merupakan hasil penjumlahan dari radiasi langsung dan radiasi baur
Setelah dilakukan analisis lanjut, maka ditemukan harga optimal ketiga parameter di atas yaitu luas unit hunian, ketinggian bangunan, dan jarak antar hunian. Dari perbandingan biaya pengadaan listrik oleh PLN dengan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics dalam jangka waktu 20 tahun, maka dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu tersebut sistem pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics lebih ekonomis.
Hasil thesis ini dapat menjadi awal suatu panduan bagi perencanaan bangunan yang akan menerapkan modul photovoltaics sebagai sumber energinya. Tetapi parameter-parameter yang ditentukan masih sangat global dan terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang ditentukan melalui anggapan-anggapan, sehingga penelitian-penelitian lanjutan masih sangat diperlukan untuk menyempurnakan thesis ini.

Deskripsi Alternatif :

This Thesis based on phenomenon that negative impact to environtment, which affected by fossil fuel using (to accommodate the increasing of human needs quantity and quality) is increase day to day. For this reason, the using of non-polluted energy resources must be supported. Example of this kind of energy is Solar Energy.
Solar energy was chosen, because it have the several advantage, such as non-polluted, almost no maintenance, and having a very long lasting energy resources. Unfortunaly, the solar energy is not developed enough yet, so it has sophisticated technology. The solar energy development must to be done to get the universal application.
In the other side, the booming of people caused multi-storey housing (low cost housing) was chosen as the best solution. In Indonesia this kind of housing is called ‘rumah susun’. The rumah susun have the unique economic character that match with the people profile because almost of them was low cost family level. Rumah susun needs the source of energy to accommodate the people activity. So they need the economic source of energy.
Actually, The Solar energy will be very cheap because it wasn’t needed fuel cost, but it need the high initial cost. Based on this economic character, we must compare the economic level of solar energy with the konventional energy supply (from PLN)
The author, try to combine these two contradiction matter, the solar energi with it expensive myth, and rumah susun with it cheap myth. Solar energy system application with tools that called solar modul (consist of several units of sollar cell) will be affected to rumah susun building lay out. With this study, the most optimal building configuration to support the solar energy sistem application will be found.
Building lay out variables, which got the optimation are : width of housing units, building height, and distance between building mass.
The Analysis will be done with calculation about energy needs, cost of electrical supply by PLN, and cost of electrical supply by using photovoltaics system. The economic calculation accommodates the change of money value by the time. The periode of time was the same with photovoltaics modul (20 years). The energy input from the solar array was get from solar panel simulation. (solar panel was configuration some of solar modul with various direction and angle). Energy input was got from counted of Short Circuit Current (Isc) and Open Circuit Voltage (Voc). This data will be analysing by graphics simulation. The output of graphics simulation is the value of global solar radiation, which got from added of direct radiation and difuss radiation.
With further analysis, we get optimal value for the three of parameters (width of housing units, building height, ant distance between building mass). From the economic comparison, we have a conclusion that cost of electrical supply with photovoltaics system are more economic than cost of electrical supply by PLN (for 20 years period)
This Thesis will be the embrio of building planning standards, which have photovoltaics system application as energy supply. But the parameters are too wide and global and we heve some factor that defined by assumption. So the further research must be need to be done.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor:

Download...