Path: TopS2-ThesesArchitecture-SAPPK2001

Optimasi Konfigurasi Bangunan dalam Perencanaan Rumah Susun untuk Menunjang Kinerja Modul Photovoltaics

Studi Kasus : Perencanaan Rumah Susun di Kota Bandung

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:24:06
Oleh : Septana Bagus Pribadi, S2 - Architecture (septana@bukaka.com)
Dibuat : 2001-04-30, dengan 1 file

Keyword : : konfigurasi bangunan, konfigurasi panel surya, sel surya, modul surya, panel surya, array surya, energi surya, short circuit current (Isc), open circuit voltage (Voc), radiasi langsung, radiasi baur, radiasi global.

Thesis ini didasarkan kepada fenomena bahwa dampak negatif yang ditimbulkan oleh pamakaian bahan bakar fosil terhadap lingkungan hidup semakin berat dari hari ke hari demi memenuhi pertambahan kuantitas dan kualitas kebutuhan manusia. Untuk itu usaha-usaha pemanfaatan sumber energi baru yang non polluted perlu terus dikembangkan. Salah satu sumber energi alternatif tersebut adalah energi surya atau solar energy.

Energi surya dipilih karena memiliki aspek kemanfaatan yang luar biasa, yaitu ramah lingkungan, hampir tanpa perawatan, dan memiliki sumber energi yang berumur sangat panjang. Walaupun demikian, energi surya belum terlalu banyak dikembangkan, sehingga teknologi yang dipergunakan masih sophisticated. Timbul pesimisme yang sebetulnya tidak berdasar. Penelitian mengenai energi surya yang masih mahal dipergiat untuk dapat diterapkan secara universal.

Di sisi yang lain, pertambahan penduduk yang luar biasa cepatnya menyebabkan sistem hunian vertikal sederhana (baca : rumah susun) banyak dipilih sebagai solusi paling optimal. Fungsi rumah susun ini mempunyai karakter ekonomi yang khas sesuai dengan profil penghuninya yang sebagian besar berada pada tingkat perekonomian menengah ke bawah. Rumah susun pun memerlukan sumber energi untuk mangakomodasi aktivitas penghuninya. Sesuai dengan karakteristiknya maka sumber energi bagi rumah susun pun haruslah ekonomis.

Energi surya sebetulnya bisa menjadi sangat murah karena tidak memerlukan fuel cost. Tetapi sophicticated technology-nya meyebabkan masih diperlukan initial cost yang cukup besar. Berdasarkan karakter ekonomi tersebut maka perlu dibandingkan tingkat ekonomis energi surya dengan sumber energi konvensional (listrik dari PLN)

Penyusun mencoba menggabungkan kedua hal yang kontradiktif di atas, yaitu energi surya dengan mitos mahalnya dan fungsi rumah susun dengan mitos ekonomisnya. Dengan aplikasi sistem energi surya melalui suatu piranti yang disebut modul surya (kumpulan dari sel-sel surya) tersebut maka dapat dipastikan akan berpengaruh kepada elemen-elemen dan lay out bangunan rumah susun. Melalui thesis ini akan dicari konfigurasi bangunan yang paling optimal untuk menunjang kinerja modul photovoltaics yang akan diaplikasikan. Variabel lay out yang akan dicari optimasinya dibatasi sejumlah 3 variabel yaitu : Luas Unit Hunian; Ketinggian Bangunan; dan Jarak Antar Bangunan.

Analisa dilakukan melalui perhitungan-perhitungan mengenai kebutuhan energi, biaya pengadaan listrik oleh PLN, dan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics. Perhitungan ekonomi juga mengakomodasi perubahan nilai uang terhadap waktu dan dilakukan dalam jangka waktu yang sama dengan umur piranti photovoltaics yaitu 20 tahun. Besaran input energi seluruh array surya diperoleh melalui pengujian konfigurasi panel surya (susunan berbagai modul surya dengan arah dan sudut kemiringan tertentu) di lapangan. Input energi diperoleh dari pencatatan Short Circuit Current (Isc) dan Open Circuit Voltage (Voc) yang hasilnya dianalisa melalui permodelan grafis. Permodelan grafis menghasilkan daya listrik yang diperoleh dari radiasi surya global yang merupakan hasil penjumlahan dari radiasi langsung dan radiasi baur

Setelah dilakukan analisis lanjut, maka ditemukan harga optimal ketiga parameter di atas yaitu luas unit hunian, ketinggian bangunan, dan jarak antar hunian. Dari perbandingan biaya pengadaan listrik oleh PLN dengan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics dalam jangka waktu 20 tahun, maka dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu tersebut sistem pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics lebih ekonomis.

Hasil thesis ini dapat menjadi awal suatu panduan bagi perencanaan bangunan yang akan menerapkan modul photovoltaics sebagai sumber energinya. Tetapi parameter-parameter yang ditentukan masih sangat global dan terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang ditentukan melalui anggapan-anggapan, sehingga penelitian-penelitian lanjutan masih sangat diperlukan untuk menyempurnakan thesis ini.

Deskripsi Alternatif :

Thesis ini didasarkan kepada fenomena bahwa dampak negatif yang ditimbulkan oleh pamakaian bahan bakar fosil terhadap lingkungan hidup semakin berat dari hari ke hari demi memenuhi pertambahan kuantitas dan kualitas kebutuhan manusia. Untuk itu usaha-usaha pemanfaatan sumber energi baru yang non polluted perlu terus dikembangkan. Salah satu sumber energi alternatif tersebut adalah energi surya atau solar energy.

Energi surya dipilih karena memiliki aspek kemanfaatan yang luar biasa, yaitu ramah lingkungan, hampir tanpa perawatan, dan memiliki sumber energi yang berumur sangat panjang. Walaupun demikian, energi surya belum terlalu banyak dikembangkan, sehingga teknologi yang dipergunakan masih sophisticated. Timbul pesimisme yang sebetulnya tidak berdasar. Penelitian mengenai energi surya yang masih mahal dipergiat untuk dapat diterapkan secara universal.

Di sisi yang lain, pertambahan penduduk yang luar biasa cepatnya menyebabkan sistem hunian vertikal sederhana (baca : rumah susun) banyak dipilih sebagai solusi paling optimal. Fungsi rumah susun ini mempunyai karakter ekonomi yang khas sesuai dengan profil penghuninya yang sebagian besar berada pada tingkat perekonomian menengah ke bawah. Rumah susun pun memerlukan sumber energi untuk mangakomodasi aktivitas penghuninya. Sesuai dengan karakteristiknya maka sumber energi bagi rumah susun pun haruslah ekonomis.

Energi surya sebetulnya bisa menjadi sangat murah karena tidak memerlukan fuel cost. Tetapi sophicticated technology-nya meyebabkan masih diperlukan initial cost yang cukup besar. Berdasarkan karakter ekonomi tersebut maka perlu dibandingkan tingkat ekonomis energi surya dengan sumber energi konvensional (listrik dari PLN)

Penyusun mencoba menggabungkan kedua hal yang kontradiktif di atas, yaitu energi surya dengan mitos mahalnya dan fungsi rumah susun dengan mitos ekonomisnya. Dengan aplikasi sistem energi surya melalui suatu piranti yang disebut modul surya (kumpulan dari sel-sel surya) tersebut maka dapat dipastikan akan berpengaruh kepada elemen-elemen dan lay out bangunan rumah susun. Melalui thesis ini akan dicari konfigurasi bangunan yang paling optimal untuk menunjang kinerja modul photovoltaics yang akan diaplikasikan. Variabel lay out yang akan dicari optimasinya dibatasi sejumlah 3 variabel yaitu : Luas Unit Hunian; Ketinggian Bangunan; dan Jarak Antar Bangunan.

Analisa dilakukan melalui perhitungan-perhitungan mengenai kebutuhan energi, biaya pengadaan listrik oleh PLN, dan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics. Perhitungan ekonomi juga mengakomodasi perubahan nilai uang terhadap waktu dan dilakukan dalam jangka waktu yang sama dengan umur piranti photovoltaics yaitu 20 tahun. Besaran input energi seluruh array surya diperoleh melalui pengujian konfigurasi panel surya (susunan berbagai modul surya dengan arah dan sudut kemiringan tertentu) di lapangan. Input energi diperoleh dari pencatatan Short Circuit Current (Isc) dan Open Circuit Voltage (Voc) yang hasilnya dianalisa melalui permodelan grafis. Permodelan grafis menghasilkan daya listrik yang diperoleh dari radiasi surya global yang merupakan hasil penjumlahan dari radiasi langsung dan radiasi baur

Setelah dilakukan analisis lanjut, maka ditemukan harga optimal ketiga parameter di atas yaitu luas unit hunian, ketinggian bangunan, dan jarak antar hunian. Dari perbandingan biaya pengadaan listrik oleh PLN dengan biaya pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics dalam jangka waktu 20 tahun, maka dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu tersebut sistem pengadaan listrik dengan sistem photovoltaics lebih ekonomis.

Hasil thesis ini dapat menjadi awal suatu panduan bagi perencanaan bangunan yang akan menerapkan modul photovoltaics sebagai sumber energinya. Tetapi parameter-parameter yang ditentukan masih sangat global dan terdapat beberapa faktor ekstrinsik yang ditentukan melalui anggapan-anggapan, sehingga penelitian-penelitian lanjutan masih sangat diperlukan untuk menyempurnakan thesis ini.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...