Path: Top S2-Theses Biology 1998

Isolasi dan Penapisan Jamur Penghasil Glukoamilase I dari Limbah Tapika untuk Produksi Glukosa Cair dari Substrat Pati Mentah Ubi Jalar (Ipomoea batatas Lenk.) dan Ganyong (Canna edulis Kerr.)

Isolation and Screening of Glucoamylase I Producing Fungi from Tapioca Waste for Glucose Syrup Production in Sweet Potato (Ipomoea batatas Lenk.) and Ganyong (Canna edulis Kerr.)

Master Theses from JBPTITBPP / 2001-08-25 08:37:00
Oleh : R. Ine Dewi Indriani, S2 - Biology (ine28@bi.itb.ac.id)
Dibuat : 2001-04-30, dengan 1 file

Keyword : enzim glukoamilase I, pati mentah, Aspergillus oryzae, Aspergillus sydowi, Aspergillus niger

Telah dilakukan isolasi dan penapisan jamur penghasil glukoamilase I dari limbah tapioka, untuk produksi glukosa cair dari substrat pati mentah ubi jalar dan ganyong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat jamur terbaik yang mampu mengurai pati mentah terbaik dan penghasil glukosa cair terbaik dari substrat pati mentah ubi-ubian. Isolat tersebut ditapis melalui tiga tahap, tahap pertama adalah penumbuhan jamur pada medium agar toge dengan penambahan pati mentah sebanyak 2% b/v; tahap kedua dengan penambahan pati mentah 5% b/v, dan tahap ketiga, penumbuhan jamur pada medium cair berisi medium minimal dengan penambahan pati mentah sebanyak 5% b/v. Pada tahap ketiga ini dilakukan pengukuran berat kering sel jamur, kadar glukosa, aktivitas enzim glukoamilase, dan pengukuran pH setiap 24 jam selama enam hari. Isolat jamur yang diperoleh sebanyak 19 isolat, namun yang dapat melalui tahap penapisan sebanyak 6 isolat, yaitu isolat A, C1, C3, P1, P5 dan isolat Y. Keenam isolat ini masing-masing diinokulasikan pada substrat dedak padi (koji) pada pH 4,5 dalam bentuk suspensi spora. Selanjutnya dilakukan elektroforesis SDS Page, pengukuran aktivitas enzim glukoamilase dan protease setiap 12 jam selama empat hari dari hasil ekstrak koji yang telah ditumbuhi jamur. Aktivitas glukoamilase dari isolat A, C1, C3, P1, P5 dan isolat Y pada substrat dedak padi secara berturut-turut adalah sebesar 1,984 unit/mL pada jam ke-72; 1,194 unit/mL pada jam ke-72; 1,099 unit/mL pada jam ke-60; 1,140 unit/mL pada jam ke-60; 0,914 unit/mL pada jam ke-60; dan 1,346 unit/mL pada jam ke-72. Ekstrak kasar enzim yang dihasilkan oleh isolat A, C1 dan isolat P1 digunakan untuk proses penguraian pati mentah dari ubi jalar dan ganyong. Setelah identifikasi, diketahui bahwa isolat A adalah Aspergillus oryzae; isolat C1 adalah A. sydowi dan isolat P1 adalah A. niger. Pengukuran kadar glukosa, pH dan kadar total asam dilakukan setiap 12 jam selama lima hari. Produksi glukosa tertinggi dihasilkan oleh ubi jalar yang diinokulasi dengan ekstrak kasar enzim dari A. niger, yaitu sebesar 237,758 mg/mL yang dicapai pada jam ke-96.

Deskripsi Alternatif :


Isolation and screening of glucoamylase I-producing-fungi from tapioca waste, for glucose syrup production from raw starch of sweet potato and ganyong have been carried out. The aim of this research was to obtain the best raw-starch-decomposing-fungi and glucose syrup producing fungi from tuber of sweet potato and ganyong raw starch substrate. The isolates were screened in three steps. First was to grow the fungi on sprout agar medium with the addition of 2% w/v raw starch, the second was with the addition of 5% w/v raw starch and the third was to grow the fungi in liquid medium containing basal medium with the addition of 5% raw starch. The measurements of fungal cell dry weight, glucose content, glucoamylase activity and pH have been performed every 24 hours for six days. There were 19 isolates obtained, however only 6 isolates could grow through screening. They were A, C1, C3, P1, P5 and Y isolates. Each of six isolates was inoculated on bran substrate (koji) at pH 4,5 in the form of spore suspension. Koji extract which had been grown by fungi were studied using the results of SDS PAGE electrophoresis, measurements of glucoamylase and protease activities every 12 hours for four days. The productions of glucoamylase from A, C1, C3, P1, P5 and Y isolates on bran substrate respectively were 1.984 unit/mL at the 72nd hour; 1.194 unit/mL at the 72nd hour ; 1.099 unit/mL at the 60th hour; 1.140 unit/mL at the 60th hour; 0.914 unit/mL at 60th hour, and 1.346 unit/mL at the 72nd hour. The crude enzyme extract produced by A, C1 and P1 isolates were used in decomposition process of raw starch of the sweet potato and ganyong. Following identificaton, it could be determined that A isolate was Aspergillus oryzae; C1 was A. sydowi and P1 isolate was A. niger.The measurements of glucose content, pH, and total acid content were performed every 12 hours for five days. The highest glucose production was achieved in sweet potato fermentation which was inoculated with crude enzyme extract of A. niger, 237.758 mg/mL at the 96th hour.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor:

Download...