Path: TopS2-ThesesIndustrial Engineering and Management-FTI2001

Pengaruh Rasa Saling Percaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan Belajar untuk merealisasikan proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal kredibilitas organisasi

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:29
Oleh : Edwin Errianto Pramudya, S2-Industrial Management (EDWIN26@EUDORAMAIL.COM)
Dibuat : 2001-04-30, dengan 1 file

Keyword : potensi etikal, modal lunak, kredibilitas, transformasi, lingkungan belajar, rasa saling percaya


Di dalam masyarakat pengetahuan, kebutuhan perusahaan untuk menjadi suatu perusahaan yang kredibel tidak dapat terelakkan lagi. Kredibilitas telah menjadi suatu kunci utama untuk perusahaan agar dapat bertahan hidup di era pengetahuan ini. Modal lunak merupakan salah satu bagian dari modal maya yang terbentuk dari pengakuan orang atas kredibilitas perusahaan. Keberadan modal lunak dapat melipat gandakan modal intelektual dan dapat meningkatkan kualitas dari modal sosial.
Permasalahan yang dihadapi dalam membangun kredibilitas perusahaan tidak hanya terletak pada proses rekruitmen, mencari orang – orang yang mempunyai potensi etikal yang tinggi, tetapi juga menyangkut usaha untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bertumbuhnya modal ini. Penelitian ini berfokus pada proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak (modal kredibilitas) organisasi atau kelompok.
Kofman dan Senge (1993) menjelaskan betapa pentingnya peran lingkungan belajar di dalam suatu kelompok atau organisasi. Tanpa adanya lingkungan belajar ini maka kerja keras dan komitmen para anggota organisasi tidak akan menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi suatu organisasi. Selain lingkungan belajar, keberadaan rasa saling percaya juga sangat berpengaruh dalam proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak organisasi atau kelompok melalui kemampuannya dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar.
Berdasarkan data empirik dari 3 perusahaan besar di Indonesia, dengan responden sebanyak 384 orang atau 55 kelompok atau unit kerja maka dapat dibuktikan bahwa potensi etikal individu tidak dapat secara langsung membentuk modal lunak kelompok atau organisasi. Keberadaan lingkungan belajar yang baik dapat menjadi katalisator dari proses tranformasi potensi etikal pada tingkat individual menjadi modal lunak perusahaaan, sedangkan lingkungan yang tidak kondusif tidak dapat. Peran rasa saling percaya dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar, sehingga pembentukan modal lunak tersebut dapat terjadi. Namun rasa saling percaya yang berlebihan akan menjadikan suatu keadaan yang disebut group think, dimana anggota kelompok menjadi eksklusif dan tidak mau menerima keberadaan dan pendapat dari luar kelompok, sehingga modal lunak akan menjadi menurun.

Deskripsi Alternatif :

Di dalam masyarakat pengetahuan, kebutuhan perusahaan untuk menjadi suatu perusahaan yang kredibel tidak dapat terelakkan lagi. Kredibilitas telah menjadi suatu kunci utama untuk perusahaan agar dapat bertahan hidup di era pengetahuan ini. Modal lunak merupakan salah satu bagian dari modal maya yang terbentuk dari pengakuan orang atas kredibilitas perusahaan. Keberadan modal lunak dapat melipat gandakan modal intelektual dan dapat meningkatkan kualitas dari modal sosial.
Permasalahan yang dihadapi dalam membangun kredibilitas perusahaan tidak hanya terletak pada proses rekruitmen, mencari orang – orang yang mempunyai potensi etikal yang tinggi, tetapi juga menyangkut usaha untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bertumbuhnya modal ini. Penelitian ini berfokus pada proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak (modal kredibilitas) organisasi atau kelompok.
Kofman dan Senge (1993) menjelaskan betapa pentingnya peran lingkungan belajar di dalam suatu kelompok atau organisasi. Tanpa adanya lingkungan belajar ini maka kerja keras dan komitmen para anggota organisasi tidak akan menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi suatu organisasi. Selain lingkungan belajar, keberadaan rasa saling percaya juga sangat berpengaruh dalam proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak organisasi atau kelompok melalui kemampuannya dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar.
Berdasarkan data empirik dari 3 perusahaan besar di Indonesia, dengan responden sebanyak 384 orang atau 55 kelompok atau unit kerja maka dapat dibuktikan bahwa potensi etikal individu tidak dapat secara langsung membentuk modal lunak kelompok atau organisasi. Keberadaan lingkungan belajar yang baik dapat menjadi katalisator dari proses tranformasi potensi etikal pada tingkat individual menjadi modal lunak perusahaaan, sedangkan lingkungan yang tidak kondusif tidak dapat. Peran rasa saling percaya dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar, sehingga pembentukan modal lunak tersebut dapat terjadi. Namun rasa saling percaya yang berlebihan akan menjadikan suatu keadaan yang disebut group think, dimana anggota kelompok menjadi eksklusif dan tidak mau menerima keberadaan dan pendapat dari luar kelompok, sehingga modal lunak akan menjadi menurun.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...