Path: TopMembercaca@unix.lib.itb.ac.id

LABORATORY PERFORMANCE OF HOT ROLLED ASPHALT
CONTAINING CRUSHED BURNT CLAY (BATU BATA)
AS A FILLER

Master Theses from / 2005-02-19 12:35:51
Oleh : Yasrudin, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 2000-04-15, dengan 1 file

Keyword : Asphalt,batu bata,filler
Nomor Panggil (DDC) : T 625.82 YAS

Hot Rolled Asphalt (HRA) adalah campuran aspal bergradasi senjang, dimana kekuatan utama ditentukan oleh adukan agregat halus, filler dan bitumen. Bentuk campuran ini sering digunakan pada lapisan permukaan jalan di Indonesia, karena relatip mempunyai kelenturan dan daya tahan yang tinggi. Filler adalah suatu komponen yang penting dalam adukan (mortar) HRA dan semen adalah bahan yang sering digunakan sebagai filler pada HRA. Tetapi bagaimanapun juga semen sulit didapatkan untuk beberapa daerah di Indonesia dan harganya relatip tinggi. Penelitian yang diuraikan dalam tesis ini, berdasarkan pada hasil evaluasi terhadap kesesuaian filler dari produksi pembakaran lempung secara tradisional (batu bata) yang dihaluskan sebagai komponen campuran HRA. Campuran didesain berdasarkan metode Marshall untuk variasi gabungan dari filler batu bata (BB) dan filler debu batu (CFO. Kedua bahan filler digabungkan dengan perbandingan berat (BB/CR); 100/0, 80/20, 60/40, 40/60, 20/80, dan 0/100. Pada optimum bitumen content, persyaratan campuran yang diberikan pada British Standard untuk HRA, memenuhi terhadap seluruh hasil gabungan campuran; optimum bitumen menunjukkan perubahan akibat adanya tambahan filler CR dalam gabungan campuran. Seluruh campuran memenuhi persyaratan terhadap kerusakan akibat pengaruh air, sebagaimana ditujukkan pada Index of Retained Stability (IRS); parameter ini meningkat dengan pengurangan proporsi filler BB. Secara umum, Indirect Tensile Strength tidak dipengaruhi secara berarti oleh komposisi filler. Ketahanan terhadap lendutan permanen yang ditunjukkan melalui pengujian Wheel Tracking, paling kecil untuk campuran 100 % BB filler dan meningkat hasilnya dengan adanya pengurangan BB filler dalam gabungan campuran. Secara keseluruhan data pengujian memberikan hasil yang memenuhi persyaratan untuk penggunaan BB filler pada HRA. Namun bagaimanapun juga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, untuk mendapatkan indikasi pengaruh pengembangan (swell) dengan waktu perendaman yang cukup lama.

Deskripsi Alternatif :

Hot Rolled Asphalt (HRA) is a gap-graded bituminous mixture whose strength derives mainly from the mortar of fine aggregate, filler and bitumen. Mixtures of this type are frequently used in the pavement wearing course in Indonesia because of their relatively high flexibility and durability. The filler is an important component of the HRA mortar and Portland cement is a material that is frequently used for the this purpose. However it is not easily available in some areas of Indonesia and the cost is relatively high. The research described in this thesis was concerned with an evaluation of the suitability of filler produced from traditionaly-burnt clay (batu Bata) as a component of HRA mixtures. Mixtures were designed by the Marshall method for various combinations of batu bata (BB) and crushed rock (CR) filler. The two fillers were combined in the following proportions by weight (BB/CR); 100/0, 80/20, 60/40, 40/60, 20/80 and 0/100. At optimun bitumen content, mix design criteria given in the British Standard specification for HRA were satisfied by all filler combinations; optimum bitumen content reduced as the proportion of CR filler increased. All mixtures had adequate resistance to water damage as indicated by the Index of Retained Stability (IRS) ; this parameter increased with reduction in the proportion of BB filler. In general, Indirect Tensile Strength was not influenced significantly by the filler composition. Resistance to permanent deformation, as indicated by the wheel Tracking Test, was lowest for the mixture containing 100 %o BB filler and improved as the proportion of BB filler in the combination was reduced. Overall the test data suggest that a satisfactory HRA mixture can be produced using BB filler. However further investigation is needed, to determine in particular if there is a tendency for the BB filler to swell when exposed to water for long periods .

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1:James McElvaney Pembimbing 2:Ade Sjafrudin Pembimbing Trisno Soegondo, Editor: caca@

File PDF...