Path: TopMembercecep@unix.lib.itb.ac.id

LABORATORY. EVALUATION OF ASPHALT CONCRETE CONTAINING ROADCEL-50

Master Theses from / 2005-03-05 00:00:23
Oleh : Wawan Rusmawan, S2 - Highway System Engineering
Dibuat : 2000-00-00, dengan 1 file

Keyword : Roadcel-50, bitumen in asphalt mix, Marshall analysis, Indirect Tensile Strength dan Wheel Tracking.
Nomor Panggil (DDC) : T 625. 85 RUS
Sumber pengambilan dokumen : 2000/2833

Roadcel-50 is the brand name of oleophilic micronized cellulose fibres used as a stabilizing agent for bitumen in asphalt mix. The material is produced in Jakarta and has been used on several roads in Indonesia to improve pavement performance. This thesis describes a laboratory investigation of an asphalt concrete mix made with 0.15%, 0.30%, 0.45%, and 0.60% Roadcel-50 by weight of aggregate plus bitumen. For control purposes, a mix without Roadcel-50 was also investigated. Preliminary investigations showed that the effects of adding Roadcel-50 to bitumen were to increase softening point and viscosity and reduce penetration, thereby indicating a reinforcing effect. Marshall analysis of the asphalt concrete mixes showed that the mixes made with 0.15%, 0.30%, 0.45%, and 0.60% Roadcel-50 were satisfactory in terms of Bina Marga or SNI design criteria, and had optimum bitumen contents of, 7.00%, 7.20%, 7.25%, and 7.40%, respectively. The Marshall analysis showed that the mix with 0.30% Roadcel-50 registered the best performance. Specimens of the mixes with Roadcel-50 prepared at optimum bitumen content were investigated using the Marshall immersion, indirect tensile strength and wheel tracking tests. The results of these tests showed that increasing the Roadcel-50 content increased the immersion index and indirect tensile strength and reduced permanent deformation. The asphalt concrete without Roadcel-50 complied with Bina Marga design criteria at an optimum bitumen content of 6.95%. However, the results of the Marshall analysis, Marshall immersion test, indirect tensile strength test, wheel tracking test and calculations of bitumen film thickness indicate a lower performance than that of the mix with Roadcel-50. Difficulty was experienced in preparing mixes at the higher percentages of Roadcel-50. At higher Roadcel-50 content, the material could not be distributed uniformly throughout the mix and this lack of homogeneity contributed to the relatively poor performance of these mixes. Keeping the Roadcel-50 at 0.30% enabled the fibres to be distributed more uniformly throughout the mix thereby enhancing performance.

Deskripsi Alternatif :

Roadcel-50 adalah nama yang digunakan untuk serat selulosa oleophilic dan micronized yang digunakan sebagai bahan stabilisasi bagi aspal pada campuran beraspal. Roadcel-50 diproduksi di Jakarta dan telah digunakan pada beberapa ruas jalan di Indonesia untuk meningkatkan kinerja dari perkerasan. Tesis ini menguraikan penyelidikan laboratorium terhadap campuran aspal beton dengan persentase 0,15%, 0,30%, 0,45%, dan 0,60% Roadcel-50 terhadap berat agregat plus aspal. Sebagai pembanding dilakukan juga penelitian terhadap campuran aspal beton tanpa Roadcel-50. Penyelidikan awal memperlihatkan bahwa efek penambahan Roadcel-50 didalam aspal meningkatkan titik lembek aspal dan viskositas dan mengurangi nilai penetrasi, sehingga menunjukkan adanya efek perkuatan. Analisa Marshall campuran aspal beton menunjukkan bahwa campuran dengan 0,15%, 0,30%, 0,45%, dan 0,60% Roadcel-50 memenuhi seluruh persyaratan Bina Marga atau SNI, dan memiliki nilai kadar aspal optimum masing - masing adalah 7,00%, 7,20%, 7,25%, dan 7,40%. Analisa Marshall menunjukkan bahwa campuran dengan 0,30% Roadcel-50 memberikan kinerja yang terbaik. Benda uji campuran aspal beton dengan Roadcel-50 pada kadar aspal optimum kemudian diselidiki dengan percobaan Marshall Immersion, Indirect Tensile Strength dan Wheel Tracking. Hasil dari percobaan tersebut menunjukkan bahwa meningkatnya kadar Roadcel-50 akan meningkatkan immersion index, indirect tensile strength dan mengurangi nilai deformasi permanen dari campuran. Campuran aspal beton tanpa Roadcel-50 pada kadar aspal optimum 6,95% memenuhi semua kriteria perencanaan menurut Bina Marga. Tetapi hasil analisa Marshall, nilai Marshall Immersion test, Indirect Tensile Strength test, Wheel Tracking test dan perhitungan bitumen film thickness menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari campuran dengan Roadcel-50. Kesulitan yang diperoleh adalah persiapan campuran pada kadar Roadcel-50 yang tinggi. Tingginya kadar Roadcel-50, membuat material tersebut tidak dapat terdistribusi secara merata pada seluruh campuran dan mengurangi homogenitas dari campuran, sehingga memberikan kontribusi yang relatif buruk pada campuran. Penambahan Roadcel-50 sebesar 0,30% pada campuran memungkinkan Roadcel-50 terdistribusi secara lebih merata, sehingga dapat meningkatkan kinerja dari campuran.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Supervisor: Pamudji Widodo; Supervisor: BAmbang Sugeng Subagio, Editor: cecep@

File PDF...