Path: TopS2-ThesesMBA-Technology2000

OBLIGASI KONVERSI SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAYAAN DALAM RESTRUKTURISASI INVESTASI JALAN TOL (studi kasus ‘JORR W2’)

CONVERTIBLE BONDS A FINANCING ALTERNATIVE OF TOLL ROAD INVESMENT RESTRUCTURING (A CASE STUDY ON JAKARTA OUTER RING ROAD SECTION W2)

Master Theses from JBPTITBPP / 2001-09-24 01:40:00
Oleh : TOTO SAPTAJI, S2-Business Administration - Technology based
Dibuat : 2000-10, dengan 1 file

Keyword : Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi W2

Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan tahun 1997 menyebabkan proyek jalan tol yang masih dalam tahap persiapan terhenti pembangunannya. Termasuk di dalamnya adalah Pembangunan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) seksi W2. Hal ini disebabkan naiknya baiya kontruksi hampir dua kali, dan sulitnya mencari sumber dana akibat terpuruknya dunia perbank. Perhitungan investasi menjadi tidak layak karena biaya investasi naik sedangkan pendapatan tol akan turun dari prediksi semula karena turunnya volume lalu lintas. Kajian ini mencoba membahas alternatif struktur pendanaan dalam upaya untuk menghidupkan kembali peluang investasi pada JORR W2. Adapun alternatif yang ditinjau adalah pemanfaatan obligasi konversi sebagai sumber pendanaan tambahan selain modal sendiri. Skema yang dibuat diawali dengan penjadwalan kembali pembangunan proyek, revaluasi biaya investasi sampai dengan membuat beberapa alternatif struktur pendanaan menggunakan obligasi konversi.
Dari hasil analisis diketahui bahwa pembengkakan biaya selain dari berlipatnya biaya kontruksi juga berasal dari besarnya bunga pinjaman. Hal ini disebabkan karena sebagian dana pinjaman telah dicairkan pada tahun awal (1996), terutama dipersiapkan untuk pembebasan tanah. Besarnya kenaikan biaya investasi tidak dapat diimbangi hanya dari penerbitan obligasi konversi, disamping itu diperlukan upaya lain dengan meminta adanya hair – cut atas bunga pinjaman selam tidak ada kegiatan, yaitu tahun 1998 s/d 2000. Di dalam menyusun restrukturisasi permodalan ini, porsi kepemilikan saham investor utama setelah konversi dibuat tetap mayoritas

Deskripsi Alternatif :

Economics crisis started from mid 1977 caused toll road projects in preparation stage are terminated. One of the projects was JORR Section W2. It was due to double of the construction cost and difficulties to get financial resources as an impact of the collapsed banking industry. Investment become unfeasible as investment cost increased while toll revenue decreased substantially due to the low traffic volume.

The study tries to discuss alternate financing structures as an effort to revive the investment oportunities in JORR W2. The chosen alternative is the use of convertible bonds as additional resources to equity. The scheme begins with rescheduling project construction, reevaluating investment cost and developing alternatives of financing structures using convertible bond.

The results of analysis show that in addition to huge increases in construction cost, increase in investment cost were also caused by higher interest expenses. This might happen because loan has been party disbursed in early 1996, especially for land acquisition. Investment cost increase could not merely be counterbalanced by issuing convertible bonds. Another attempt that should be done is haircut of the interest during stagnant period, which is between 1998 to 2000.
In the restructuring, the sponsor company remains the majority shareholder

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor:

Download...