Path: TopS2-ThesesIndustrial Engineering and Management-FTI2000

Proses transformasi potensi sosial individu menjadi modal sosial kelompok yang dipengaruhi lingkungan belajar dengan arahan pemimpin visioner: studi Kasus PT.Indosat, PT.Timah dan Bank Indonesia.

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:29
Oleh : Siti Wulansari, S2-Industrial Management
Dibuat : 2000-10-00, dengan 1 file

Keyword : transformation, individual social potential, learning environmental, visionary leader, organization’s social capital.

Dalam era informasi dan era globalisasi sekarang ini setiap organisasi tengah berada dalam situasi yang penuh gejolak. Banyak hal-hal tak jelas, penuh ketidakpastian yang terus berlangsung. Pentingnya beradaptasi, kemampuan dan kemauan untuk selalu menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi dan terus berkelanjutan, menghadapkan setiap organisasi untuk terus belajar dan memperluas kompetensinya.Dengan kata lain untuk bertahan hidup dan berkembang di jaman ini, organisasi perlu menjadi organisasi belajar Hartanto, ’98).Kemampuan beradaptasi dari suatu organisasi tidak terlepas dari kemampuan para anggota organisasi itu sendiri untuk terus menerus belajar dan memanfaatkan kemampuannya demi kepentingan organisasinya. Potensi insani yang sebelumnya dipandang sebagai “aset perusahaan yang paling berharga”, yang disejajarkan dengan modal perusahaan lainnya seperti finansial, material, dan mesin, saat sekarang ini telah disadari sangat besar peranannya dalam mengelola sistem usaha dPotensi sosial sebagai bagian dari potensi insani perlu dimunculkan dan dikembangkan serta ditransformasikan menjadi modal sosial organisasi. Dengan adanya modal organisasi ini, maka organisasi mempunyai kemapuan untuk nekerja sama dengan mitra yang terkait secara saling menguntungkan serta membawa manfaat yang besar bagi semua pihak yang terkait.Penelitian yang dilakukan di sini, memperlihatkan bahwa potensi sosial individu pengaruhnya kecil/kurang dalam mebentuk modal sosial kelompok/organisasi secara langsung. Modal sosial organisasi dapat terbentuk dari potensi sosial individu dengan dipengaruhi lingkungan belajar. Hasil empirik dari 3 organisasi (PT indosat, PT Timah, dan Bank Indonesia) yang terdiri dari 41 kelompok atau unit kerja menunjukkan bahwa potensi sosial tidak secara langsung membentuk modal sosial organisasi. Apabila lingkungan belajar tempat insani berkarya tidak kondusif, maka peran pemimpin visioner diperlukan agar potensi insani tersebut dapat berkembang menjadi modal sosial organisasi.

Deskripsi Alternatif :

Dalam era informasi dan era globalisasi sekarang ini setiap organisasi tengah berada dalam situasi yang penuh gejolak. Banyak hal-hal tak jelas, penuh ketidakpastian yang terus berlangsung. Pentingnya beradaptasi, kemampuan dan kemauan untuk selalu menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi dan terus berkelanjutan, menghadapkan setiap organisasi untuk terus belajar dan memperluas kompetensinya.Dengan kata lain untuk bertahan hidup dan berkembang di jaman ini, organisasi perlu menjadi organisasi belajar Hartanto, ’98).Kemampuan beradaptasi dari suatu organisasi tidak terlepas dari kemampuan para anggota organisasi itu sendiri untuk terus menerus belajar dan memanfaatkan kemampuannya demi kepentingan organisasinya. Potensi insani yang sebelumnya dipandang sebagai “aset perusahaan yang paling berharga”, yang disejajarkan dengan modal perusahaan lainnya seperti finansial, material, dan mesin, saat sekarang ini telah disadari sangat besar peranannya dalam mengelola sistem usaha dPotensi sosial sebagai bagian dari potensi insani perlu dimunculkan dan dikembangkan serta ditransformasikan menjadi modal sosial organisasi. Dengan adanya modal organisasi ini, maka organisasi mempunyai kemapuan untuk nekerja sama dengan mitra yang terkait secara saling menguntungkan serta membawa manfaat yang besar bagi semua pihak yang terkait.Penelitian yang dilakukan di sini, memperlihatkan bahwa potensi sosial individu pengaruhnya kecil/kurang dalam mebentuk modal sosial kelompok/organisasi secara langsung. Modal sosial organisasi dapat terbentuk dari potensi sosial individu dengan dipengaruhi lingkungan belajar. Hasil empirik dari 3 organisasi (PT indosat, PT Timah, dan Bank Indonesia) yang terdiri dari 41 kelompok atau unit kerja menunjukkan bahwa potensi sosial tidak secara langsung membentuk modal sosial organisasi. Apabila lingkungan belajar tempat insani berkarya tidak kondusif, maka peran pemimpin visioner diperlukan agar potensi insani tersebut dapat berkembang menjadi modal sosial organisasi.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...