Path: Top > Member > kory@cyberlib.itb.ac.id

STRUKTUR PNEUMATIK SUATU KAJIAN TEORITIK DENGAN KASUS UJISTRUKTUR AIR SUPPORTED DAN AIR INFLATED

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-01-25 18:18:35
Oleh : Salmon Priaji Martana, S2 - Architecture
Dibuat : 2000-00-00, dengan 1 file

Keyword : It can use several media, such as liquid, granular and mostly gas or air.
Nomor Panggil (DDC) : T 721.044 98 MAR
Sumber pengambilan dokumen : 20050635

ABSTRAK:


Struktur pneumatik adalah suatu sistem struktur yang memperoleh kestabilannya dari tekanan internal yang lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan eksternal. Media yang digunakan dapat bermacam-macam, diantaranya zat cair, busa atau butiran. Namun yang paling banyak digunakan adalah media gas atau udara. Prinsip ini berlaku seperti pada balon udara, dimana tekanan udara internal di dalam balon lebih tinggi dibandingkan tekanan udara di luarnya. Keberhasilan penerapan pada sarana transportasi mendorong orang untuk menerapkannya pula pada bangunan arsitektural. Pelopornya adalah seorang engineer Inggris Sir William Lanchester dengan desain field hospitalnya pada tahun 1917. Karakter dari struktur pneumatik adalah murah dalam investasi awal, cepat pembangunannya dan ringan bobotnya karena material utamanya adalah lembaran kain dengan tebal tidak lebih data 0,5 mm.

Penerapan struktur pneumatik di Indonesia, khususnya untuk bangunan arsitektural hingga saat ini belum banyak dilakukan. Kendala yang dihadapi adalah jenis struktur ini masih kurang populer yang diikuti dengan kurangnya nara sumber serta belum adanya peraturan-peraturan yang khusus mengatur pembangunan menggunakan struktur pneumatik.

Padahal dari banyak sisi, Indonesia sebenarnya merupakan lahan yang subur bagi pengembangan struktur pneumatik. Rehm tropis di Indonesia rnemungkinkan bangunan terbebas dari beban salju yang merupakan musuh utama struktur pneumatik. Selain itu di Indonesia banyak event yang pengadaannya berkesesuaian dengan karakter struktur pneumatik. Pengadaan material utama bangunan berupa kain 1)cl-lapis PVC juga sudah bukan merupakan barang baru di industri pertekstilan Indonesia.

Tujuan utama dari tesis ini adalah memperkenalkan struktur pneumatik sebagai salah satu altematif struktur non konvensional yang dapat digunakan di Indonesia untuk mengatasi rnasalah-masalah yang berkaitan dengan kecepatan membangun, kemudahan dalam transportasi dan harga yang bersaing, khususnya dal= kazanah struktur bentang lebar.

Untuk itu dipilih dua kasus uji yang mewakili jenis-jenis utama struktur pneumatik yaitu struktur pneumatik lapisan ganda yang didukung udara serta struktur pneumatik tabung yang digelembungkan udara. Sistem pertama memiliki keunggulan dalam lebar bentangan sementara sistem kedua memiliki keunggulan pada fleksibilitas ruang dan bukaan.
Pembahasan mengenai detail eara pembuatan, penyimpanan, transportasi, proses ereksi serta pembongkaran di lokasi juga disertakan, dengan harapan dapat lebih memberikan gambaran bagaimana bangunan pneumatik dapat diproduksi di Indonesia.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT:


Pneumatic structure is a structural system that obtains its stability from the difference between internal pressure, which is higher than the outside. It can use several media, such as liquid, granular and mostly gas or air. This principal is valid for the dirigible where the internal air pressure is higher than the atmospheric pressure outside. The success of the principal application on the transportation means urged the engineers to apply also to the architectural building. The pioneer was Sir William Lanchester with his field hospital design in 1918. The characters of pneumatic structure are lower initial investment, fast construction time and lightweight, for its main material thickness is not more than 0.5 mm.

Application of pneumatic structure in Indonesia, especially in architectural building is not much carry out yet. The obstacles we have been facing are the lack of resource person, which followed by the lack of popularity and also, the non-existence of particular rules to regulate the pneumatic structure building development.

Actually in fact, Indonesia is a fertile field for pneumatic structure development. The Indonesia's tropical climate makes no possibility for the snow load, which is the greatest enemy of pneumatic structure. Besides, Indonesia has a lot of event, which appropriates to the character of pneumatic structure. The production of PVC coated fabric, the main material of pneumatic structure is no longer a new thing in the country textile industrial environment. The main aim of this thesis is to introduce the pneumatic structure as one of the non conventional alternative structures which can be used in Indonesia to solve the problems connected to the speed of development, ability to transport and lower cost in the long span building structure discourse.

To explain more clearly, two test eases was chose to represent the main kinds of pneumatic structure, which are double layer air supported structure and rib air inflated structure. The first system has superiority in the length of span while the second in space flexibility and openings.

Also included the detail of production and storing technique, transportation method, erection and dismatle process with hope that those things could give more clear picture about how to produce a pneumatic structure building in Indonesia.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Eko Purwanto ; George The, Editor: kory@#publisher#

File PDF...