Path: TopS2-ThesesRegional and City Planning2000

DAMPAK INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU TERHADAP PENGEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN MERAUKE

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-09 19:21:24
Oleh : Romanus Mbaraka, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2000-09-00, dengan 1 file

Keyword : Timber processing company, Regional development

Pembangunan di Kabupaten Merauke relatif masih tertinggal bila dibandingkan dengan pembangunan di Kawasan Barat Indonesia, walaupun wilayah ini memiliki potensi hutan tropis yang kaya dengan berbagai jenis kayu dan hasil hutan ikutan lainnya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun kenyataannya pemanfaatan sumber daya alam hutan (kayu) yang telah dilakukan oleh industri pengolahan kayu PT. Makmur Orissa relatif belum mampu menumbuhkan kegiatan ekonomi lokal di daerah ini. Studi ini ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh mana peran industri pengolahan kayu PT.Bade Makmur Orissa dalam mendukung pengembangan wilayah di Kabupaten Merauke, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaaan, menumbuhkan kegiatan pada sektor lain dan kontribusinya terhadap penerimaan asli daerah serta mengkaji bagaimana keberlanjutan industri pengolahan kayu tersebut dimasa datang. Metode pendekatan yang digunakan adalah identifikasi dan analisis kualitatif maupun kuantitatif penyerapan tenaga kerja yang dikaji melalui peran industri pengolahan kayu dalam menyerap tenaga, pergeseran lapangan kerja wilayah sekitar industri pengolahan kayu serta koefisien tenaga kerja tiap sektor terhadap PDRB, penerimaan asli daerah dikaji dari pajak dan retribusi lainnya, keterkaitan dengan sektor lain dikaji melalui keterkaitan kebelakang dan keterkaitan kedepan serta mengkaji beberapa permasalahan yang terkait dengan perkembangan industri pengolahan kayu di masa datang. Hasil temuan studi ini adalah pertama kontribusi industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa dalam menyerap tenaga kerja di Kabupaten Merauke relatif kecil. Kedua industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa memiliki keterkaitan yang relatif rendah dengan sektor lain, baik keterkaitan kebelakang maupun keterkaitan kedepan. Ketiga kontribusi industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa relatif kecil dalam penerimaan asli daerah Kabupaten Merauke. Keempat pengembangan industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa dimasa datang mangalami suatu ketidak pastian. Dengan demikian studi ini diarahkan agar perlu dikembangkan diversifikasi kegiatan ekonomi, khususnya pengembangan sektor pertanian melalui pengembangan salah satu jenis tanaman keras dengan sistem "Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dan pengembangan lokasi industri sebagai Pusat Koleksi dan Distribusi dalam mendukung Pengembangan Wilayah Belakang, sehingga pengembangan wilayah Kabupaten Merauke akan lebih mandiri dan tidak semata-mata bergantung kepada industri pengolahan kayu tersebut.

Deskripsi Alternatif :

Pembangunan di Kabupaten Merauke relatif masih tertinggal bila dibandingkan dengan pembangunan di Kawasan Barat Indonesia, walaupun wilayah ini memiliki potensi hutan tropis yang kaya dengan berbagai jenis kayu dan hasil hutan ikutan lainnya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun kenyataannya pemanfaatan sumber daya alam hutan (kayu) yang telah dilakukan oleh industri pengolahan kayu PT. Makmur Orissa relatif belum mampu menumbuhkan kegiatan ekonomi lokal di daerah ini. Studi ini ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh mana peran industri pengolahan kayu PT.Bade Makmur Orissa dalam mendukung pengembangan wilayah di Kabupaten Merauke, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaaan, menumbuhkan kegiatan pada sektor lain dan kontribusinya terhadap penerimaan asli daerah serta mengkaji bagaimana keberlanjutan industri pengolahan kayu tersebut dimasa datang. Metode pendekatan yang digunakan adalah identifikasi dan analisis kualitatif maupun kuantitatif penyerapan tenaga kerja yang dikaji melalui peran industri pengolahan kayu dalam menyerap tenaga, pergeseran lapangan kerja wilayah sekitar industri pengolahan kayu serta koefisien tenaga kerja tiap sektor terhadap PDRB, penerimaan asli daerah dikaji dari pajak dan retribusi lainnya, keterkaitan dengan sektor lain dikaji melalui keterkaitan kebelakang dan keterkaitan kedepan serta mengkaji beberapa permasalahan yang terkait dengan perkembangan industri pengolahan kayu di masa datang. Hasil temuan studi ini adalah pertama kontribusi industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa dalam menyerap tenaga kerja di Kabupaten Merauke relatif kecil. Kedua industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa memiliki keterkaitan yang relatif rendah dengan sektor lain, baik keterkaitan kebelakang maupun keterkaitan kedepan. Ketiga kontribusi industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa relatif kecil dalam penerimaan asli daerah Kabupaten Merauke. Keempat pengembangan industri pengolahan kayu PT. Bade Makmur Orissa dimasa datang mangalami suatu ketidak pastian. Dengan demikian studi ini diarahkan agar perlu dikembangkan diversifikasi kegiatan ekonomi, khususnya pengembangan sektor pertanian melalui pengembangan salah satu jenis tanaman keras dengan sistem "Perkebunan Inti Rakyat (PIR) dan pengembangan lokasi industri sebagai Pusat Koleksi dan Distribusi dalam mendukung Pengembangan Wilayah Belakang, sehingga pengembangan wilayah Kabupaten Merauke akan lebih mandiri dan tidak semata-mata bergantung kepada industri pengolahan kayu tersebut.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Tommy Firman; Scan & ed. by: aep@unix.lib.itb.ac.id, Editor:

Download...