Path: TopS2-ThesesPhysics-FMIPA2001

Estimasi Parameter Fisika

Data Ground Penetrating Radar (GPR)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:40:51
Oleh : LaOde Safiuddin, S2 - Physics (laode_sf@yahoo.com)
Dibuat : 2000-10, dengan 1 file

Keyword : SudutBrewster; Konstanta Dielectrik;

Radar;GPR;Kecepatan

Penentuan parameter fisika data GPR dilakukan dengan teknik analisa kecepatan CMP dan sudut Brewster. Ada 3 tahap yang dilakukan yaitu : (a) pemodelan data GPR dengan teknik beda-hingga domain waktu, (b) penentuan parameter fisika data GPR hasil modeling, (c) aplikasi teknik penentuan parameter fisika hasil survey lapangan. Model yang disimulasikan dalam bentuk radargram sintetik 2D adalah model 3 lapis, 4 lapis dan 5 lapis.

Analisa kecepatan yang dilakukan pada data CMP untuk radargram sintetik model 3 lapis memberikan konstanta dielektrik udara 1. Konstanta dielektrik lapisan 2 adalah 9,0. Lapisan 3 tidak dapat diestimasi dengan analisa kecepatan, maka digunakan analisa sudut Brewster, diperoleh konstanta dielektrik 3,985. Untuk model 4 lapis dengan analisa kecepatan CMP diperoleh, lapisan 1 ( = 1), lapisan 2 (clay = 10,185), lapisan 3 (nickel = 15,581). Analisa sudut Brewster untuk model 4 lapis ini memberikan konstanta dielektrik lapisan 3 ( =14,890), lapisan 4 (bedrock; = 9,898). Analisa kecepatan CMP untuk model 5 lapis diperoleh hasil : lapisan 1 ( =1), lapisan 2 ( = 6,9), lapisan 3 ( =33), lapisan 4 ( =5,3). Analisa sudut Brewster memberikan konstanta dielektrik lapisan 4 yaitu = 5,014, dan lapisan 5 = 4,870.

Hasil estimasi data lapangan dengan analisa kecepatan CMP adalah = 1 (udara), = 3,31 (top of soil), = 3,698 (saprolite), =4,22 (limonite) dan =3,947 (bedrock).

Deskripsi Alternatif :

Penentuan parameter fisika data GPR dilakukan dengan teknik analisa kecepatan CMP dan sudut Brewster. Ada 3 tahap yang dilakukan yaitu : (a) pemodelan data GPR dengan teknik beda-hingga domain waktu, (b) penentuan parameter fisika data GPR hasil modeling, (c) aplikasi teknik penentuan parameter fisika hasil survey lapangan. Model yang disimulasikan dalam bentuk radargram sintetik 2D adalah model 3 lapis, 4 lapis dan 5 lapis.

Analisa kecepatan yang dilakukan pada data CMP untuk radargram sintetik model 3 lapis memberikan konstanta dielektrik udara 1. Konstanta dielektrik lapisan 2 adalah 9,0. Lapisan 3 tidak dapat diestimasi dengan analisa kecepatan, maka digunakan analisa sudut Brewster, diperoleh konstanta dielektrik 3,985. Untuk model 4 lapis dengan analisa kecepatan CMP diperoleh, lapisan 1 ( = 1), lapisan 2 (clay = 10,185), lapisan 3 (nickel = 15,581). Analisa sudut Brewster untuk model 4 lapis ini memberikan konstanta dielektrik lapisan 3 ( =14,890), lapisan 4 (bedrock; = 9,898). Analisa kecepatan CMP untuk model 5 lapis diperoleh hasil : lapisan 1 ( =1), lapisan 2 ( = 6,9), lapisan 3 ( =33), lapisan 4 ( =5,3). Analisa sudut Brewster memberikan konstanta dielektrik lapisan 4 yaitu = 5,014, dan lapisan 5 = 4,870.

Hasil estimasi data lapangan dengan analisa kecepatan CMP adalah = 1 (udara), = 3,31 (top of soil), = 3,698 (saprolite), =4,22 (limonite) dan =3,947 (bedrock).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...