Path: TopS2-ThesesDevelopment Studies2000

Evaluasi dan Alternatif Kebijakan Pengadaan Air Minum Untuk Kebutuhan Masyarakat di DKI Jakarta

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-03-21 19:02:45
Oleh : K. A. Rochim Agam, S2 - Development Studies
Dibuat : 2000-10, dengan 1 file

Keyword : Pertumbuhan penduduk yang tinggi (untuk DKI-Jakarta ini sebesar2,4%/ tahunnya)

Pertumbuhan penduduk yang tinggi (untuk DKI-Jakarta ini sebesar2,4%/ tahunnya) telah mendorong tumbuhnya dan meningkatnya berbagai kebutuhan . Diantaranya adalah meningkatnya kebutuhan akan air minum dan meningkatnya produksi sampah , baik sampah padat maupun limbah . PEMDA/PDAM dalam usahanya untuk melayani kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat , baru mencakup 46% dari populasi . Selebihnya mendapatkannya dari air tanah dan air sungai . Karena besarnya penggunaan air tanah tersebut , maka telah mengakibatkan terjadinya intrusi air laut .

Meningkatnya produksi sampah dan limbah serta ditambah dengan meningkatnya intrusi air laut,telah mengakibatkan meningkatnya pencemaran yang terjadi pada badan air,sehingga mengkibatkan munculnya masalah kesehatan didalam masyarakat karena mengkonsumsi air tersebut. Pencemaran yang terjadi,juga telah mengakibatkan meningkatnya biaya operasional dari PDAM,karena naiknya biaya pemurnian air baku serta meningkatnya biaya pemeliharaan sarana-sarana produksi dan distribusi . Kondisi seperti ini berkecendrungan untuk semakin memperkecil kemampuan PDAM dalam mengembangkan pelayananan air bersih untuk masyarakat . Sedangkan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih yang sehat bertambah besar dan mendesak .

Untuk mengatasi masalah tersebut,perlu kiranya dicarikan seperangkat kebijakan yang dapat mempercepat pemerataan dalam mengkonsumsi air yang sehat untuk seluruh masyarakat,dengan tarif air yang terjangkau,sesuai dengan kondisi dari masyarakat pemakainya,dan PDAM sendiri dapat meningkatkan pendapatan dari menjual produknya serta dapat menekan biaya operationalnya . Sehingga PDAM akan lebih mampu dalam meningkatkan cakupan pelayanan air bersihnya . Agar maksud tersebut diatas dapat dicapai ,perlu dilakukan tindakan-tindakan yang dapat menekan pencemaran yang terjadi pada badan air .

Pencarian kebijakan-kebijakan tersebut,adalah juga merupakan tujuan dari pembahasan ini .Untuk mencari kumpulan kebijakan yang dimaksud, telah dipakai metoda rasional . Sedangkan untuk mendapatkan alternatif kebijakan yang terbaik,dilakukan evaluasi dengan kreteria pembanding yang diambil dari sasaran tujuan diatas.

Namun dalam menekan tingkat pencemaran yang terjadi pada badan air, disamping dilakukan oleh para produsen,juga diperlukan optimalisasi dari kinerja institusi PEMDA yang bertanggung jawab terhadap masalah sampah dan limbah .Tanpa usaha tersebut,maka implementasi dari kebijakan yang dimaksud,akan terasa kurang bermanfaat.

Deskripsi Alternatif :

Pertumbuhan penduduk yang tinggi (untuk DKI-Jakarta ini sebesar2,4%/ tahunnya) telah mendorong tumbuhnya dan meningkatnya berbagai kebutuhan . Diantaranya adalah meningkatnya kebutuhan akan air minum dan meningkatnya produksi sampah , baik sampah padat maupun limbah . PEMDA/PDAM dalam usahanya untuk melayani kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat , baru mencakup 46% dari populasi . Selebihnya mendapatkannya dari air tanah dan air sungai . Karena besarnya penggunaan air tanah tersebut , maka telah mengakibatkan terjadinya intrusi air laut .

Meningkatnya produksi sampah dan limbah serta ditambah dengan meningkatnya intrusi air laut,telah mengakibatkan meningkatnya pencemaran yang terjadi pada badan air,sehingga mengkibatkan munculnya masalah kesehatan didalam masyarakat karena mengkonsumsi air tersebut. Pencemaran yang terjadi,juga telah mengakibatkan meningkatnya biaya operasional dari PDAM,karena naiknya biaya pemurnian air baku serta meningkatnya biaya pemeliharaan sarana-sarana produksi dan distribusi . Kondisi seperti ini berkecendrungan untuk semakin memperkecil kemampuan PDAM dalam mengembangkan pelayananan air bersih untuk masyarakat . Sedangkan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih yang sehat bertambah besar dan mendesak .

Untuk mengatasi masalah tersebut,perlu kiranya dicarikan seperangkat kebijakan yang dapat mempercepat pemerataan dalam mengkonsumsi air yang sehat untuk seluruh masyarakat,dengan tarif air yang terjangkau,sesuai dengan kondisi dari masyarakat pemakainya,dan PDAM sendiri dapat meningkatkan pendapatan dari menjual produknya serta dapat menekan biaya operationalnya . Sehingga PDAM akan lebih mampu dalam meningkatkan cakupan pelayanan air bersihnya . Agar maksud tersebut diatas dapat dicapai ,perlu dilakukan tindakan-tindakan yang dapat menekan pencemaran yang terjadi pada badan air .

Pencarian kebijakan-kebijakan tersebut,adalah juga merupakan tujuan dari pembahasan ini .Untuk mencari kumpulan kebijakan yang dimaksud, telah dipakai metoda rasional . Sedangkan untuk mendapatkan alternatif kebijakan yang terbaik,dilakukan evaluasi dengan kreteria pembanding yang diambil dari sasaran tujuan diatas.

Namun dalam menekan tingkat pencemaran yang terjadi pada badan air, disamping dilakukan oleh para produsen,juga diperlukan optimalisasi dari kinerja institusi PEMDA yang bertanggung jawab terhadap masalah sampah dan limbah .Tanpa usaha tersebut,maka implementasi dari kebijakan yang dimaksud,akan terasa kurang bermanfaat.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...