Path: Top > S2-Theses > Industrial Engineering and Management-FTI > 2000

OPTIMASI PENGEMBANGAN PRODUKSI PANGAN DAN AGROINDUSTRI DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK KONVERSI LAHAN SAWAH MEMAKAI MODEL IO-MOGP

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:50:30
Oleh : Hari Rujito, S2 - Industrial Engineering and Management
Dibuat : 2000-00-00, dengan 1 file

Keyword : Land farming, food crops production, agroindustry

Fenomena tentang tidak tercukupinya kebutuhan pangan nasional melalui produksi pangan domestik dan meningkatnya laju alih fungsi lahan pertanian di Indonesia adalah dua masalah utama pertanian selama 15 tahun terakhir disamping rendahnya nilai tukar petani. Mencermati masalah tersebut di atas dengan mencoba menelaah akar permasalahannya, tentu tidak terlepas dari penerapan kebijakan Strategi Industrialisasi Substitusi Impor di masa lalu. Hal ini karena penerapan kebnijakan tersebut, telah memaksa pemerintah menerapkan pula kebijakan nilai tukar yang bersifat "Artificial Over Valued Exchange Rate" untuk memberi dukungan terhadap "broad base industry" yang dikembangkan itu. Namun kebijakan nilai tukar tersebut justru membuat sektor agribisnis menjadi tertekan karena komoditi ekspor pertanian menjadi lebih murah. Akibatnya sektor pertanian mengalami "disinsentif", sehingga "Land rent" yang diberikan oleh lahan sawah jika dipakai untuk usaha tani jauh lebih rendah bila dibanding dengan "Land Rent" untuk usaha industri atau perumahan. Keadaan inilah yang mendorong terjadinya alih fungsi lahan sawah untuk penggunaan non pertanian terutama industri. Melihat kenyataan tersebut, maka dirasa perlu melakukan reposisi terhadap peran sektor pertanian dengan cara mendudukkan sektor ini sebagai salah satu sektor terdepan (The Leading Sector) untuk menghela dan membangkitkan perekonomian nasional. Caranya dengan mendorong perkembangan sektor agroindustri dan produksi pangan sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan yang merupakan bagian terbesar dan rakyat Indonesia, tanpa mengabaikan perkembangan sektor lainnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan optimasi terhadap pengembangan produksi pangan dan agroindustri di Indonesia dengan meminimalkan konversi sawah menjadi lahan non-pertanian tanpa mengabaikan kebutuhan sektor-sektor lainnya. Hasil optimasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kebutuhan pangan padi belum bisa dipenuhi dari produksi domestik, tetapi permintaan akhir sektor pangan non-padi dapat dipenuhi, demikian pula permintaan sektor agroindustri dan penumahan dapat dipenuhi. Namun konversi lahan sawah masih tetap terjadi. tapi dapat ditekan serta konversinyapun lebih banyak terjadi di luar Jawa.

Deskripsi Alternatif :

Fenomena tentang tidak tercukupinya kebutuhan pangan nasional melalui produksi pangan domestik dan meningkatnya laju alih fungsi lahan pertanian di Indonesia adalah dua masalah utama pertanian selama 15 tahun terakhir disamping rendahnya nilai tukar petani. Mencermati masalah tersebut di atas dengan mencoba menelaah akar permasalahannya, tentu tidak terlepas dari penerapan kebijakan Strategi Industrialisasi Substitusi Impor di masa lalu. Hal ini karena penerapan kebnijakan tersebut, telah memaksa pemerintah menerapkan pula kebijakan nilai tukar yang bersifat "Artificial Over Valued Exchange Rate" untuk memberi dukungan terhadap "broad base industry" yang dikembangkan itu. Namun kebijakan nilai tukar tersebut justru membuat sektor agribisnis menjadi tertekan karena komoditi ekspor pertanian menjadi lebih murah. Akibatnya sektor pertanian mengalami "disinsentif", sehingga "Land rent" yang diberikan oleh lahan sawah jika dipakai untuk usaha tani jauh lebih rendah bila dibanding dengan "Land Rent" untuk usaha industri atau perumahan. Keadaan inilah yang mendorong terjadinya alih fungsi lahan sawah untuk penggunaan non pertanian terutama industri. Melihat kenyataan tersebut, maka dirasa perlu melakukan reposisi terhadap peran sektor pertanian dengan cara mendudukkan sektor ini sebagai salah satu sektor terdepan (The Leading Sector) untuk menghela dan membangkitkan perekonomian nasional. Caranya dengan mendorong perkembangan sektor agroindustri dan produksi pangan sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan yang merupakan bagian terbesar dan rakyat Indonesia, tanpa mengabaikan perkembangan sektor lainnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan optimasi terhadap pengembangan produksi pangan dan agroindustri di Indonesia dengan meminimalkan konversi sawah menjadi lahan non-pertanian tanpa mengabaikan kebutuhan sektor-sektor lainnya. Hasil optimasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kebutuhan pangan padi belum bisa dipenuhi dari produksi domestik, tetapi permintaan akhir sektor pangan non-padi dapat dipenuhi, demikian pula permintaan sektor agroindustri dan penumahan dapat dipenuhi. Namun konversi lahan sawah masih tetap terjadi. tapi dapat ditekan serta konversinyapun lebih banyak terjadi di luar Jawa.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Surna T. Djajadiningrat; Pembimbing II: Herman Rahadian Soetisna; Scan: Koryati, Editor:

File PDF...