Path: TopS2-ThesesDevelopment Studies-SAPPK2000

Evaluasi Program Ratifikasi Konvensi Senjata Kimia
di Indonesia

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:28:14
Oleh : Bambang S. Irawan, S2 - Development Studies (bambangsi@yahoo.com)
Dibuat : 2000-10, dengan 1 file

Keyword : Konvensi Senjata Kimia, Evaluasi, di Indonesia

Konvensi Senjata Kimia adalah suatu konvensi tentang pelarangan, pengembangan, produksi, penimbunan dan penggunaan senjata kimia serta pemusnahannya. Indonesia telah menandatangani KSK pada 13 Januari 1993 dan meratifikasi melalui Undang-undang no 6 tahun 1998 tanggal 30 September 1998. Oleh karena KSK merupakan legally binding instrument secara internasional maka Indonesia harus mematuhi sebagai kekuatan hukum yang mengikat secara nasional dan internasional.

Judul penelitian: “Evaluasi Program Ratfikasi Konvensi Senjata Kimia di Indonesia". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dominan dalam mempengaruhi implementasi KSK di Indonesia, data dan informasi yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik AHP (Analitical Hirarchy Process). Selanjutnya mengidentifikasi program-program KSK yang telah dan belum dilaksanakan berdasarkan kriteria dan ketentuan KSK, serta faktor-faktor apa saja penghambatnya. Langkah berikutnya ialah merumuskan dan merekomendasikan langkah-langkah untuk meniadakan hal-hal yang menghambat. Pelaksanaan analisis mencakup tinjauan teoritis maupun pengamatan empiris, sedangkan kerangka analisis yang digunakan : Model Rasionalis yaitu : Evaluasi Program, Analisis Masalah dan Analisis Penyelesaian masalah. Dari hasil “Analisis Hirarkhi Implementasi KSK”, faktor penentu sebagai faktor dominan implementasi KSK adalah : Kelembagaan (0,243); Legislasi (0,243); Diseminasi (0,176); Deklarasi (0,139); Verifikasi (0,110) dan Inspeksi (0,087). hal ini dijustifikasi oleh hak dan kewajiban sesuai ketentuan-ketantuan konvensi, dalam rangka mencapai tujuan utama implementasi KSK yaitu : kepatuhan (complience) kepada KSK.

Deskripsi Alternatif :

Konvensi Senjata Kimia adalah suatu konvensi tentang pelarangan, pengembangan, produksi, penimbunan dan penggunaan senjata kimia serta pemusnahannya. Indonesia telah menandatangani KSK pada 13 Januari 1993 dan meratifikasi melalui Undang-undang no 6 tahun 1998 tanggal 30 September 1998. Oleh karena KSK merupakan legally binding instrument secara internasional maka Indonesia harus mematuhi sebagai kekuatan hukum yang mengikat secara nasional dan internasional.

Judul penelitian: “Evaluasi Program Ratfikasi Konvensi Senjata Kimia di Indonesia". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dominan dalam mempengaruhi implementasi KSK di Indonesia, data dan informasi yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik AHP (Analitical Hirarchy Process). Selanjutnya mengidentifikasi program-program KSK yang telah dan belum dilaksanakan berdasarkan kriteria dan ketentuan KSK, serta faktor-faktor apa saja penghambatnya. Langkah berikutnya ialah merumuskan dan merekomendasikan langkah-langkah untuk meniadakan hal-hal yang menghambat. Pelaksanaan analisis mencakup tinjauan teoritis maupun pengamatan empiris, sedangkan kerangka analisis yang digunakan : Model Rasionalis yaitu : Evaluasi Program, Analisis Masalah dan Analisis Penyelesaian masalah. Dari hasil “Analisis Hirarkhi Implementasi KSK”, faktor penentu sebagai faktor dominan implementasi KSK adalah : Kelembagaan (0,243); Legislasi (0,243); Diseminasi (0,176); Deklarasi (0,139); Verifikasi (0,110) dan Inspeksi (0,087). hal ini dijustifikasi oleh hak dan kewajiban sesuai ketentuan-ketantuan konvensi, dalam rangka mencapai tujuan utama implementasi KSK yaitu : kepatuhan (complience) kepada KSK.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...