Path: Top S2-Theses Regional and City Planning 2000

Kajian partisipasi masyarakat dalam Program Penataan Kawasan Kumuh Perkotaan dan Nelayan (P2K2PN) di kota Bandung.

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-09 19:21:24
Oleh : Ari Djatmiko Eko Wibowo, S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2000-09-00, dengan 1 file

Keyword : population physical; planning phase; Chi Square Analysis; qualitative analysis (descriptive analysis).

Krisis ekonomi yang berlangsung sejak tahun 1997 semakin mempercepat penurunan kualitas lingkungan fisik di permukiman padat penduduk dan kumuh. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan kekumuhan, pemerintah mengembangkan Program Penataan Kawasan Kumuh Perkotaan dan Nelayan (P2K2PN) untuk menangani wilayah tertinggal yang kondisi prasarananya belum memadai, terutama di kawasan kumuh, nelayan dan bekas transmigrasi.Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengungkapkan partisipasi masyarakat dalam P2K2PN, dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ruang lingkup penelitian meliputi kajian partisipasi masyarakat dan faktor yang mempengaruhinya pada empat kelurahan sampel dari 12 kelurahan di Kota Bandung yang melaksanakan P2K2PN, yaitu Kelurahan Sukapura (Kecamatan Kiara Condong), Cigondewah Kidul (Kecamatan Bandung Kulon), Cibangkong (Kecamatan Batununggal), dan Kebon Jeruk (Kecamatan Andir). Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis kuantitatif (uji Chi Square) dan analisis kualitatif (deskriptif analitis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P2K2PN belum mencapai tujuan dalam melibatkan masyarakat secara aktif mulai tahap perencanaan sampai pengelolaan. Dalam hal ini, sebagian besar masyarakat kurang aktif berpartisipasi pada tiap tahap program, hanya di Kelurahan Cibangkong yang menunjukkan tingkat partisipasi cukup tinggi. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh keterbatasan dukungan dari pelaku program meliputi pemerintah, pelaksana, fasilitator dan masyarakat. Pemerintah dan pelaksana kurang memberi kesempatan dan dukungan kepada masyarakat dan fasilitator, fasilitator menunjukkan kinerja yang kurang mendukung peningkatan kemampuan dan kemauan masyarakat. Mereka kurang menunjukkan upaya, sikap dan kemampuan manajemen dalam mendampingi masyarakat. Selain itu, masyarakat kurang menunjukkan kemampuan dan kemauan. Diketahui pula bahwa partisipasi masyarakat tidak mempengaruhi kondisi prasarana. Pada intinya diperlukan prasyarat dalam penerapan partisipasi yakni ketersediaan waktu serta kesiapan dan komitmen pelaku program dalam mendukung partisipasi.

Deskripsi Alternatif :

Krisis ekonomi yang berlangsung sejak tahun 1997 semakin mempercepat penurunan kualitas lingkungan fisik di permukiman padat penduduk dan kumuh. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan kekumuhan, pemerintah mengembangkan Program Penataan Kawasan Kumuh Perkotaan dan Nelayan (P2K2PN) untuk menangani wilayah tertinggal yang kondisi prasarananya belum memadai, terutama di kawasan kumuh, nelayan dan bekas transmigrasi.Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengungkapkan partisipasi masyarakat dalam P2K2PN, dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ruang lingkup penelitian meliputi kajian partisipasi masyarakat dan faktor yang mempengaruhinya pada empat kelurahan sampel dari 12 kelurahan di Kota Bandung yang melaksanakan P2K2PN, yaitu Kelurahan Sukapura (Kecamatan Kiara Condong), Cigondewah Kidul (Kecamatan Bandung Kulon), Cibangkong (Kecamatan Batununggal), dan Kebon Jeruk (Kecamatan Andir). Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis kuantitatif (uji Chi Square) dan analisis kualitatif (deskriptif analitis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P2K2PN belum mencapai tujuan dalam melibatkan masyarakat secara aktif mulai tahap perencanaan sampai pengelolaan. Dalam hal ini, sebagian besar masyarakat kurang aktif berpartisipasi pada tiap tahap program, hanya di Kelurahan Cibangkong yang menunjukkan tingkat partisipasi cukup tinggi. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh keterbatasan dukungan dari pelaku program meliputi pemerintah, pelaksana, fasilitator dan masyarakat. Pemerintah dan pelaksana kurang memberi kesempatan dan dukungan kepada masyarakat dan fasilitator, fasilitator menunjukkan kinerja yang kurang mendukung peningkatan kemampuan dan kemauan masyarakat. Mereka kurang menunjukkan upaya, sikap dan kemampuan manajemen dalam mendampingi masyarakat. Selain itu, masyarakat kurang menunjukkan kemampuan dan kemauan. Diketahui pula bahwa partisipasi masyarakat tidak mempengaruhi kondisi prasarana. Pada intinya diperlukan prasyarat dalam penerapan partisipasi yakni ketersediaan waktu serta kesiapan dan komitmen pelaku program dalam mendukung partisipasi.


Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...