Path: Top S2-Theses Industrial Engineering and Management 2000

Penentuan prioritas proyek prasarana dan sarana dasar dalam rangka efisiensi anggaran

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-03-14 18:12:34
Oleh : Agusta, Ben Indra, S2-Business Administration - Technology based
Dibuat : 2000-11-00, dengan 1 file

Keyword : infrastructure, financial sources

Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Bandung adalah salah satu instansi teknis Pemerintah Daerah. Instansi ini bertanggung jawab dalam mengatur, mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan pembangunan Prasarana dan Sarana Dasar. Setiap tahun instansi ini harus menyusun program/proyek tahunan sebagai akumulasi usulan seluruh wilayah Pembantu Bupati. Kegiatan ini adalah realisasi dari perencanaan yang tertuang dalam Pola Dasar Pembangunan Daerah dan Program Pembangunan Lima Tahunan Daerah. Akibat keterbatasan sumber pembiayaan yang ada, Dina PU Cipta Karya dituntut untuk mampu menyusun program/proyek berdasarkan kebijakan dan skala prioritas yang jelas. Hal ini bertujuan untuk menghindari keefisienan penggunaan dana pembangunan dan pemborosan anggaran yang tidak perlu. Sebagai studi kasus, dirumuskan hirarki dan pemberian bobot kepentingan relatif terhadap 20 usulan proyek yang ada. Metode analisis yang digunakan adalah program komputer aplikasi "Expert Choice". Hasil akhir yang diproleh adalah suatu urutan serta bobot proyek penyediaan Prasarana dan Sarana Dasar. Pembobotan dilakukan terhadap proyek-proyek yang diusulkan melalui mekanisme Unit Daerah Kerja Pembangunan tingkat Wilayah Pembantu Bupati. Asumsi yang digunakan yaitu bahwa setiap proyek muncul secara independen, tidak ada kaitan antara satu proyek dengan proyek lainnya. Munculnya proyek tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proyek yang lain. Pembobotan terhadap proyek-proyek tersebut dilakukan secara menyeluruh. Nilai bobot prioritas akhir yang muncul merupakan bobot prioritas hasil perbandingan seluruh proyek yang berkaitan dengan penyediaan Prasarana dan Sarana Dasar.

Deskripsi Alternatif :

Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Bandung adalah salah satu instansi teknis Pemerintah Daerah. Instansi ini bertanggung jawab dalam mengatur, mengarahkan dan mengendalikan pelaksanaan pembangunan Prasarana dan Sarana Dasar. Setiap tahun instansi ini harus menyusun program/proyek tahunan sebagai akumulasi usulan seluruh wilayah Pembantu Bupati. Kegiatan ini adalah realisasi dari perencanaan yang tertuang dalam Pola Dasar Pembangunan Daerah dan Program Pembangunan Lima Tahunan Daerah. Akibat keterbatasan sumber pembiayaan yang ada, Dina PU Cipta Karya dituntut untuk mampu menyusun program/proyek berdasarkan kebijakan dan skala prioritas yang jelas. Hal ini bertujuan untuk menghindari keefisienan penggunaan dana pembangunan dan pemborosan anggaran yang tidak perlu. Sebagai studi kasus, dirumuskan hirarki dan pemberian bobot kepentingan relatif terhadap 20 usulan proyek yang ada. Metode analisis yang digunakan adalah program komputer aplikasi "Expert Choice". Hasil akhir yang diproleh adalah suatu urutan serta bobot proyek penyediaan Prasarana dan Sarana Dasar. Pembobotan dilakukan terhadap proyek-proyek yang diusulkan melalui mekanisme Unit Daerah Kerja Pembangunan tingkat Wilayah Pembantu Bupati. Asumsi yang digunakan yaitu bahwa setiap proyek muncul secara independen, tidak ada kaitan antara satu proyek dengan proyek lainnya. Munculnya proyek tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh proyek yang lain. Pembobotan terhadap proyek-proyek tersebut dilakukan secara menyeluruh. Nilai bobot prioritas akhir yang muncul merupakan bobot prioritas hasil perbandingan seluruh proyek yang berkaitan dengan penyediaan Prasarana dan Sarana Dasar.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: