Path: Top > Member > yatir@lib.itb.ac.id

KRITERIA RANCANGAN ARSITEKTUR
DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN
BERKELANJUTAN

Master Theses from #PUBLISHER# / 2006-03-28 10:48:14
Oleh : Wanita Subadra Abioso, S2 - Architecture
Dibuat : 1999-09-24, dengan 1 file

Keyword : Rancangan Arsitektur; pembangunan
Nomor Panggil (DDC) : T 729 ABI
Sumber pengambilan dokumen : 20051474

Abstrak:

align="justify">
Telaah ini ditujukan untuk merumuskan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan, yang diharapkan dapat memberi sumbangan kepada proses penyusunan kriteria rancangan serupa di Indonesia di kemudian hari, sebagai wujud keikutsertaan Indonesia dalam bertanggungjawab atas pemecahan permasalahan pembangunan berkelanjutan yang telah mendunia, yaitu peningkatan dan peluasan kemiskinan serta penurunan kualitas lingkungan alam.
Dari proses perumusan kriteria, teridentifikasi bahwa gagasan-gagasan atau pendapat tentang arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan belum satu pun yang dapat menunjukkan dengan jelas hubungan antara pembangunan berkelanjutan dengan arsitektur. Konsep-konsep life cycle analysis (LCA), atau analisis daur hidup, suatu produk dan pendekatan sistem dalam arsitektur dapat dikatakan sebagai proses-proses penentu yang menghubungkan pembangunan berkelanjutan dengan arsitektur.
Dengan melengkapi proses pengelolaan gedung di akhir kegunaannya pada bagian akhir dari sistem arsitektural yang terdiri atas proses perancangan, proses konstruksi, operasi fasilitas, dan proses bionomik manusia, dapat dirumuskan konsep arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Sedangkan rumusan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan diperoleh dengan mengkaji kriteria rancangan arsitektur yang diturunkan dari pendapat-pendapat Steele, Yeang, dan Vale tentang arsitektur berkelanjutan, berdasarkan konsep tersebut di atas atau dapat dikatakan dengan cara mendudukkan arsitektur sebagai sistem yang memiliki daur hidup.
Konsep arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan merupakan hasil yang diperoleh selama proses penelaahan, selain kriteria rancangan arsitektur yang diturunkan dari pendapatpendapat tentang arsitektur berkelanjutan tersebut di atas.

align="justify">

Deskripsi Alternatif :

Abstrak:

align="justify">
Telaah ini ditujukan untuk merumuskan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan, yang diharapkan dapat memberi sumbangan kepada proses penyusunan kriteria rancangan serupa di Indonesia di kemudian hari, sebagai wujud keikutsertaan Indonesia dalam bertanggungjawab atas pemecahan permasalahan pembangunan berkelanjutan yang telah mendunia, yaitu peningkatan dan peluasan kemiskinan serta penurunan kualitas lingkungan alam.
Dari proses perumusan kriteria, teridentifikasi bahwa gagasan-gagasan atau pendapat tentang arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan belum satu pun yang dapat menunjukkan dengan jelas hubungan antara pembangunan berkelanjutan dengan arsitektur. Konsep-konsep life cycle analysis (LCA), atau analisis daur hidup, suatu produk dan pendekatan sistem dalam arsitektur dapat dikatakan sebagai proses-proses penentu yang menghubungkan pembangunan berkelanjutan dengan arsitektur.
Dengan melengkapi proses pengelolaan gedung di akhir kegunaannya pada bagian akhir dari sistem arsitektural yang terdiri atas proses perancangan, proses konstruksi, operasi fasilitas, dan proses bionomik manusia, dapat dirumuskan konsep arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Sedangkan rumusan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan diperoleh dengan mengkaji kriteria rancangan arsitektur yang diturunkan dari pendapat-pendapat Steele, Yeang, dan Vale tentang arsitektur berkelanjutan, berdasarkan konsep tersebut di atas atau dapat dikatakan dengan cara mendudukkan arsitektur sebagai sistem yang memiliki daur hidup.
Konsep arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan kriteria rancangan arsitektur dalam konteks pembangunan berkelanjutan merupakan hasil yang diperoleh selama proses penelaahan, selain kriteria rancangan arsitektur yang diturunkan dari pendapatpendapat tentang arsitektur berkelanjutan tersebut di atas.

align="justify">

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1:
    Eko Purwono, Ir.MS.Arch.S.

    Pembimbing 2:
    Tjuk Kuswartojo,Ir.


    Pembimbing 3:
    Himasari Hanan, Dr.Ir.M.Arch

    Scan:
    Yati Rohmah
    (28-03-2006)

    , Editor: yatir@#publisher#

File PDF...