Path: TopMembercecep@unix.lib.itb.ac.id

STABILISASI LEMPUNG LUNAK P. RIMAU (SUM-SEL)
MENGGUNAKAN SEMEN DAN BAHAN KIMIA

Master Theses from / 2004-11-26 00:17:27
Oleh : Asriwiyanti Desiani, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 1998-00-00, dengan 1 file

Keyword : Pembangunan di Indonesia, tanah lunak, stabilisasi tanah, lempung lunak.
Nomor Panggil (DDC) : T 624.151 363 DES
Sumber pengambilan dokumen : 98/2853

Pembangunan di Indonesia sebagian berada pada tanah lunak, misalnya pembukaan daerah transmigrasi dan pembangunan jalan yang menghubungkan kola kota di pantai timur Pulau Sumatera. Dua masalah pokok pada pembangunan di alas tanah lunak adalah penurunan yang besar dan daya dukung yang rendah. Salah satu usaha perbaikan tanah yang akan dicoba untuk diteliti adalah stabilisasi tanah dengan semen dan bahan kimia. Jenis tanah yang distabilisasi adalah lempung lunak dengan kandungan mineral yang dominan montmorilonite dari P. Rimau Sumatera Selatan. Kadar semen yang dicampurkan pada tanah adalah 2, 6, 10 dan 15 % dari berat kering dengan masa perawatan 1,3,7,14 dan 21 hari untuk uji kuat tekan bebas serta masa perawatan 1,3,7 dan 14 hari untuk uji konsolidasi. Bahan kimia yang dipakai untuk memperbaiki sitar semen pada tanah organik adalah NaOH, KOH dan Na2CO3. Hasil memperlihatkan peningkatan kekuatan balk untuk penambahan kadar semen maupun untuk penambahan masa perawatan , dengan nilai qu optimum = 0,3454 kg/cm2. Penambahan bahan kimia tidak dapat menaikkan nilai qu sampai melebihi qu optimum. Pack percobaan konsolidasi terjadi penurunan nilai Cc sesuai dengan yang diharapkan sejalan dengan penambahan kadar semen dan bahan kimia terutama senyawa KOH.

Deskripsi Alternatif :

Indonesian construction works development is partly applied on soft soil, such as in opening new transmigration locations, road construction connecting cities at Sumatera East Coast. Two main problems of construction on soft soil is the considerable high compressibility and low soil bearing capacity. One of the efforts to improve the soil to be investigated is soil stabilization by means of using cement and chemicals as additives. The type of soil used for stabilization is soft soil with dominant content of montmorillonite from Rimau Island,South Sumatera Cement content added to the soil is 2, 6,10 and 15 percent by dry weight with a curing time of 1,3, 7,14 and 21 days for Unconfined Compression Test and a curing time of 1, 3,7 and 14 days for consolidation test. Chemicals used for improving cement properties are NaOH, KOH and Na2CO3. Investigation results show increased strength for additional cement content, as well as for additional curing time with an optimum qu value of 0,3454 kg/cm2.Addition of chemicals does not significantly increased qu value higher than qu optimum value. During the consolidation experiments a decrease of Cc value was observed as expected in line with the addition of the cement content and chemicals additive especially KOH.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
OrganisasiS
Nama KontakYoka Adam Nugrahaa, S.Sos.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon022 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ilyas suratman, Editor: cecep@

File PDF...