Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 1997

STUDI PENGARUH CAMPURAN LIMBAH ELECTROPLATING DAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN BEBAS PADA LEMPUNG BANDUNG

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:28
Oleh : Henky Heru Basudewo, S2 - Civil Engineering
Dibuat : 1997-02-00, dengan 1 file

Keyword : fly ash, electroplating sludge, unconfined compressive strength, clay, stabilizing agent

Perkembangan permintaan enerji listrik pada awal tahun 1980 di Indonesia mengantar PLN untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan baker batu bara, hal ini menimbulkan masalah tentang pembuangan dan pemanfaatannya, pada saat ini permasalahan tersebut semakin mendorong usaha pemanfaatan fly ash sebagai material yang mempunyai nilai ekonomis karena pengelolaan pembuangannya membutuhkan biaya mahal dan lokasi untuk penimbunannya mungkin dapat digunakan untuk kepentingan lain serta tidak metugikan lingkungan. Fly ash merupakan limbah hasil pembakaran bubuk bate bare, bersifat non plastis, tidak bekohesi dan berbutir halus mempunyai ukuran seperti lanau. Industri peralatan yang terbuat dari besi memerlukan teknologi pelapisan Iogam untuk melindungi hasil produknya dari serangan karat terutama pada daerah beriklim lembab seperti Indonesia Limbah padat yang merupakan hasil sampingan dari proses pelapisan logam adalah limbah electroplating yang berwarna hijau kebiru-biruan, mempunyai kandungan senyawa logam yang mungkin dapat dimanfaatkan secara produktif misalnya untuk bahan stabilisasi. Dalam upaya pemanfaatan kedua limbah tersebut serangkaian pengujian di laboratorium telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh fly ash dan limbah electroplating terhadap kuat tekan bebas lempung. Seperti diketahui fly ash dan limbah electroplating mengandung berbagai senyawa logam yang dapat menyediakan sejumlah divalen dan trivalen kation, berbagai reaksi kimia memegang peranan penting dari pads proses fisis dalam perbaikan sifat-sifat tanah. Dalam analisa ini lempung yang dipakai berasal dari Gede Bage dan Cilampeuni yang merupakan formasi lempung dataran tinggi Bandung. Sedangkan fly ash langsung diambil setelah proses pembakaran dari PLTU Suralaya dan limbah electroplating berasal dari PT.PINDAD. Beberapa kombinasi campuran antara fly ash, limbah electroplating dan lempung Bandung dicampur pads kadar air optimum telah diuji untuk mengetahui efektivitas kedua limbah tersebut sebagi bahan stabilisasi terhadap lempung Bandung. Pengujian yang dilakukan terdiri atas indeks properties, pemadatan, uji tekan bebas, analisa kimia dan difraksi sinar-X untuk memperoleh sifat-sifat tanah yang diperlukan. Pada persentase campuran tertentu antara fly ash, limbah electroplating dan lempung Bandung yang kemudian diperam pada usia tertentu diperoleh kenaikan kuat tekan bebas yang berarti. Kenaikan kuat tekan bebas yang sangat mengesankan diperoleh apabila limbah electroplating dicampur lempung Bandung pada kondisi diatas kadar air optimum.

Deskripsi Alternatif :

Perkembangan permintaan enerji listrik pada awal tahun 1980 di Indonesia mengantar PLN untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan baker batu bara, hal ini menimbulkan masalah tentang pembuangan dan pemanfaatannya, pada saat ini permasalahan tersebut semakin mendorong usaha pemanfaatan fly ash sebagai material yang mempunyai nilai ekonomis karena pengelolaan pembuangannya membutuhkan biaya mahal dan lokasi untuk penimbunannya mungkin dapat digunakan untuk kepentingan lain serta tidak metugikan lingkungan. Fly ash merupakan limbah hasil pembakaran bubuk bate bare, bersifat non plastis, tidak bekohesi dan berbutir halus mempunyai ukuran seperti lanau. Industri peralatan yang terbuat dari besi memerlukan teknologi pelapisan Iogam untuk melindungi hasil produknya dari serangan karat terutama pada daerah beriklim lembab seperti Indonesia Limbah padat yang merupakan hasil sampingan dari proses pelapisan logam adalah limbah electroplating yang berwarna hijau kebiru-biruan, mempunyai kandungan senyawa logam yang mungkin dapat dimanfaatkan secara produktif misalnya untuk bahan stabilisasi. Dalam upaya pemanfaatan kedua limbah tersebut serangkaian pengujian di laboratorium telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh fly ash dan limbah electroplating terhadap kuat tekan bebas lempung. Seperti diketahui fly ash dan limbah electroplating mengandung berbagai senyawa logam yang dapat menyediakan sejumlah divalen dan trivalen kation, berbagai reaksi kimia memegang peranan penting dari pads proses fisis dalam perbaikan sifat-sifat tanah. Dalam analisa ini lempung yang dipakai berasal dari Gede Bage dan Cilampeuni yang merupakan formasi lempung dataran tinggi Bandung. Sedangkan fly ash langsung diambil setelah proses pembakaran dari PLTU Suralaya dan limbah electroplating berasal dari PT.PINDAD. Beberapa kombinasi campuran antara fly ash, limbah electroplating dan lempung Bandung dicampur pads kadar air optimum telah diuji untuk mengetahui efektivitas kedua limbah tersebut sebagi bahan stabilisasi terhadap lempung Bandung. Pengujian yang dilakukan terdiri atas indeks properties, pemadatan, uji tekan bebas, analisa kimia dan difraksi sinar-X untuk memperoleh sifat-sifat tanah yang diperlukan. Pada persentase campuran tertentu antara fly ash, limbah electroplating dan lempung Bandung yang kemudian diperam pada usia tertentu diperoleh kenaikan kuat tekan bebas yang berarti. Kenaikan kuat tekan bebas yang sangat mengesankan diperoleh apabila limbah electroplating dicampur lempung Bandung pada kondisi diatas kadar air optimum.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing I: Ilyas Suratman; Scan: Aep S. Sutresna, Editor:

File PDF...