Path: TopS2-ThesesMBA-Technology1997

UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PENGOLAHAN MINYAK PERTAMINA MELALUI PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN

Master Theses from #PUBLISHER# / 2004-11-05 23:56:41
Oleh : Bambang Purwanto, S2 - MBA-Technology
Dibuat : 1997-03-00, dengan 1 file

Keyword : Maintenance management improvement; refinery productivity improvement
Subjek : Plant management: Maintenance management
Kepala Subjek : Management
Nomor Panggil (DDC) : T 658.202 PUR
Sumber pengambilan dokumen : Thesis Magister Manajemen Bisnis dan Administras Teknologi. Bidang Khusus Bisnis Manufaktur (20021590)

Kilang Pertamina saat ini, relatif sering terjadi gangguan atau keadaan yang bersifat darurat, yang kemungkinan akan dapat berlanjut menjadi harus stop beroperasi diluar rencana. Pertamina sampai saat ini masih belum dapat memenuhi target produksi yang ditetapkan direncanakan . Peningkatan nilai tambah, peningkatan produktivitas, memaksimalkan utilisasi asset dan peningkatan kompetensi tenaga kerja adalah merupakan persoalan penting yang harus segera ditangani. Tujuan Karya akhir ini adalah melakukan perbandingan tingkat produktivitas diantara Unit Pengolahan di Pertamina, perbandingan tingkat produktivitas rata-rata beberapa industri minyak, dicari penyebab rendahnya produktivitas, serta perumusan upaya peningkatan produktivitas Pengolahan minyak di Pertamina, khusus yang berkaitan dengan perbaikan manajemen pemeliharaan, sesuai dengan lingkup karya akhir ini. Dengan peningkatan produktivitas, berarti akan menurunkan biaya produksi, meningkatkan jumlah produk yang dihasilkan, yang akhirnya akan dapat menurunkan harga jual atau menurunkan subsidi Pemerintah atas bahan bakar minyak, atau dapat mengurangi import produk. Yang akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan keuntungan Pertamina. Dari hasil pengukuran produktivitas, produktivitas Pertamina relatif rendah dibandingkan dengan beberapa industri minyak, dan rata-rata industri minyak, serta dari tahun ketahun produktivitasnya cenderung menurun, walaupun tidak secara keseluruhan. Sedang dari pengukuran produktivitas antar 3 unit kilang di Pertamina ( UP II, UP HI, UP V), maka produktivitas kilang UP V yang terbesar dan UP III yang terkecil. Penyebab rendahnya tingkat produktivitas Pertamina adalah rendahnya tingkat utilisasi asset, kurang adanya indikator produktivitas dan target yang harus dicapai yang dapat memacu produktivitas, kurang efektifnya organisasi, belum adanya program pemeliharaan yang terpadu, kurang ada perhatian pada adanya dampak biaya tidak langsung pada produktivitas. Upaya peningkatan produktivitas melalui perbaikan manajemen pemeliharaan dapat dilakukan antara lain dengan, perbaikan struktur organisasi, perbaikan wewenang dan tanggung jawab, peningkatan utilisasi tenaga kerja pemeliharaan, utilisasi perkakas/ alat kerja dan utilisasi alat berat, peningkatan pemanfaatan teknologi, penerapan kebijakan pengelolaan pemeliharaan stationary Equipment berdasarkan tingkat kritis peralatan, perbaikan indikator produktivitas dan penetapan target, perbaikan kualitas pemeliharaan, pembuatan program pemeliharaan secara terpadu,

Deskripsi Alternatif :

In the present, Pertamina refinery still often occur emergency operation or unplanned stop schedule, so that it never reach planned production target. Increase value added, roductivity, asset utilization and worker competence is importance problem to solve immediately. The purpose of this thesis is to compare productivity level among refinery unit in Pertamina, to compare productivity level among Pertamina, another refinery and average refinery, to look for causing the productivity low and how to increase that productivity, especially in relation with maintenance management improvement. With increasing productivity, it means to decrease cost of production, to increase output quantity, so that it decrease the price of product or decrease subsidy of Pertamina product from goverment or decrease oil product import. The impact of all will increase income of Pertamina and profit of Pertamina. The result of productivity measurement give indication, that Pertamina productivity is lower than another refinery or average refinery, trend to come down but not at all. The result of productivity measurement among 3 Pertamina refinery unit (UP II, UP III, UP V), UP V refinery productivity is the greatest and UP III refinery productivity is the lowest. The low Pertamina productivity is caused by low asset utilization, minimum in using of productivity indicator and productivity target that able to spur increasing the productivity, no effective organization, no integration maintenance program, no concern to the impact of indirect maintenance cost that able to impact in productivity. Resourses to increase productivity through maintenance management can do with organization structure improvement, authorization improvement, maintenance worker utilization improvement, maintenance tools & equipment utilization improvement, implementation of criticality rating in maintenance especially in stationary equipment, improvement in using of productivity indicator and productivity target that able to spur increasing the productivity, maintenance quality improvement, making integration maintenance program.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ubuh Buchara Hidayat; Scan: Koryati, Editor: caca@#publisher#

File PDF...